Gadis Cantik Bermata Sipit
Jan 2nd, 2010 oleh Cerita Sex
Tiga bulan pertama ada temanku yang baru dimutasi di kantor, mulanya biasa-biasa saja. Namanya Ahung, ciri-ciri orangnya adalah wanita keturunan, mata sipit, tinggi kurang lebih 167 cm, berat 50 kg, bibir sensual, ramah, murah senyum, senang memakai rok mini dan sepatu hak tinggi, kulit bersih, rambut sebahu dan wajah tidak kalah dengan Titi Dj. Aku biasa pergi makan siang bersama manajernya yang juga rekan sekerjaku. Kebetulan sang manager juga seorang wanita dimana dalam perusahaan tempat aku bekerja adalah fifty-fifty antara pribumi dan keturunan.
Ketika makan siang bersama (saat itu kira-kira 6 orang) dengan kendaraanku menuju salah satu rumah makan di daerah Sabang. Saat memilih meja, aku langsung menuju meja tapi aku agak terburu-buru atau si Ahung yang terburu-buru sehingga terjadi tabrakan tanpa sengaja antara aku dan Ahung. Hidungnya yang tidak begitu mancung menempel pada hidungku yang mancung sekali. Tubuhnya tinggi bila dibanding wanita biasa kira-kira 170 cm plus sepatu, soalnya tubuhku juga sekitar itu, secara reflek aku memeluknya karena takut terjatuh. Dalam dekapanku terasa harum parfum mahal yang membuat darahku berdesir mengalirkan hawa nafsu hingga ke ubun-ubun.
Setelah makan siang kamipun kembali ke kantor dengan tidak membawa hubungan serius setelah kecelakaan tadi. Kira-kira setengah jam akan berakhir jam kantor aku hubungi dia lewat telepon untuk mengajak nonton dan kebetulan filmnya bagus sekali. Eh, ternyata dia setuju kalau nontonnya hanya berdua saja.
Selama dalam perjalanan dari kantor ke tempat tujuan kami ngobrol ngalor-ngidul tidak karuan sambil tertawa dan kutanya apakah dia sudah punya pacar? dijawab baru putus tiga bulan yang lalu, makanya dia memutuskan untuk mutasi ke tempatku sambil mengepulkan asap rokoknya. Kupikir dia ini sedang labil dan kebetulan sekali aku mau mendekatinya, kuparkir kendaraanku di halaman pelataran parkir Jakarta Theatre.
Setelah membeli karcis dan makanan kecil kami masuk ke dalam gedung yang masih sepi. Aku mengambil posisi di tengah dan kebetulan boleh memilih tempat. Sesaat filmpun dimulai, tanganku mulai menyentuh tangannya. Dia masih membiarkan, mulailah pikiran kotorku, kuremas secara halus, dia hanya membalas dengan halus. Kudekatkan wajahku ke telinganya, nafasku mulai masuk melalui lubang telinganya yang sedikit terhalang oleh rambutnya yang harum.
Kuberanikan untuk mencium leher, dia hanya mendesah, “aahh.”, kuarahkan ke pipi lalu ke mulutnya. Pertama kali dia menutup mulutnya, tetapi tidak kuasa untuk membukanya juga karena aku terus menempelkan mulutku pada bibirnya. Tanganku tetap meremas jemari tangannya lalu pindah ke leher dan sebelah lagi ke pinggang. Lama-kelamaan naik ke buah dada yang masih terbungkus oleh pakaian seragam kantor. Lidahku mulai memainkan lidahnya begitu pula sebaliknya. Kuperhatikan matanya mulai terpejam, jemarinya mulai agak kuat meremas tubuhku. Kami tidak memperhatikan lagi film yang sedang diputar, kami sedang asyik melakukan adegan sendiri.
Aku raba kebagian paha tetapi terhalang oleh stokingnya yang panjang sampai perut, sudah tidak sabar aku untuk meraba kemaluannya. Dia menarik tanganku agar jangan meraba barangnya, kuraba terus akhirnya dia mengalah, kubisikkan untuk melepaskan stockingnya. Kami lepas semua permainan sejenak, hanya untuk melepas stocking yang dia pakai. Setelah itu kembali lagi ke permainan semula, kurogoh dengan tanganku yang kekar dan berbulu selangkangannya yang masih terbungkus dengan CD-nya, tanganku mulai ke pinggulnya. Eh., ternyata dia memakai CD yang diikat di samping. Kubuka secara perlahan agar memudahkan untuk melanjutkan ke vaginanya, yang terdengar hanya suara nafas kami berdua. Sampailah aku ke permukaan pusar lalu turun ke bawah. Betapa kagetnya aku saat meraba-raba, ternyata bulunya hanya sedikit. Kulepas mulutku dari mulutnya dan bertanya padanya, “Hung., bulunya dicukur ya”, bukan jawaban yang aku terima tetapi tamparan kecil mendarat di pipiku, “plak..”. Kulanjutkan lagi sampai akhirnya film sudah akan selesai.
Kubisikkan lagi, “Saya ikatkan lagi ya Hung”, tidak dijawab, lalu kuikatkan kembali. Filmpun berakhir kita semua bubar dan kamipun keluar dari gedung bioskop. Melangkah di anak tangga ke tujuh dia menarikku lalu membisikkan, “Bud., talinya lepas”, buru-buru aku pepet samping kiri pinggulnya agar orang tidak menyangka, turun lagi ke anak tangga kesembilan, eh dia membisikkan lagi, “Bud satunya juga, kamu sih ngikatnya nggak kencang”. “Sorry dech”, kataku. Akhirnya dia menuruni tangga dengan merapatkan kaki dan memegang samping kiri karena roknya mau terlepas, cepat-cepat aku mengambil mobil sementara dia berdiri menunggu. “Sampai juga akhirnya.”, kita berdua hanya cekikikan saja.
“Mau kemana lagi kita sekarang”, kataku.
“Terserah aja soalnya mau pulang males, lagi ribut sama Mama”
Lalu kupercepat laju kendaraanku menuju Pondok Tirta di Halim, langsung masuk ke kamar, ngoborol-ngobrol sebentar. Kemudian aku ke kamar mandi untuk memasang kondom dan kembali lagi terus kuciumi dia sampai tidak bisa bernafas. “Eeeggh”, sambil mencabut mulutnya, mulailah aku menciumnya secara perlahan sambil membuka baju dan BH-nya. Payudaranya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, tetapi putingnya masuk ke dalam. Kuciumi payudaranya.
“Ssshh”, sambil menjambak rambutku. Kumainkan lidahku di putingnya, sementara yang satu lagi mencari putingya yang bebas. Kuturunkan roknya lalu celana dalamnya dan kubaringkan ke tempat tidur sambil terus memainkan puting susunya dengan mulutku. Dan ternyata bulu vaginanya hanya sedikit dan halus. Kubelai-belai meski hanya sedikit. Lalu kumainkan clitorisnya yang sudah basah. Dia agak kaget. Kuperhalus lagi permainkanku. Mau kumasukan jemariku ke vaginanya tapi, “aauu, sakit Bud”, lho anak ini masih perawan rupanya, pikirku.
Kujilati terus puting susunya sambil kubuka seluruh pakaianku. Kini tampaklah dua insan manusia tanpa benang sehelaipun. Dia memperhatikan penisku sejenak, lalu tertawa.
“Kenapa”, kataku.
“Kayak penjahat yang di film-film”, katanya.
Lalu pelan-pelan kugeser pahanya agar merenggang dan kuatur posisi untuk siap menerobos lubang vaginanya. “Eeeggh…, egghh”, belum bisa juga. Dua kali baru kepalanya saja yang masuk. Aku tidak kehilangan akal. Kujilat terus puting susunya dan secara perlahan kutekan pantatku agar masuk seluruh penisku, dan “bleess”, barulah masuk seluruhnya penisku ke dalam vaginanya, lalu mulai kuayunkan secara perlahan, makin lama makin cepat ayunan pantatku dan kurasakan seluruh persendianku mau copot.
“Ssshh…, oooh my God”, katanya aku setop permainan sementara karena aku mau keluar jadi kuhentikan sesaat. Eh, dia malah membalikkan tubuhku, kuatur posisi penisku agar tepat di lubang vaginanya, dan “Bleeess”, masuk lagi penisku dalam lumatan vaginanya yang masih kencang. Dia menaik-turunkan badannya. “Ssshh…, sshh…, aahh”, mulutku disumpalnya dengan susunya dan putingnya yang sudah menegang sempurna.
Lima menit kemudian dia menjambak rambutku dan mejatuhkan tubuhnya ke tubuhku.
“Bud…, aakkh…, Bud…, ssshh”, rupanya dia mencapai klimaks dan aku merasakan kejutan dari lubang vaginanya. Air maniku menyemprot ke dalam liang vaginanya kira-kira empat atau lima kali semprotan.
Akhirnya kami berdua lemas dan bermandikan keringat. Sesaat tubuhnya masih menindih tubuhku dan kurasakan air maniku mulai mengalir dari lubang vaginanya menuju keluar melalui batang penisku. Kuciumi dia dengan mesra, dia menggeser ke kasur, kuambil sebatang rokok untuk kuhisap. Ternyata dia juga menghisapnya sambil memijat-mijat penisku.
“Jangan di kepalanya”, kataku.
“Emangnya kenapa?”, katanya.
“Ngilu.., tau nggak”.
Kutanya secara perlahan, “Hung…”.
“hhmm”, katanya.
“Cowok kamu dulu suka begini nggak..”.
“Nggak berani”, katanya.
“Jadi ini yang pertama”, aku bilang, dia hanya mengangguk.
Aku tidak memperhatikan kalau di penisku itu ada tetesan darah dari vaginanya. Dia berjalan menuju kamar mandi, lalu berteriak kecil, “aauuuu…”.
“Kenapa..”, kataku.
“Kencingnya sakit”, katanya.
Kemudian kami mandi berdua, tanpa terasa sudah jam delapan tiga puluh malam, kami memesan makan malam dan disantap tanpa busana. Setelah santap malam kujilati lagi puting susunya sampai menegang kembali. Tapi saat aku meminta untuk mengulum penisku dia hanya menggeleng. Kuraba vaginanya yang mulai basah lagi. Kubalikkan dia, kuarahkan penisku ke liang vaginanya dari belakang. “aauu”, katanya kaget. Lalu dia memintaku berbalik dengan posisi telentang sedang dia mulai menaiki tubuhku sambil susunya disodorkan untuk dilumat lagi. Kuarahkan lagi tanpa melihat di mana posisi lubangnya dan “Bless”, dia mulai mengayunkan tubuhnya.
Lima menit kemudian tubuhnya kembali mengejang dan, “Aahh…, Bud”, sambil merapatkan tubuhnya ke tubuhku. Kini giliranku yang tidak bisa bernafas karena tertutup rambut. Kuhentakkan pantatku kuat-kuat dan kuayunkan pantatku dan, air maniki keluar untuk yang kedua kalinya. Kami istirahat sejenak lalu mandi air hangat lagi dan kutengok jam tanganku sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Lalu kuantarkan dia pulang ke rumahnya.
Keesokan harinya kami bekerja seperti biasanya antara atasan dan bawahan tetapi dia menghubungiku. “Bud…, masih sakit kalau pipis, tuh sampai tadi pagi juga sakit”. Aku bilang nggak apa-apa. tapi nikmat kan? Mau nambah, dia bilang nanti.
Kata Kunci Pengunjung:
- cerita ngentot di bioskop
- amoy cantik dientot pribumi
- cerita sex di kantor
- amoybirahi
- mesum cewek sipit
- cerita ngentot d bioskop
- cerita mesum gadis cantik
- cerita sex cewek cina
- www cerita ml di kantor
- cerita sex stocking
- www cerita ngentot gadis cantik
- amoy dientot pribumi
- hanya cerita ngentotin gadis gadis cilik minta lagi
- kenapa vagina cewek cina suka basah
- keturunan cina suka anal sex
- Cerita sex turunan cina
- cerita sex tante dihamili pribumi
- kisah dientot pribumi
- kontol cina kalah panjang sama pribumi
- kujilati clitorisnya kuhisap vaginanya selingkuh orgasme nikmat tetangga kantor
- kumpulan cerita mesum gadis kecil
- Kumpulan cerita sek anak-anak msh perawan
- kumpulan cerita seks mesum kebetulan
- gadis binal
- hanya cerita gadis kecil di entot minta lagi
- gadis cantik perek
- Gadis cantik dientot smpai kencing
- cewe china dientot pribumi
- Cewek abg sange cerita dan foto Toketnya kujilat Dia mendesah
- cewek chinese suka dientot pribumi
- cewek keturunan cina perek
- www kisah dan gambar perawan perkosaan nyata com
- cina suka kontol pribumi
- ciri-ciri wanita minta dientot
- ciri-ciri wanita perek
- crita sex kebetulan
- dikentot memakai stocking
- ceritangentotgadiscantik
- dua gadis cantik com
- kumpulan cerita sex gadis keturunan cina terbaru
- lagi dientot
- sexporno kalibaru
- spg mobil yang mau ngentot
- stocking spg sex
- suka kontol pribumi
- tanpa bawahan cantik
- vagina spg
- vagina virgin di entot keluar darahnya
- Video Porno selingkuh atasan dan bawahan sex
- wanita cantik tanpa busana mesum
- www cerita bokep gadis cantik
- www cerita ngentot anus anak pondok
- www cerita ngentot perawan keturunan cina
- www cerita ngetot di bioskop
- sex cowok pribumi ngentot ama cewek cina jkt
- puting susu menegang
- mesum sama gadis keturunan yang cantik
- ngentot 3 cewek chinese cantik
- ngentot di bioskop
- Ngentot di gedung bioskop
- ngentot lemes cerita
- Ngentot sama artis hot lewat anus
- Nikmatnya vagina spg perawan
- paha berbulu
- perek pake stocking
- perkosaan porno cina cantik
- pria disumpal kaki cewe yang masih menggunakan stocking
- pribumi turunan china
- Puting menegang sebelah
- www cerita seks gadis cantik cina
- cerita sex pemerkosaan stocking
- 50 perek
- Cerita kampus sshhh
- cerita mesum di bioskop
- Cerita mesum di kantor
- Cerita mesum gadis cantik com
- Cerita ml dengan cewek keturunan cina
- Cerita ml di dalam bioskop
- cerita ml dikantor
- cerita ngentot anak cantik paha berbulu
- cerita ngentot artis
- Cerita ngentot di dalam bioskop
- Cerita ngentot di dalam pondok
- cerita ngentot dosen cewek yang masih muda
- cerita ngentot dosen yang cantik masih perawan
- cerita hot gadis dientot berkali-kali sampe lemes
- cerita gadis indo sex
- cerita dihamili pribumi
- aahh ngentot sampe lemes cewe kampus sshh
- Abg dientot lemes
- Aku mau ngentot
- Amoi di entot pribumi download dimana
- amoy doyan pribumi
- anak perawan tetangaku keturunan cina
- berteduh bonus sex
- cerita anak gadis dalam permainan sex
- cerita anak gadis pipis
- cerita anal sex gadis cilik
- cerita bokep asyiknya ngentot perawan cewek kampus
- cerita dewasa ngentot cewe keturunan cina
- cerita dientot pribumi
- Cerita ngentot Gadis cantik Cina
- cerita ngentot perempuan cantik
- Cerita sex artis cantik dientot
- cerita sex dengam wanita keturunan cina
- Cerita sex dengan anak kecil yang masih perawan
- cerita sex dengan perawan di dalam bioskop
- Cerita sex di atas pondok
- cerita sex di dalam bioskop dengan cewek cantik
- cerita sex gadis cantik china
- cerita sex gadis cantik dikantor
- cerita sex gadis kecil
- cerita sex gadis keturunan
- CERITA SEX GADIS PERAWAN SPG
- cerita sex hot gadis cantik dientot
- cerita sex kantor
- cerita sex amoy cantik di entot anak buah nya
- cerita seks stocking lewat anal
- cerita seks stocking baru
- cerita ngentot pria pribumi dgn cewek chinese
- cerita ngentot pribumi dengan abg cina
- Cerita ngewe ama dosen cantik keturunan chines
- Cerita ngewe gadis kecil di tempat tidur
- cerita ngewe perek cilik
- cerita panas cewek cina
- cerita perkosaan wanita china di kantor
- cerita porno dan gadis bugil
- CERITA PORNO ML DI KANTOR
- cerita sek cewek spg mobil
- cerita seks cantik
- cerita seks mahasiswi cina dihamili pribumi
- Cerita seks stocking
- Cerita sex mesum xxx pribumi
Buat Gadis ABG atau Tante yang ada di Jakarta dan Tangerang : Kalo mau ML sampe puas dan Orgasme berkali-kali, just call me … 021-99635335 … Aku orangnya asik kok… Burungku gede lagi… Mau Coba…??? Telpon dong…!!! Aku tunggu lho…>>>