Kisah Eliza 2: Solusi di Rumah
May 27th, 2009 oleh Cerita Sex
Hari ini, di luar kebiasaanku, aku bangun agak telat, sekitar jam 7:30. Itu pun karena sinar matahari yang terang menerpaku dari kaca jendela, yang gordennya lupa kututup tadi malam. Saat ini rumahku pasti sedang sepi, tinggal Siti dan Sulikah, 2 pembantu wanita di rumahku. Keduanya berumur 20 tahun. Juga Suwito yang berumur 25 tahun, dan Wawan yang berumur 24 tahun, 2 pembantu laki laki di rumahku. Juga ada pak Arifin yang berumur 45 tahun, sopir yang setia mengantarku sejak aku masih kecil. Kedua ortuku masih ada di luar negeri. Dan aku ingat, kakakku menginap di rumah temannya, mengerjakan tugas kelompok kuliahnya yang harus menggunakan komputer. Juga aku baru ingat, Siti sedang pulang kampung, untuk mengurus KTPnya yang sudah hampir habis masa berlakunya. Dengan malas aku bangkit menuju kamar mandi, menyalakan shower dan mandi sambil mengingat ingat kegilaanku kemarin, membuatku sedikit tersenyum malu saat aku menyikat gigiku. Setelah selesai aku mengeringkan tubuhku dan mengenakan baju santai. Karena bangun kesiangan, aku yang biasanya ke g****a jam 8 pagi, terpaksa datang ke sesi 9:30 nanti karena sekarang sudah jam 8 lebih dan masih ada waktu sekitar satu jam buatku sebelum pergi. Setelah itu, jadwal kegiatanku adalah latihan balet di ******* jam 5 nanti, dan aku harus berangkat setengah jam sebelumnya. Demikian rutinitas kegiatanku tiap minggu. Kadang memang di siang hari setelah pulang g****a, aku jalan jalan ke mall, tapi hari ini rasanya aku amat lelah, membuat aku malas keluar, dan memutuskan untuk istirahat saja sepulang g****a sampai saat ke sekolah balet nanti . Selain itu selangkanganku masih agak ngilu akibat digangbang sekitar dua jam kemarin.
Setelah merapikan penampilanku dengan menyisir rambutku supaya tak awut awutan, aku keluar ke ruang makan. Setelah mengambil nasi dan lauk yang tersedia, aku berniat membuat susu kesukaanku, tapi aku lihat toples gula di meja pinggir sudah kosong, jadi aku ke dapur sebentar untuk mengambil gula. Di sana aku disuguhi pemandangan yang membuatku terbelalak. Sulikah yang menurutku berwajah cantik ini sedang mencuci peralatan masak, dan disetubuhi dari belakang oleh Wawan yang menurutku tampangnya amburadul dengan ganas. Pakaiannya sudah tak karuan, tubuhnya yang mungil seukuran denganku terlihat mengejang sexy setiap penis Wawan menyodok vaginanya dalam dalam. Mereka mendesah bersahut sahutan, tanpa menyadari keberadaanku kini yang terpaku melihat adegan itu. Tepat saat Wawan berorgasme, tiba tiba Suwito masuk dari pintu belakang, gilanya, dengan telanjang bulat, membuatku memekik kaget. Hal ini menyebabkan Sulikah dan Wawan menoleh ke arahku dengan wajah seperti orang yang baru melihat setan, dan mereka segera saling melepaskan diri dari persetubuhan yang amat hot itu. Mereka terlihat gugup dan bingung, demikian juga Suwito yang kelihatan panik bertanya dengan tergagap gagap, “Lho…. Non Eliza… kok belum… berangkat ke g****a?”. Ditanya demikian aku menjawab, “Iya, saya tadi bangunnya kesiangan. Maaf mengganggu, saya cuma mau ambil gula di dapur”. Mereka masih diam tertunduk saat aku mengambil gula di rak dapur, dan aku bergegas kembali ke meja makan dengan berusaha tak memikirkan hal yang baru saja terjadi. Waktu jadi terasa berjalan lambat ketika aku sarapan pagi, dan setelah selesai aku berniat kembali ke kamarku.
Aku berdiri dari kursi, tapi baru aku akan melangkah, tiba tiba Sulikah, Wawan dan Suwito muncul dan menghadapku dengan takut takut. “Non Eliza, kami minta maaf. Tolong jangan bilang ke orang tua non atau kakak non ya.. kami tak tahu harus gimana kalau sampai kami dipecat”, kata Wawan mewakili mereka. Aku terdiam beberapa saat. Melihat mereka semua begitu tegang, aku merasa iba. “Kalian tenang saja. Saya memang gak ada niat sama sekali untuk melaporkan hal tadi. Cuma saya pesan, lain kali kalian hati hati ya, jangan kelihatan kakak saya, apalagi orang tua saya. Nanti urusannya bisa panjang”, kataku sambil tersenyum. Aku memang tak ada niatan sedikitpun untuk melaporkan hal ini pada siapapun. Mereka terlihat begitu lega dan mengucap terima kasih berulang ulang. Lalu setelah semuanya tenang kutinggalkan mereka kembali ke kamarku. Sampai di dalam kamar, teringat apa yang mereka perbuat tadi membuat aku kembali membayangkan saat saat aku digangbang kemarin, membuat nafasku sedikit memburu karena tiba tiba saja gairahku naik. Aku mulai melamun tentang keadaanku. Aku masih belum punya pacar. Memang ada banyak cowok di sekolahku yang mendekatiku, tapi semuanya kutolak dengan halus, karena berulang kali ortuku mewanti wanti aku supaya tidak pacaran waktu masih sekolah. Walau begitu, aku sebenarnya tertarik pada seorang dari mereka yang bernama Andi. Tapi, kini aku sudah tidak perawan lagi, satu satunya yang sedikit aku sesali setelah acara gangbang itu, membuatku murung membayangkan bagaimana pandangan Andi terhadap diriku kelak kalau dia tahu.
Jam dinding di kamarku berbunyi, menunjukkan pukul 9. Oh, saat aku berangkat nih. Aku segera bangkit dan berganti pakaian, lalu turun menuju garasi. Pak Arifin seperti biasa menawariku “Non mau saya antar ke mana?”. Ia lupa kalau aku sudah bisa membawa mobil sendiri, tapi kali ini aku pikir ada baiknya juga kalo aku tidak menyetir sendiri. Rasa pegal pegal pada tubuhku masih belum hilang seluruhnya, padahal nanti sore masih ada balet. “Ke g****a ******** pak”, kataku. Ia membukakan pintu belakang mobil yang biasa dipakainya untuk mengantarku. Sepanjang perjalanan, aku hanya melamun, membayangkan apa yang kira kira terjadi sekarang. Apakah Sulikah kembali bermain sex dengan Wawan dan Suwito? Tak terasa, aku sudah sampai di g****a. Setelah melakukan kebaktian rutin yang lamanya sekitar satu setengah jam dengan pikiran yang melayang kemana mana, aku segera pulang. Di dalam mobil, aku yang sejak di dalam g****a tadi sudah mulai mengantuk, kini kantukku semakin menjadi, sehingga aku tertidur di kursi belakang mobil. Entah apa yang terjadi, saat aku bangun aku sudah di ranjang kamar tidurku, membuatku tersentak kaget. Aku memeriksa keadaanku, yah, bajuku masih lengkap, bra dan celana dalamku masih melekat dengan baik. Tapi celana dalamku terlihat amat basah, kelihatannya oleh cairan cintaku. Bajuku juga kusut sekali. Sialan, siapa ya yang mempermainkan tubuhku selagi aku tidur? Dan ketika aku berdiri, kedua betisku terasa pegal seperti kemarin. Duh, sore ini aku harus latihan balet…
Jam menunjukkan pukul 2 siang. Berarti aku tidur sekitar 3 jam. Mengingat aku tadi diantar pulang pak Arifin, kecurigaanku mengarah kepadanya. Hmm sialan tuh orang, cari kesempatan dalam kesempitan, pikirku. Dengan sedikit kesal aku turun mencarinya. Tapi aku berpikir, bagaimana kalo pak Arifin menanyakan apa bukti kalo tadi itu perbuatan dia? Akhirnya aku memutuskan untuk mendiamkan hal ini, dan aku pun ke ruang makan karena merasa lapar. Terlihat sudah ada masakan untukku, pasti Sulikah yang masak. Masakannya memang selalu lumayan enak sesuai dengan seleraku, membuatku makan sedikit lebih banyak dari biasanya, dan seperti biasa aku selalu minum susu, tapi kali ini tanpa gula. Selagi makan, aku mendapat ide. Nanti aku minta pak Arifin kembali mengantarku, lalu aku pura pura tertidur. Jadi aku bisa mengetahui, siapa yang tadi berbuat iseng padaku. Aku tersenyum senang karena merasa dengan begitu aku bisa menemukan pelakunya. Selesai makan aku kembali ke kamarku, menyetel musik kesukaanku, dan mandi busa untuk menyegarkan tubuhku. Selesai aku puas mandi memanjakan tubuhku, jam menunjukkan pukul 4 sore. Wah, setengah jam lagi harus berangkat nih. Aku pun mengeringkan tubuhku dan rambutku. Setelah itu, aku mengenakan kostum baletku setelah memakai bra dan celana dalam ketat yang berwarna putih serta stocking ketat model jaring berwarna hitam, yang aku bisa pastikan aku terlihat amat sexy dan menggairahkan jika memakainya. Lalu aku mengenakan blus terusan berwarna biru, jadi nanti di sana aku tak perlu ganti lagi di ruang ganti, tinggal melepas blus biru yang cukup ketat ini dan hanya mengganti sepatuku yang kupakai sekarang dengan sepatu balet.
Setelah selesai aku segera menuju garasi, dan seperti yang aku harapkan, pak Arifin seperti biasa menunggu di samping mobil yang tadi itu. Sebelum dia menawari aku sudah berkata “pak, tolong ke sekolah balet *******”. Dan setelah membuka pintu mobil untukku, ia segera melajukan mobil ini ke tempat tujuan. Aku memperhatikan pandangan matanya, kalau kalau ia mencuri pandang ke arah tubuhku. Namun tak kutemukan tanda tanda itu sampai akhirnya kami sampai ke tujuan. Aku mengangkat bahu, dan kemudian masuk seperti biasa, untuk berlatih tari balet. Kami akan show di akhir tahun nanti, dan aku adalah penari utamanya, mungkin selain wajahku yang cantik dan tubuhku yang indah, aku juga dinilai oleh guru balet kami sebagai yang paling lentur dan indah gerakannya. Namun hari itu, aku hampir tak bisa menunjukkan performa terbaikku, selain karena pikiranku yang melayang, tubuhku juga tak mau diajak kompromi, terutama selangkanganku yang masih terasa sedikit ngilu dan betisku yang terasa pegal pegal. Akibatnya hari itu aku lumayan bad mood, dan berlatih ala kadarnya. Untung saja, guru balet kami merasa itu sudah cukup, dan setelah selesai, aku segera pulang. Dan seperti yang sudah kurencanakan tadi, aku di mobil pura pura mengeluh, “Aduh.. hari ini kenapa ya.. dari tadi ngantuk terus…” seperti mengguman pada diri sendiri, namun aku yakin cukup keras untuk terdengar oleh pak Arifin. Lalu untuk lebih meyakinkan, aku menguap berulang kali seperti tadi siang, dan pura pura bersandar tertidur. Aku benar benar penasaran, apa yang akan terjadi.
Akhirnya kami sampai di rumah. Aku membuka mata sedikit untuk memastikan, kemudian aku kembali memejamkan mata dan berusaha bersikap sewajarnya seperti orang tidur. Setelah mobil ini masuk garasi, pak Arifin memanggil Sulikah, yang segera datang, membantu mengangkatku ke atas, karena kamarku memang di lantai 2. Sampai di atas, aku mendengar suara Wawan dan Suwito yang bertanya, “Lho pak, ketiduran lagi seperti tadi siang?”. “Iya, rupanya kecapaian nih non Eliza setelah berlatih balet”, kata pak Arifin. Setelah aku rasakan tubuhku terbaring di ranjang, jantungku makin berdebar, menunggu apa yang akan terjadi. Sulikah menyelimutiku, lalu berkata,”Ya sudah, ayo kita turun”. Dan mereka semua keluar dari kamarku, meninggalkanku yang semakin bingung dan penasaran. Namun naluriku berkata, aku harus tetap pura pura tertidur. Ternyata dugaanku benar, beberapa menit kemudian pintu kamarku kembali terbuka, dengan suara yang sangat pelan. Namun aku bisa mendengarnya, karena aku memang tidak tidur. Dengan jantung berdebar aku menunggu untuk mengetahui siapa yang akan berbuat iseng ini. Aku sedikit membuka mataku dengan amat hati hati, dan segera memejamkan mataku lagi. Ya ampun, aku melihat Wawan dan Suwito berjalan mengendap endap ke arahku yang tergolek di ranjang. Ternyata merekalah pelakunya! Kurang ajar betul mereka ini, sudah untung aku tadi pagi cuek dengan kelakuan mereka terhadap Sulikah, tapi kini mereka malah ngelunjak, hendak mengisengi anak majikan mereka. Sementara kudengar di bawah, Sulikah dan pak Arifin sedang bercanda, terdengar dari tawa Sulikah yang renyah, membuatku menduga duga, apakah Sulikah juga ada main dengan pak Arifin…
Tapi, tak ada waktu untuk memikirkan orang lain, karena tubuhku sedang dijahili kedua pembantuku ini. Kurasakan mereka menyingkap selimutku, kemudian mulai meremasi payudaraku, membuatku hampir tak tahan untuk mendesah. Aku bertahan berpura pura tidur, selain takut mereka akan berbuat yang lebih jauh jika aku `terbangun’, aku hanya berharap mereka akan menghentikan aktivitas mereka setelah membuat cairan cintaku membanjir keluar, seperti tadi siang. Duh, mana aku masih memakai stocking dan celana dalam yang ketat lagi. Mereka terus meremasi payudaraku dan nafas mereka semakin memburu, tampaknya mereka sudah terbakar nafsu. Sementara aku berusaha keras meredam gairahku yang mulai naik, dengan cara membayangkan wajah orang yang sangat jelek. Celakanya, mereka melanjutkan remasan di payudaraku dengan rabaan pada perutku, kemudian dengan nakal mereka bergantian menekan nekan vaginaku yang masih tertutup 4 lapis pakaian, celana dalam, stocking, gaun baletku serta blus biru terusan yang sampai ke lutut. Lalu mereka menarik blusku sampai ke pinggangku. Agak kesulitan juga mereka, karena blusku yang memang agak ketat, juga posisiku yang tiduran. Kemudian gaun baletku juga mereka singkapkan, sehingga pertahanan vaginaku tinggal stocking dan celana dalamku. Dalam hati aku berkata, awas saja kalau mereka berani menyobek stockingku, gaji mereka akan kupotong! Stockingku ini mahal harganya, dan aku Cuma punya sedikit. Tiba tiba aku mengejang, menahan geli saat vaginaku kembali ditekan tekan. Kini tekanan itu lebih terasa, karena tinggal stocking dan celana dalam ketat saja yang melindungi vaginaku dari tangan jahil mereka.
Kudengar nafas mereka yang makin memburu, dan Suwito bertanya pada Wawan, “Wan, gimana nih, kali ini ribet nih pakaian si non ini. Apa jangan jangan ia tahu akan dikerjain lagi?”. Wawan tertawa kecil. “Aku rasa tidak mungkin To. Kalo nona kita ini tahu tadi ada yang ngerjain dia, pasti dia marah. Tenang saja To, gula yang non Eliza ambil tadi itu kan gula buat aku, yang sudah aku campurin obat tidur dosis tinggi. Tahu kan aku susah tidur, dan suka minum yang manis? Tapi nona kita yang ayu ini lagi sial kali. Sesuai kebiasaannya, non Eliza ini kan suka minum susu. Dan gula tadi itu membuat dia sekarang dia pasti sedang dalam pengaruh obat tidur seperti tadi siang. Dan, sekarang waktunya non Eliza untuk menyusui kita berdua nih” katanya sok yakin sambil meremas payudaraku dengan keras, membuat aku sedikit mengerutkan mukaku menahan sakit. Hmm, untung aku tadi minum susu tanpa gula sebelum balet. Ternyata kantukku tadi siang yang sudah kuduga tidak sewajarnya ini, gara gara gula yang bercampur obat tidur itu. Sekarang keputusan ada di tanganku. Aku bangun untuk menghentikan kekurang ajaran mereka berdua ini, atau meneruskan aksi pura pura tidurku sampai mereka puas. Setelah berpikir sambil menahan gairahku yang semakin naik, aku putuskan aku harus bangun, tanpa memberitahukan kalau tadi aku minum susu tanpa gula. Aku pikir jika gairahku sudah tak tertahankan dan aku mulai melenguh, gawat juga.
Maka perlahan aku menggeliat pura pura akan terbangun, berharap mereka terkejut dan kabur. Tapi mereka masih dengan penuh percaya diri menganggap aksi mereka aman aman saja karena aku masih dalam pengaruh obat tidur, meneruskan aktifitas mereka meraba raba dan menekan nekan vaginaku serta meremasi payudaraku. Kelihatannya tak ada pilihan lain, aku harus bangun dan `memergoki’ mereka menjahiliku. Maka aku pura pura baru tersadar dan merintih pelan, “oh.. siapa kalian… apa yang
kalian lakukan di kamarku? Kalian.. emmmph… emmmph…” Wawan yang panic membekap mulutku dengan telapak tangannya yang lebar, sementara Suwito yang juga panik memandangku dan Wawan bergantian. Wawan membentak kecil, “To! Goblok! Bantu aku cepat!!”. Sama seperti aku, Suwito juga terlihat bingung dan bertanya “Bantu apanya Wan?”. “Cepat ikat non Eliza, dasar goblok! Lu mau kita celaka?” bentak Wawan lagi walaupun suaranya dipelankan, pasti karena takut kedengaran Sulikah dan pak Arifin. Suwito cepat cepat keluar mengambil tali jemuran, kemudian segera kembali. Aku yang mulai meronta ronta menyadari bahaya ini, ditindih oleh Wawan yang memang badannya besar sekali hingga ku tak berkutik. Bau keringatnya membuatku mual, mengendurkan rontaan kakiku dan memudahkan Suwito merentangkan kakiku lalu mengikat kedua pergelangan kakiku pada ujung ujung ranjangku. Kemudian tangan kananku ditariknya kuat dan diikat ke ujung ranjang. Aku sudah hampir tak berdaya, tangan kiriku menggapai gapai namun segera ditangkap dan seperti tangan kananku, ditarik dan diikat erat di ujung kepala ranjangku satunya.
Kini keadaanku sudah mirip seperti saat pertama aku ditangkap di UKS kemarin. Bedanya, kini mereka cuma berdua, dan aku masih menebak nebak, ancaman apa yang akan mereka turunkan padaku. Dengan cekatan Wawan melepaskan bekapannya pada mulutku, tapi langsung menyumpal mulutku dengan sapu tangannya. Aduh, rasanya benar benar tak karuan, membuatku ingin muntah, tapi kutahan sekuatnya. Kini aku hanya bisa menatap Wawan penuh kemarahan namun juga ada rasa takut yang menghinggapiku ketika ia mengancamku. “Non Eliza, jangan memaksa kami untuk melakukan hal yang tidak tidak. Kalo non Eliza berteriak hingga mengundang Sulikah dan pak Arifin ke sini, kami bisa membuat mereka berdua pingsan, lalu menculik non dan menjadikan non budak seks kami untuk selamanya. Non Eliza mengerti?” bentak Wawan, lagi lagi dengan suara pelan. Dengan pasrah aku mengangguk. Kemudian Wawan dengan kasar melepaskan sumpalan pada mulutku, membuatku terbatuk batuk, hampir saja bibirku yang bawah terluka karena terhantam gigiku sendiri. “Duh Wan, jangan kasar dong”, aku sedikit membentak karena jengkel sekali. Belum pernah sebelumnya aku membentak para pembantuku. “Kalian ini kurang ajar betul ya. Aku ini sudah berbaik hati tidak akan memperpanjang kalian berbuat mesum di dalam rumah ini, tapi sekarang kalian malah berbuat mesum terhadapku. Ya sudah, mulai hari ini kalian bisa menikmati tubuhku kalau di rumah tidak ada papa mama dan kakakku, saat aku tidak sedang mens, dan aku sedang senggang, yaitu waktu aku tak ada PR, tugas, maupun ujian. tapi jangan kasar kasar. Juga jangan sampai kalian melukai aku ya. Awas kalau kalian berani menyakitiku!”, aku mengancam balik.
Mereka saling pandang, kemudian seolah tak percaya dengan pendengaran mereka, mereka bertanya dengan ragu, “mulai hari ini?”. Dengan ketus aku menjawab, “Iya. Mulai hari ini! Kalian ini munafik ya. Aku tahu kalian pasti akan berusaha memperkosaku lagi di lain waktu. Daripada nanti kalian mengikatku, membekapku dan lain lain, itu tidak perlu. Sekarang lepaskan ikatanku. Sangat tidak nyaman tau!”. Mereka terlihat ragu ragu. Wawan berkata “Wah gimana ya, kalo non kami lepaskan, apa jaminan …”, yang langung kupotong “Aku janji aku akan layani kalian. Toh aku sudah tidak perawan lagi, jadi buatku tidak ada ruginya. Asal kalian juga berjanji, tak akan main di kompleks pelacuran. Aku takut terkena penyakit kelamin menular. Kalian mengerti? Sekarang lekas, buka ikatan ini. Aku mau mandi dulu!”. Mereka melepaskan ikatanku, dan memandangiku dengan ragu ragu. Dengan kesal aku membuka semua pakaianku di depan mereka. “Nih. Kalo gak percaya, main aja denganku sekarang!” tantangku. Mereka meneguk ludah melihat tubuh indahku yang terpampang polos di hadapan mereka, kemudian mereka saling mengangguk, dan Wawan berkata, “baik non, kami percaya. Sekarang bagaimana?”. Aku berkata, “Aku mau mandi dulu, gerah nih abis latihan balet. Kalian juga, mandi semua sana. Baunya gak enak tau! Oh iya, ajak pak Arifin sekalian, biar adil. Terus minta Sulikah supaya berjaga, kalau kalau kakakku pulang”. Aku masuk ke kamar mandi, dan menyemprot tubuhku dengan air hangat, mempersiapkan diriku yang akan segera digangbang lagi hari ini. Sebenarnya solusi ini menyebalkan juga, tapi aku pikir lebih baik aku mengalah. Seperti yang sudah kukatakan tadi, toh aku sudah tak perawan lagi, dan aku tak ingin tiba tiba disergap, diikat tak karuan, bajuku terobek, disakiti dan merasa diperkosa.
Tiba tiba pintu kamar mandiku terbuka, dan masuk Suwito, Wawan dan pak Arifin yang sudah telanjang bulat. “Non Eliza, kita mandi sama sama saja ya”, kata Wawan. “Aduh, masa sudah segitu tak sabar sih? Ya sudah cepat. Nanti keburu kokoku pulang”, kataku. Mereka bersorak gembira, mengerubutiku dan memandikanku. Kedua tanganku diangkat oleh Wawan yang memang jauh lebih tinggi dariku. Yang lain menyabuni tubuhku dengan penuh semangat, terutama di bagian payudara dan vaginaku. Setelah selesai menyabuniku, mereka membilas tubuhku sampai bersih, dan menggiringku ke ranjang. Aku berkata, “Tunggu, aku keringkan badanku dulu. Dan kalian, mandi dulu sana! Supaya tak terlalu bau nanti waktu main!”. Mereka menuruti permintaanku, mandi sebersih bersihnya dengan sabunku. Untung saja, sebab aku teringat waktu di UKS kemarin sebenarnya aku tak tahan dengan bau mereka berenam, tapi nafsu birahi yang menguasaiku membuatku mampu bertahan. Dan kini mereka tak lagi berbau tak enak seperti tadi, dan aku yang sudah selesai mencuci mukaku di wastafel kamarku, dan mengeringkan tubuhku, tidur telentang di ranjangku dalam keadaan telanjang bulat, Aku sempat melihat jam, pukul 19:00. Mereka langsung mengeringkan tubuh ala kadarnya, dan menyerbuku yang sudah tersaji polos di atas ranjangku. Wawan mendapat jatah vaginaku, sementara Suwito dan pak Arifin mendapat jatah kedua payudaraku. Wawan menjilati vaginaku yang katanya wangi, sementara Suwito dan Pak Arifin menyusu pada kedua payudaraku sambil meremas remas cukup keras. Dan aku? Tentu saja birahi yang hebat segera melandaku, aku mengerang, mendesah dan menggeliat keenakan.
Dengan penuh nafsu Wawan terus menjilat bahkan mencucup vaginaku. Perlahan tapi pasti, cairan cinta mulai mengalir membasahi dinding vaginaku, yang segera diseruput oleh Wawan dengan rakusnya. Aku sampai menggelinjang kegelian, tanpa sadar kedua tanganku menggenggam sprei menahan nikmat yang kurasakan sekarang ini. Desahan nafasku semakin hebat ketika Wawan menusukkan lidahnya ke dalam vaginaku. Sedangkan pak Arifin dan Suwito semakin bernafsu menyusu ke payudaraku, akhirnya setelah 5 menit aku menggeliat dan mengejang, orgasme melandaku. Cairan cintaku mengalir banyak keluar, sehingga Wawan kelabakan tak mampu membendung Walaupun tak sedahsyat kemarin, tapi sudah cukup untuk membuat nafasku tersengal sengal, seluruh tubuhku berkeringat dan terasa semakin lelah, terutama betisku yang terasa semakin pegal, mungkin karena terlalu sering mengejang dua hari ini, reaksi saat orgasme melandaku. Kini Wawan sudah mengambil posisi di selangkanganku, membuat aku memperhatikan, penis seperti apa yang akan segera memompa vaginaku ini. ternyata penis Wawan tak sebesar dugaanku, paling tak sampai 20 cm, mungkin sekitar 18 cm. Dan diameternya pun mungkin hanya sekecil penis pak Edy, wali kelasku yang aku duga hampir impoten itu. Aku jadi sedikit tenang dan tidak kuatir mengalami sakit yang berlebihan seperti ketika aku dipompa Girno kemarin. Namun aku sedikit bertanya tanya, apa kenikmatan yang aku dapat hari ini akan setara dengan yang aku dapat kemarin? Aku jadi ingin tahu, penis siapa di antara mereka bertiga ini yang paling besar. “He, kalian diam dulu, jangan membuat non Eliza mulet mulet, aku mau memasukkan punyaku dulu”, seru Wawan yang kesulitan menusukkan penisnya karena dari tadi aku menggeliat keenakan saat putingku disedot sedot oleh mereka berdua ini.
Mereka berdua pun diam, ikut memperhatikan proses penetrasi penis Wawan ke anak majikannya ini. Clep, demikian bunyi tusukan yang menenggelamkan kepala penis itu dalam liang vaginaku, membuatku sedikit mengejang saat menerima tusukan itu. Penis ini terasa begitu keras, dan terus menusuk dalam, tapi rasanya tak akan sampai menyentuh dinding rahimku. Wawan melenguh kencang, “ooouuuugh… heeeeghh…”, sementara aku menggigit bibir merasakan sedikit sakit yang bercampur sedikit nikmat. kemudian Wawan mulai bergerak memompa vaginaku, membuat rasa nikmat menjalari sekujur tubuhku. Aku menggeliat pasrah, sementara kedua rekannya yang ikut terbakar nafsu, meminta pelayanan yang lebih dariku. Suwito menaiki perutku, dan meletakkan penisnya di tengah payudaraku. Aku dipaksa merapatkan kedua susuku dengan kedua tanganku hingga menjepit penis itu, lalu ia mulai menggesek gesekkan penisnya yang juga tak terlalu panjang, dan tak terlalu lebar juga diameternya, di antara lipatan buah dadaku. Lalu pak Arifin menyodorkan penisnya ke wajahku, yang membuatku tertegun. Nyaris sebesar punya Girno, hanya yang ini lebih berurat. Dengan ragu aku mengulum penis pak Arifin, yang tentu saja tak muat dalam mulutku yang mungil ini. Tiba tiba telepon di kamarku berdering, dan pak Arifin melepaskan penisnya dari mulutku, mengambil telepon itu dan mendekatkan padaku. Sementara Wawan dan Suwito dengan cueknya meneruskan aktivitasnya. Wawan terus memompa vaginaku dan Suwito terus menikmati jepitan payudaraku pada penisnya.
Pak Arifin mengangkat telepon itu, dan memegangkan gagang telepon untukku, karena kedua tanganku sibuk menahan payudaraku menjepit penis si Suwito. “Me, ini aku. Aku pulangnya masih ntar malaman lagi, soalnya tugasnya belum selesai nih”, terdengar suara yang ternyata kakakku. Dalam keadaan sedang disetubuhi, aku harus menjawab dengan nada yang sewajarnya supaya ia tak curiga yang macam macam, “Iya ko… jadi… koko.. pulang jam berapa.. nanti”, tanyaku sedikit terputus putus karena Wawan terus menggenjotku tanpa ampun. “Yaa, bentar lagi sih keliatannya sudah selesai, tapi setelah selesai aku dan yang lain mau pergi dulu, minum es bareng bareng. Yaa, anggap saja merayakan kecil kecilan. Sulit lho ini tugasnya Kamu mau aku bawakan es juga me? Aku bungkuskan buat kamu ya?” tanya kakakku. “Iya.. boleh ko… Jangan… terlalu malam… ya… hati hati.. ko”, kataku, semakin terputus putus karena si Wawan dengan kurang ajar meningkatkan kecepatannya dalam memompa vaginaku, bahkan saat menancap dalam ia sengaja membiarkan penisnya tertanam sedikit lebih lama, membuat gairah tubuhku semakin bergolak. Celaka, jangan sampai aku orgasme selagi telepon dengan kakakku nih. “Ya, mungkin aku sampai rumah jam setengah 12 malam. Me, kamu kenapa? Sakit ta? Kok seperti ngos ngosan gitu?” tanya kakakku. “Nggak… ko… Cuma… ingin… ke wc… sudah dulu.. ya ko”, kataku sambil menyuruh pak Arifin meletakkan gagang telepon dengan bahasa isyarat, sementara nafasku makin memburu.
Begitu telepon tertutup, aku segera melepaskan lenguhan yang sejak tadi kutahan tahan, dan aku langsung orgasme, kali ini lebih hebat dari yang pertama tadi. Tubuhku sedikit terlonjak lonjak, kedua kakiku melejang lejang dan cairan cintaku keluar banyak sekali hingga membanjir membasahi penis Wawan. Aku memandangnya dengan jengkel sekaligus penuh gairah, apalagi Wawan terus memompaku dengan kecepatan yang makin tinggi, membuat gairahku langsung bangkit walau baru orgasme hebat. Pak Arifin bertanya, “non, kakaknya non pulang jam berapa?”. Aku berkata tetap dengan suara yang terputus putus, “Setengah..dua..belas.. pak”. Pak Arifin lalu keluar entah kemana, aku juga sudah tak perduli. Gila, stamina Wawan benar benar luar biasa, aku dibuatnya kewalahan. Sodokan demi sodokan seolah memompa gairahku meuju orgasme, dan luar biasa, aku sudah orgasme yang ketiga saat ini, dua kali akibat dipompa Wawan dengan ganas, sementara dia tak ada tanda tanda keluar. Jam sudah menunjuk waktu 19:35, sudah setengah jam aku dipompa Wawan, dan ia belum menunjukkan tanda tanda akan orgasme. Bahkan milik Suwito sudah berkedut, ia buru buru memasukkan penisnya ke dalam mulutku yang langsung mengulum rapat dan menyedot nyedot penisnya, membuat Suwito mengerang dan melenguh, spermanya menyemprot deras ke dalam kerongkonganku. Rasanya sedikt lebih gurih dari 6 orang kemarin, atau aku yang sudah mulai menikmati minum sperma, aku juga tak tahu pasti. Penis Suwito terus kusedot sampai mengecil dan tak ada sisa sperma yang menempel sedikitpun.
Kini sementara aku tinggal menghadapi Wawan satu lawan satu. Tiba tiba Wawan dengan perkasa menarikku bangun, dan ia turun dari ranjang berdiri, dengan tetap memeluk pinggangku dan penis yang masih terus menancap erat dalam vaginaku, membuat aku takut terjatuh hingga melingkarkan betisku ke pinggangnya dan merangkul lehernya erat. Wawan menggunakan kesempatan itu untuk melumat bibirku, sementara sodokan penisnya yang begitu kokoh bagaikan sebatang besi, terasa makin dalam menancap di vaginaku, membuatku semakin melayang layang, mengantarku mengalami multi orgasme di pelukan Wawan. “Oooooh…. Waaaaan…. aaaa…duuuuh… e….naaaaak”, erangku, tanpa terkendali aku mengejang ngejang susul menyusul di pelukan Wawan. Kepalaku menengadah, pantatku terasa kejang tersentak sentak ke depan, cairan cintaku membanjir membasahi lantai kamarku, nafasku seperti orang yang habis lari berkilo kilo. Nikmat yang melandaku ini entahlah, mungkin setara dengan nikmat kemarin saat aku digangbang Girno, Urip dan Soleh. Namun Wawan melakukannya sendirian, membuatku kini memandangnya agak lain. Wajahnya memang tak karuan, penisnya juga tak terlalu besar dan tak terlalu panjang, tapi, penisnya memang luar biasa keras, dan kalo staminanya seperti ini, aku berpikir bisa bisa kelak aku yang mencarinya untuk memuaskanku. Aku benar benar sudah larut dalam permainan seks ini, rasanya aku sudah berubah dari cewek yang alim dan terpelajar, menjadi cewek bispak!
Lamunanku buyar saat Wawan tiba tiba memelukku makin erat, sodokannya makin bertenaga, sementara tubuhnya terasa bergetar getar. Oh.. apakah akhirnya ia akan orgasme? Ia mulai melenguh, “heeegh.. non… E…..li……zaaaaaaa…..”, sambil menjepit tubuhku dengan pelukan yang menyesakkan dadaku, namun membuatku kembali orgasme kecil, menngiringi semprotan spermanya yang amat banyak di dalam vaginaku. Wawan menaruhku di ranjangku, dan aku agak terbanting, untungnya ranjangku empuk. Ia terus menanamkan penisnya di dalam liang vaginaku, lalu menindih tubuhku hingga kakiku makin terkangkang lebar. Ia memagut bibirku dengan buas, membuat aku megap megap. Untungnya penisnya semakin mengecil, dan dengan posisi tubuhku yang terlipat iini penisnya dengan cepat terlepas dari vaginaku. Cairan cintaku menghambur keluar cukup banyak bercampur spermanya dan membasahi kedua pahaku ketika aku ditariknya berdiri. Ia memelukku dengan erat dan kembali memagut bibirku seolah aku ini kekasih yang sudah lama dirindukannya. Saat itu aku melihat jam sudah menunjuk pukul 20:10. Edan. Ini berarti Wawan menggenjotku selama satu jam. Benar benar lelaki yang perkasa. Tiba tiba entah sejak kapan, aku melihat Sulikah dan pak Arifin sudah ada di kamarku, kelihatannya sejak lama, cukup lama untuk melihat aku menyerah dalam pelukan Wawan. Pak Arifin mendekat mengambil giliran. Aku masih tersengal sengal, ketika pak Arifin yang biasanya kalem ini dengan buas penisnya yang berukuran raksasa langsung diterjangkan ke vaginaku yang untungnya masih basah kuyup oleh campuran sperma Wawan dan cairan cintaku tadi, sehingga masih sangat licin.
“aaagh…aduh…oooh… heeegh…auuuh…nngggh “, erangku berulang ulang tanpa daya ketika pak Arifin dengan bersemangat sekali memompa vaginaku yang langsung terasa amat sakit seperti saat pertama Girno memompa vaginaku. Urat urat itu terasa begitu menggerinjal mengaduk aduk vaginaku. Rasa sakit yang nyaris tak tertahankan ini membuatku teringat sisa obat perangsang di tas sekolahku. Aku meminta pak Arifin berhenti sebentar, dan minta tolong pada Sulikah untuk mengambilkan botol aqua yang isinya tinggal separuh itu di dalam tasku, yang langsung kuteguk habis begitu Sulikah memberikan padaku. Aku sempat melihat sekelilingku, Wawan duduk di sofa kamarku, sementara Suwito tiduran di lantai. Dan Sulikah kembali duduk di kursi meja riasku. Lalu aku mempersilakan pak Arifin untuk mulai memompa vaginaku begitu aku mulai merasa panas yang tak wajar menjalari tubuhku. Ya, obat perangsang itu mulai bekerja. Tanpa mampu mengendalikan diri, aku melayani pak Arifin dengan penuh nafsu, sakit yang tadinya melanda vaginaku sudah lenyap sama sekali berganti kenikmatan yang luar biasa dahsyat.Lenguhan, desahan dan erangan kami berdua memenuhi kamarku,membuat siapa saja yang mendengarpasti bangkit gairahnya, termasukWawan dan Sulikah, yang aku lihat sudah saling memagut bibir denganserunya, membuatku tak mau kalah dan menarik leher pak Arifin untukkemudian kupagut bibirnyadengan ganas. Sudah 15 menit pak Arifinmemompaku, entah aku sudah berapa kali melayang dalamorgasme,akhirnya pak Arifin melenguh panjang, menyemprotkan spermanya dalamliang vaginaku.Semprotan itu terasa begitu banyak dan kencang,rasanya mengenai bagian terdalam di liang vaginaku,mungkin menembusrahimku. Aku tergolek lemas dalam keadaan penuh nafsu, memandangSuwito yangharusnya sudah pulih karena ia yang pertama keluar tadi.
Suwito langsung tanggap dan mendekatiku. Iasegera menusukkan penisnyake dalam vaginaku, danmulai memompa vagina yang sudah kehausan penislelaki. Obat perangsang itu benar benar dahsyat, akumencumbu Suwitodengan buas, membuat Wawan yang sudah bergairah tak tahan lagi danmendekatiku.Suwito mengerti dan mendekapku erat lalu berbaringtelentang hingga aku kini menindihnya. Dan Wawanmenjilati anusku,mendatangkan sensasi aneh dan luar biasa bagiku. Lidahnya terusmengorek ngorekanusku yang semakin lebar, kemudian ia menyuruhkumeludahi penisnya yang disodorkan ke wajahku.Dalam kepasrahankuturuti kemauannya, aku tahu ia akan segera membobol anusku. Tapi akuyangsudah terangsang hebat ini tak perduli. Dengan beberapa kalidorongan, akhirnya penis Wawan yangsudah amat licin itu menembusanusku, membuatku melolong panjang karena kesakitan. Bagaimanapun,akubelum terbiasa anusku dibobol. Kini dalam keadaan disandwich, akudisodok sodok bergantian dariatas dan bawah, hingga akhirnya taksampai 10 menit kemudian aku sudah orgasme, bersamaan denganmenyemprotnya sperma Suwito dalam liang vaginaku. Dalam keadaan anuskumasih tertancap penisWawan, pak Arifin menggantikan posisi Suwito.Penisnya yang raksasa itu sudah menegang tegak, siapuntuk kembalimenyodok vaginaku dengan buas. Suwito menyodorkan penisnya ke wajahkudan aku takperlu disuruh, segera kubersihkan sperma yang tertinggaldi penis itu dengan mengulum ngulum danmenyedot nyedot penis ituhingga bersih, sementara pemiliknya melenguh lenguh keenakan, laluroboh didepanku.
Birahiku yang semakin tinggi membuatku antara sadar dan tidak, denganpenuh nafsu melayani sodokandua penis sekaligus di selangkanganku.Kugerakkan tubuhku mengikuti irama sodokan itu, berulang ulangakumencapai klimaks, sampai akhirnya pak Arifin orgasme duluan. Kinitinggal Wawan yang menyodomiaku dengan gencar, memang Wawan luar biasa. Pak Arifin menyodorkanpenisnya untuk kubersihkan, dan aku dengan semangatmulai mengulum danmenyedot nyedot penis itu sampai mengecil, sementara Suwito sudahberada dibawahku, namun bukan untuk menikmati vaginaku, melainkanmenyedot susuku yang tergantung karenakini aku dalam keadaan doggiestyle. Pak Arifin duduk dan melumat bibirku dengan bernafsu. Sulikahkulihat mulai bermasturbasi dengan mengaduk vaginanya dengan jarinyasendiri. Ia pasti terangsanghebat melihatku begitu pasrah dikeroyokoleh 2 orang rekannya ditambah sopirku. setengah jam kemudian Suwito sudahpulih,dan menusukkan penisnya ke vaginaku, membuat selangkanganku kembaliterasa sesak membangkitkan gairahku, dan tak lama kemudian akulangsung orgasme hebat. Seolah bekerja samadengan Wawan, merekamenusukkan senjatanya dalam dalam bersamaan dan berlama lama menahanpenis mereka di sana, membuat aku melenguh lenguh tak kuasa menahannikmat. Aku sudah setengahsadar saat jam menunjuk pukul 22:15. Entahsudah berapa puluh atau berapa ratus mili liter cairan cinta yangsudah diproduksi tubuhku selama 3 jam ini. Mereka bertiga bergantianmemuaskanku, sampaiakhirnya ambruk satu per satu di sekelilingku.Kondisiku sendiri tak lebih baik, tenagaku terasa terkurashabis.Untungnya aku besok masih sekolah siang. Ya, semester depan aku akansekolah pagi. Yang jelasbesok aku masih ada kesempatan bangun agak siang.
Deru nafas yang memburu bersahut sahutan di kamarku. Aku mulai sadardari pengaruh obat perangsangtadi, dan bangkit menuju kamar mandikudengan sempoyongan. Kukeluarkan sperma yang bisa akukeluarkan darivaginaku dengan bantuan tangan dan siraman air shower. Aku mandikeramas menghapussisa keringatku dan keringat mereka yang menempel disekujur tubuhku, lalu mengeringkan tubuhkuserta rambutku. Kemudian,masih telanjang bulat, aku kembali ke ranjangku yang masih awut awutanakibat `perang’ yang baru terjadi. Wawan masih tergeletak diranjangku, aku memintanya turun, karenaaku harus mengganti spreiranjangku. Aku tak mau tidur dengan bau keringat, sperma dan cairancinta disekitarku. Dibantu Sulikah aku memasang sprei yang baru,sementara sprei tadi dibawanya turun ketempat cucian setelah ia pamitpadaku untuk tidur. Sementara 3 begundal ini, aku masih ada urusanyangharus kubicarakan dengan mereka semua. “Pak Arifin, Wawan danSuwito. Sekali lagi, aku ingatkan, halbarusan ini hanya bisa terjadijika kedua ortuku dan kakakku tidak ada di rumah, juga jika aku tidakadaPR atau tugas ataupun ujian, juga pada saat aku mens. Di luar itu,jangan coba coba memaksaku. Kaloketahuan, selain kalian dipecat, akusendiri juga bakal susah. Daripada hal yang sama sama merugikankitasemua terjadi, tolong kalian tidak berlaku ngawur. Kalian juga bisamenikmatiku, tapi kalian harusjanji tak akan jajan di luar. Saya takingin kena penyakit kelamin yang menular. Apa kalian mengerti?”tanyakupanjang lebar, yang dijawab mereka semua, “akuuuur…”.
Lalu dengan langkah gontai karena sama sama kehabisan tenaga, merekabertiga keluar dari kamarkumenuju ke kamar masing masing. Tinggal akusendiri yang menunggu kakakku pulang sambil merenung.Masih ada sejamlagi sebelum kakakku pulang, aku berpikir aku lebih baik tidur saja,toh kakakku bawa kunci pintu depan. Aku mengenakan baju tidur satinyang nyaman seperti kemarin, lalu mengistirahatkantubuhku yang sudahamat kepayahan ini di atas ranjangku yang empuk. Aku membayangkan,Jumatdepan aku harus melayani 6 begundal kemarin. Apa lokasinya tetapdi ruang UKS itu? Apa yang haruskulakukan? Bagaimana jika merekagelap mata menyeretku ke mess yang dihuni sekitar 60 orang itu?Akubisa apa? Apa mereka tetap mau melepaskan diriku seperti kemarin?Lalu, sampai kapan aku akanjadi budak seks kedua pembantu dan sopirkuini? Pertanyaan demi pertanyaan menghiasi pikiranku,mengantarku tiduryang kali ini tak begitu nyenyak. Beberapa jam sekali aku mengalamimimpi buruk,dimana aku berada di tengah kerumunan 60 orang yangmengepung diriku hingga aku panik danterbangun. Oh.. apakah ini tandabahwa nanti aku benar benar harus melayani penghuni mess dimanaGirnodan yang lain tinggal itu?
- cerita sex setengah baya
- memek pagawai bank bca
- perek gemuk
- cerita nyusu tante girang
- Empuknya toket abg
- cerita sex uks
- cerita sex farida
- kisah perawan di gangbang
- non eliza - solusi di rumah
- KISAH CERITA SEX HOT MALAM PERTAMA YANG PALING MENGGAIRAHKAN BIRAHI
- Cerita panas istri digangbang
- eliza solusi di rumah
- orgasme kakak menjepit penisku
- Cerita bokep eliza solusi di rumah
- cerita panas pak tua doyan ngentot
- kisah mesum setengah baya
- Kisah eliza di gangbang
- cerita sex bertiga dengan mama
- crita mesum nyedot susu
- aku ingin cowok itu memperkosaku lagi karena nikmat sekali
- Menindih tante yang meronta-ronta
- cerita sex non majikan disetubuhi di mobil
- Setengah baya kisah mesum
- terusan cerita seks ririn
- kisah sex
- eliza 4; cerita sex
- CERITA SEX ELIZA
- Kisah abg di paksa masturbasi
- Cerita sex eliza 2
- KISAH NGENTOT DI RUMAH
- cerita seks sambil menyusui air susunya tante mama keluar
- cerita sex cewek diikat
- Kisah cinta orgasme cerita mesum
- Kisah hot orgasme
- mama minum sperma om
- cerita sex eliza 04
- mamaku suka berbuat mesum dengan kontolku
- cerita panas ngentot kakak didapur
- Cerita sex-cowok diikat
- cerita sex menyusui
- istri digangbang
- cerita seks papa mama
- Cerita istri orang diperkosa dan digangbang
- cerita porno menyusu pada air susu cewek
- memek kakakku
- cerita sex eliza
- Nyedot toket keluar air susunya
- Cerita seks bertiga dengan mama
- istriku penisnya disetubuhi
- cerita sex disetubuhi sopir
- Cerita sex sedarah nyedot toket mama sampai keluar air susu
- cerita sex menyusu perawan tua
- cerita porno di shower
- cerita istri digangbang
- Cerita sex rumah tua
- kisah ngentot sambil nyusu
- cerita seks pembantu ngentot paksa anak majikan
- Solusi ngentot yang bergairah
- Kisah ngentot gangbang
- Kisah/ceritasex
- Girno menggesek eliza
- Kisah ngentot dengan dua pembantuku sekaligus
- cerita ngentot di kamarmandi umum 2 lawan 1
- Lihat memek kakakku waktu di wc
- Kisah abg mesum
- cerita siska gangbang
- kisah selingkuh memek ibu-ibu alim
- kisah lagi ngentot di telepon
- Kisah hot ngentot penuh desahan
- cerita sex dirumah
- Cerita panas aku digangbang
- klimaks terus multi orgasme diperkosa kontol gede
- Menculik memaksa menindih vagina nikmat tante
- kisah dipaksa ngentot
- eliza suka ngentot ya
- Cerita panas nyedot toket
- Cerita sex aku dipaksa ngentot
- cerita hot ngerjain penis sopir
- Cerita Istriku digangbang orang
- cerita panas digangbang
- cerita nafsu wanita alim paruh baya
- cerita sex eliza 9
- Kisah pembantu di setubuhi majikan
- cerita sex minum susu
- remas memek tante dirumah kosong
- Crita sex eliza
- cerita sex obat tidur
- ngentot wanita payudara menyusui keluar air susu
- minum airsusu sambil ngentot
- Di paksa ngentot di dapur
- CERITA SEX MEMEK PERAWAN DIGANGBANG
- Cerita nafsu birahiku pada mamaku yang tak terkendali
- Kumpulan Kisah Cerita biru ngentot
- Cerita nikmatnya nyusu toket
- cerita ngentot nyusu toket gede
- mama dan kakak minta aku ngentotin vagina mereka
- ceritaistriorang
- rumah kakak melihat ml akupun terangsang
- Gairah menyusui tante
- Aku dipaksa ngentot
- ngentot diikat
- cerita aku diperkosa paksa bergantian
- Ngentot penuh nafsu birahi oh
- cerita sek dirumah baru
- Cerita seks air susu
- kisah memek istriku dikerjain lelaki lain
- Kisah ngentot waktu sakit
- Ceritasex eliza
- kisah SEX GANAS
- Cerita ngentot kakak
- Cerita mama minum sperma
- ngentot sambil diikat
- aku dipaksa masturbasi cerita
- Ngentot liang memek kakakku
- Kisah orang lagi ngentot
- Aku dipaksa ngentot mereka memek
- cerita sex eliza 2
- kisah ngentot pembantu digangbang
- kisah mesum
- kisah ngentot kakak
- Akupun dipaksa melihat ngentot
- CERITA CEWEK DIGANGBANG COWOK
- ngentot kakak didapur
- kisah mesum yang panas
- istriku digangbang
- cerita dì paksa ngentot majikan
- kisah nyata emut toket abg hot dan perawan
- air susu cerita seks
- Ngentot Wanita alim gemuk
- cerita mama ngentot di rumah sama orang lain
- KISAH NGENTOT ELIZA 1
- Kisah eliza
- cerita nafsu eliza
- kisah hot istri dipompa
- cerita seks perkosa ibu menyusui
- Kisah tentang ngentot
- Istriku mamaku disetubuhi teman om
- www ceritasex com/istriku disetubuhi
- ngentot dengan lelaki perkasa
- kakak di paksa ngentot
- Kisah eliza 02
- kisah digangbang
- Kisah crita mesum
- cerita mesum wanita menyusui
- nyedot air susu tante
- kisah perawan sex
- Crita mesum
- mamaku montok suka minta ngulum kontolku yang besar
- 0h
- cerita panas eliza
- kisah abg mesum
- cerita mesum menggairahkan birahi
- Blouse susu istri memek
- Cerita sex eliza 02
- cerita seks minum sperma kakak
- cerita sex gangbang di rumah sepi
- Cewek malam kisah eliza ngetot sopir
- Cerita ngentot di rumah tua
- non eliza
- Kumpulan cerita bokep eliza
- Ngentot di garasi pak
- NGENTOT ALA CERITA
- cerita sex ibu-ibu separuh baya
- non eliza digangbang
- sex pembantu sialan
- Tante mupeng ngentot
- www birahiku pada mamaku
- ngentot dengan wanita yang sedang pura pura tidur
- istriku dikerjain
- kisah cerita mesum ngentot
- Aku istri yang menikmati penis orang lain yang sudah memperkosaku
- Cerita sex istri pingsan karena digangbang rame rame
- cerita diperkosa bergantian
- ngentot wanita menyusui keluar asi
- Cerita hot mesum tante wanita lagi menyusui keluar ASI
- cerita istri cantik disetubuhi banyak laki-laki
- Kumpulan cerita panas terbaru dn hot memek keluar cairan waktu lagi ngentot
- kisah nyata ngentot separuh baya
- Cerita istriku ngentot lebih dua lelaki
- Jembut
- Memek lonte abg
- cerita nyedot asi toket montok menyusui
- cerita sedarah ibu dinding kamar mandi sekolah
- cerita sex aku dan pembantu rumahku
- Nyedot Air susunya payudara
- sempitnya memek pacarku
- Memek meki pepek
- cerita saat aq menikmati menjadi budak sex mereka
- www ceritasex com
- Kukeluarkan spermaku di memeknya
- alacerita sex tante lagi ngentot
- cerita mesum ngentot kakak
- istriku dipaksa mengulum kontol
- CERITA ISTRI DIGANGBANG RAME RAME
- Memek mamaku yang alim
- gairah nakal istri alim
- ngentot wanita menyusui keluar air susu ibu asi
- Seks sedot payudara hingga keluar air susu
- memek meki jembut
- mamaku montok
- Memek muncrat
- cerita cewek digangbang rame
- cerita nafsu majikan supir
- Kisah abg birahi
- cerita sex aku liat mama ngentot sama
- ngentot wanita menyusui keluar asi air susu
- Entot aku pak
- cerita sex anal papa mama terbaru
- cerita sex cowok lagi nyusu susunya tante keluar ASI
- Cerita panas ngentot ibu kost payudara besar penuh asi
- cerita budak nafsu digangbang
- cerita ketika istriku di setubuhi
- Www ceritaporno 2lawan1 com
- KISAH NGENTOT KAKAK
- cerita ngentot mama sama papa malam pertama
- cerita sex mama
- gairah wanita alim
- aku dipaksa masturbasi
- kisah sex pembantu
- Www ceritasex com
- keluar air susu dari putingku
- cerita hot birahi tinggi janda paruh baya
- Cari kumpulan cerita kedua kontol raksasa itu mengentot meki istriku yang langsung pingsan
- asi toket gede
- cerita orang lagi ngentot panas sampai orgasme
- www ngentot stoking com
- di isep susu montok waktu menyusui keluar cairan ASI
- Gairahku dan mami
- Bagaimana cara cowok menikmati susu dan pepek perek
- www ceritasekspapa com
- Cerita seks pake obat tidur
- putingku disedot
- Www kontolraksasa com
- Cari kumpulan cerita istriku ingin ngentot kontol kontol raksasa
- site:www ceritasex cn Ceritaistriorang com
- obat perangsang sex cerita hot
- ngentot istri orang alim
- Crita seks
- Cerita jadi budak birahi
- kisah penuh seks
- memompa vagina memek istri
- entot adik ipar lagi tidur
- masa birahi abg
- Kisah abg ngentot
- Nikmatnya masturbasi memek bareng teman
- www cerita nyata ngentot separuhbaya
- crita sexx terbaru
- Cerita sex tanteku telanjang bulat menerima telpon
- Cari kumpulan cerita kontol sebesar raksasa itu ngentot meki istriku
- cerita cewek jadi budak sex
- enaknya ngesek dengan wanitalagi menyusui
- toket cewek ada asi
- www cerita sex com
- cerita hot perawan
- disetubuhi papa
- entot lagi tidur
- CERITANAFSUWANITAALIM
- jepitan penis diantara 2 payudara
- Adikku sedot air susuku
- ceritasex com
- cerita lsex menyusu susu
- orgasme dengan mama
- Ceritasex com
- KISAH NGENTOT PEMBANTU
- www ngetot istri orang sampai pingsan
- cerita seks tari
- isteri setia gairah birahi
- istri melayani mereka memek
- cerita perkosa perawan sampe puas
- Kepala penis pembantuku
- cerita sex ibu menyusui
- cerita nafsu wanita setengah baya
- Meki istriku
- Kisah sex minum asi tante
- memek mamaku wangi
- Ceritasex cowok lagi nyusu susunya tante keluar asi
- Ceritapanas ngentot ibu kost payudara besar keluar asi
- tante pingsan saat ditiduri
- jembut punyanya mama
- www lonte nondan com
- Kumpulan cerita ngentot sambil nyusu keluar asi
- ceritera sex ibu diperkosadan jadi budaksex
- CERITA PANAS ISTRI SETIA
- kisah birahi
- cerita sex keperawanan d ambil anak kecil
- Ngentot berenam non
- gadis alim montok
- cerita seks air susu payudara wanita seksi
- wwwceritasex yangsudahlama
- cerita lihat istri digangbang banyak pria
- nikmatnya masturbasi memek
- Kisah cerita sex
- Cerita porno luar negri lengkap
- Cerita sex hot payudaraku besar
- www cerita-cerita sexxterbaru com
- nyusu asi toket gede
- sedot toket keluar susu asi
- Cerita sex pria nyusu toket gede
- Cerita aku disetubuhi penis orang lain
- Nikmatnya diikat dan diperkosa
- mami ngentot nafsu
- Cerita ngentot ibu alim montok !
- Kumpulan cerita sex luar negeri
- cerita kisah sex perawan
- Cerita ngentot mama nyedot air susu
- remas tante keluar air susu
- www mekiistriku com/
- Wwwcerita ranjang malam com
- seks air susu payudara montok janda muda
- meki tante sez
- cerita istri digangbang laki-laki lain
- memek lonte budak diikat
- cerita panas majikan ngentot dengan pembantu perawan
- campuran cerita selingkuh
- kisah aku masturbasi
- payudara montok memek menjepit
- ibu dipaksa ngentot sama anak nya
- cairan penis ku masuk ke dalam vegina mama dan tante ku
- cerita panas seru birahi masturbasi sedarah terbaru
- www gambar pria sedot payudara
- memek mama penuh sperma
- Kisah sex pertama
- cerita asik majikan ngentot pembantu perawan
- memek istriku berani berapa
- aku ngentot mama papa ngentot istriku
- Tidak sengaja aku menyentuh payudara kakak dan mama
- ceritapanas siska airsusu
- www cerita seru main anus com
- Air Susu tante keluar
- cerita Sek Seru: Aku Cinta kamu Ibu
- ibuku nafsu gairahku
- meki perek
- Cerita panas mama mami
- sex majikan wanita dan pembantunya
- cerita nikmat jembut dan stocking wanita paruh baya 2009
- Kisaheliza1
- Cerita cewe dan cowo lagi ngentot
- cerita seks ibu kampung
- desahan istri montok & pria
- cerita sex nikmatnya ml dengan ibu yang lagi meyusui
- sempitnya vagina mamaku
- istrikumamaku
- GIMANA RASANYA NGENTOT SAMA PACAR
- Ku entot mama ku tiap malam
- cerita kontol raksasa rame
- Cerita laki2 ngentot sambil nyusu keluar asi
- ceritera sex
- cerita cinta berbau seks
- toket kakakku
- www ibu muda lagi masa menyusui di entot
- aku di ikat lalu dientot seru
- aku nyusu tante yang lagi nyusuin anaknya
- cerita cinta penuh nafsu birahi
- Aku ajak teman meraba vagina istriku yang sedang tidur
- asiknya ngentot gadis kecil 10 tahun serta ibunya
- cerita seks pembantu air susu keluar mengikat majikan baru untungnya aku
- Di setubuhi tante sendiri
- Menggenjotku
- Cerita sex toket keluar asi air susu adik tante
- cerita porno luar
- aku diperkosa rame-rame oleh kakakku
- Cerita asi perek
- www mama menikmati sodokan kontolku
- Ngentot vagina adik mama yang montok
- cerita seks 2009 minum sperma
- stocking wanita
- ngentot memek mama lagi di kamar mandi
- Istriku ingin ml dengan pria lain
- Kamu boleh entot mama asal
- www cerita perkosaan ganas
- desahan istri saat orgasme
- cerita panas ibu budak nafsu laki2
- Cerita Masturbasi masa kecil
- istriku dipaksa
- Sedot toket
- kisah sex mama
- Ngentot sambil nyedot asi
- nafsu wanita setengah baya
- cerita seksminum susu mbak
- Aneh payudara tante keluar air susu
- cerita budak seks
- Kisahngentotwaktu perawan
- masturbasi cerita sex
- cerita seks sperma di wajah
- Cerita sek kakakku dan mamaku terbaru
- Paruh baya panas ngentot
- istriku ditiduri
- Bermain payudara kakak
- Cerita Nikmat Celana Dalam dan Stocking istri paruh baya 2010
- kisah nyata bercinta dengan istri majikan
- cerita cewek tangan diikat
- bercinta dengan ibu alim
- CERITA PORNO HARI INI
- Cerita mainin payudaraku
- cerita mesum dengan papa mama kakak adik
- desahan istriku
- cerita ngentot pacar hot nikmat asik
- cerita ngetot ibu meyusui
- cerita masturbasi tante montok
- kisah birahi dengan tante sendiri
- Cerita sex bercinta dengan ibu meyusui dari cina
- Cerita sex masa kecil
- cerita nyusu payudara panas
- Cerita di sodok kontol cowok kasar
- jepitan susu mama
- Cerita panas abg cantik dientot begundal
- sempitnya memeknya
- nikmatnya sedotan wanita setengah baya
- Kisah memek dientot kontol papa
- ngentot mama di dapur
- www susu montok penuh cairan asi
- menculik memek perawan dan diperkosa sampai ceweknya kesakitan
- cerita porno meminum asi cewek
- cerita entot bertiga
- menggelinjang merintih nikmat orgasme rame-rame payudara
- cerita bercinta mamah muda orgasme
- sex pembantu setengah baya
- www memberikan asi sambil di entot
- Cerita nyusu ibu muda sambil seks asi keluar
- Cerita nyusu sambil seks asi keluar
- kisahsex
- ngentot sambil nyedot asi
- birahi seks perawan tua
- cerita ngentot model dengan sopir
- Cerita seks nyusu asi keluar deras
- tusukan kontol papa
- ceritaseks penis raksasa dan wanita stw
- cerita enaknya dientot kokoku
- Aku ikut mama ngentot ya
- memek nikmat ibu muda dengan supir
- cerita tengah baya2010
- VAGINA DI ENTOT HINGGA ORGASME
- cerita entot tante digang-bang
- dikerjain telanjang bulat
- payudara kakak
- cowok diikat seks
- Memekku di remas sampai mulet
- memek sampai ngilu orgasme berkali-kali
- Gara tidur telanjang aku diperkosa
- cerita sperma lelaki lain di vagina istri
- cerita seks isteri nafsu buas
- Cerita seks menyusu
- Ngesek sambil nyusu
- cerita eliza
- di entot supir
- cerita istri mengulum
- memek mama lebar dan hitam
- cerita istri disuruh ngentot
- kisah tante montok
- cerita seks pasrah melayani nafsu
- kisah sex perawan
- ngentot ibu meyusui cerita dewasa com
- kisah memek dientot kontol
- istriku pakai stocking
- kisahsex tante girang: 60 kisah sex tante girang
- desahan ibu ibu lagi ml
- cerita istri digangbang laki2 lain
- pepek mama nikmat di entot terus
- ngentot dengan mamah mami ibu
- Ngentot ibu ibu yg lg masak
- cewek diikat
- gairah masturbasi di warnet
- toket keluar susu
- CERITA NAFSU PAYUDARA MAMA
- Jembutnya keluar asi
- bercinta dengan mamah ibu mami tante
- Payudara Tante masih Menyusui
- site:www ceritasex cn Sempitnya memek sedarah paruh baya
- gambar tante lagi menyusui
- mama ibu disetubuhi
- www cerita sex nafsu majikan com
- Ngentot dgn teman pacarku yg montok abis
- cerita langsung orang lagi ngentot
- vaginaku penuh sperma
- Cerita sex pacaran di rumah
- kisah nyata Cerita bercinta dengan tanteku sendiri
- suka sama kontol hitam panjang keras berurat
- Mengetahui hasrat seks tinggi pada wanita setengah baya /
- Kontol pak tua yang perkasa
- Aku disetubuhi pembantuku
- www kisahbirahi com
- aku istri yang menikmati dientot orang lain cerita sex seru
- cerita sex perkosaan gadis dgn pak tua
- aku suka menjilat sperma dari penis keluar dari vagina istriku
- Ceritasex karina digang bang
- CERITA HOT ASAL MAMAH SENANG
- site:www ceritasex cn www cerita sex istri selingkuh cn
- cerita diperkosa guru yang sangat menggairahkan
- cerita sex perkosaan perang
- Gairah papa mama tante kakak adik
- aku istri yang menikmati dientot orang lain walaupun dalam keadaan dipaksa cerita sex seru
- site:www ceritasex cn Ceritasek cn
- kisah dewasa=sex sedarah birahi ibuku yang lagi menyusui adiku
- cerita seks di wc umum
- Cerita kontol besar sampai pepek kesempitan
- cerita istri digangbang orang lain
- cerita sex yang hot penuh nafsu birahi dan menggairahkan
- Ngentot Diikat meki disedot
- dadaku dipaksa diremas di kampus
- CERITA SEX MESUM RANJANG PENUH NAFSU BIRAHI
- cerita pembantu minta di ngentot
- sakit luar biasa vaginaku dibobol kontol
- ku setubuhi kakaku sendiri
- mama suka ngentot anaknya
- Memek mama memang enak
- kakakku orgasme
- cerita susu mbak
- rumahh sex com
- gairah mengejang nafsu birahiku
- kontol sodok anusku
- Cerita om om yang suka susu montok dan gede
- SEKS KISAH SETENGAH BAYA
- tidur-tiduran akhirnya disetubuhi
- mama kena entot
- aku bernafsu ngentot sama wanita tua
- Cerita panas mama masturbasi
- desahan istri
- kisahhot
- Cerita budak sex nafsu ngesex
- MERABA BUAH DADAKU ENTOT
- tubuhku penuh sperma
- www ngentot wanita di kampung
- tante suka aku menyusu
- cerita hot nikmatnya nyusu asi ibu
- Cerita sex lagi tidur
- kisah ngentot dengan kakak cewek dan temannya
- Mbak toket besar tidak pakai bra masturbasi
- Cerita Aku perkosa vagina mamah kakak dan adik ku
- cerita seks kontol pembantu lelaki
- Dewasa kakak di entot bertiga
- Ngentotin liang vagina pake penis
- sedot memek pacar
- cerita bercinta dengan majikan
- cerita seru istri majikan dan pembantu
- payudara kakakku
- cerita memeku dibobol dengan nikmat
- cerita ngentotin papa mama kakak
- cerita dewasa ASI tante girang
- cerita mesum dengan papa
- separuhbaya
- cerita ngesek dengan wanita paruh baya
- lihat payudara mama
- renyah tante tante bugil
- cerita sex lihat istri digangbang dan disetubuhi
- Cerita Nikmat stocking istri paruh baya 2010
- cerita susu nikmat
- gadis alim cerita
- akupun terangsang
- cerita sex istri setia
- cerita seks di toilet
- ngentot anus wanita setengah baya
- ASI keluar rasanya manis terus di entot
- Www Ngentot wanita menyusui Com
- Cewek yang menikmati tangannya diikat tali
- Ceritapornoluarnegri
- lelaki perkasa cerita
- cerita hot orgasme
- meronta sedot susu
- entot mama seru cerita birahi
- www kisah cerita seks
- kisah sex panas
- cerita sex di kamar ganti mall
- cerita sek bertiga
- orgasme pembantu
- kakak entot rame
- kisah sex papa
- cerita porno meyusui
- kisah hot
- sex janda janda menyusui
- cerita panas larut malam
- sedot toket
- birahi seks stw
- dikentot saat tidur siang
- kumpulan kisah mesum
- gairah majikan montok
- memek mamaku hebat
- cerita dewasa panas ibu yg lagi meyusui com
- ceritapornohariini
- kisahbirahi
- kumpulan cerita budak sex
- cerita cantik entot telanjang enak tante abis mandi
- cerita gairah cinta mamaku
- ngentot wanita menyusui
- www cerita seru terbaru mesum dengan kakak ipar com
- cerita sex istri disuruh ngentot
- pelukan nikmat papa
- janda muda gila ranjang
- cerita panas janda dientot kontol besar
- www nafsuwanitasetengahbaya com
- cerita ngesek minum susu amoy keluar asi
- Ceritabudaksex
- cerita nafsu birahi stw
- liang memek mamaku
- cerita orgasme berkali kali
- cerita panas 9 STW
- Cerita Panas Sedot asi janda
- cerita sex mamaku nikmat
- Kisahsetengahbaya
- cerita panas cewek minum sperma
- cerita susu payudara besar
- kisah seks seru dengan ibu kost
- cerita aku di entot adik ku
- Mbak ku kakakku mendesah memek tante mama kenikmatan
- cerita dewasa eliza
- kisah seru cewek montok
- cerita sex aku dengan tante saat meyusui anaknya
- nikmatnya ngentot dengan cowok tua
- Cerita jembut ramerame paksa
- aku masturbasi dengan tangan menekan memekku
- cerita benar isteri muda kehausan seks
- cerita memeku dibobol
- cerita sex ngntot bareng papa
- cerita sex anak sekolahan
- www kisahbirahi
- cerita ngentot saudara setiap ada kesempatan
- Oh sek dengan supir ku
- Cerita di setubuhi ramerame
- ngesek wanita setengah baya
- kisah sex nyusu sama mbak keluar asi
- ngentot di belakang rumah
- bercinta dengan majikan
- www ceritaporno
- cerita sex ganas
- Cerita sex ngentot kakakku rame rame
- cerita/kisah ngentot cowok dengan cewek
- Cerita nafsu di kampung
- kumpulan cerita sex daun muda
- daun muda budak nafsu
- Vagina budak sek gadis binal
- Stw cari kontol gede
- cerita seks separuh baya
- ngentot wanita stw yang gendut seleraku
- cerita seks di paksa ngentot
- Cerita Permainan sex ibu kost
- Cerita ngentot bareng sama ibu-ibu tua
- main payudara istri yang telanjang di depan anak
- Liat Mama ngentot
- cerita ngentot susu mama
- Nafsu birahi gadis kecil
- cerita orang gede
- Cerita sex rumah
- cerita sex nikmatnya nyusu sama mbak menyusui
- MEKI MEMEK
- cerita kontol papa besar
- cowok diikat diperkosa
- jembut memek
- memek pembantu
- ceritasex 20 tahun
- posisi bercinta tante elliza
- Isteriku diperkosa mengerang seperti pelacur
- kontol papaku besar dan keras
- jembut
- dewi sex
- SEKS SEDARAH WMV
- meki muncrat
- cerita gairah baya montok
- Tante nafsu binal montok suka buka bra
- meki mulus perawan
- www kisah sex janda hot
- www mama tante sex ranjang
- lobang memek perawan
- ceita seru mama papa
- cerita sex minum susu mbak yang penuh asi
- cerita ngentot ipar sedang meyusui
- abg toples
- nikmat susu dada
- cerita seks seru wanita muda terbaru
- cerita ngentot tante meyusui
- nafasku ngos ngosan
- pemerkosaan gadis alim
- cerita dan kisah seks
- gimana cara ngentot ml yang enak sama temen sekolah perawan
- cerita cewe masturbasi
- cerita sex 21th
- www pemerkosaan pake obat perangsang
- cerita enaknya memek vagina susu montok
- www cerita ayu com
- ibu ibu montok suka selingkuh
- Mamamasturbasi com
- Cerita sex buat PR
- cerita sex budak kampong
- Mama tidur di entot anaknya
- lonte nondan
- Ngentot meki montok
- Cerita kisah bercinta
- kisah seru ngentot dengan ipar
- cerita seks celana dalam kakak
- kontol berurat hitam
- diikat cewek
- desah nikmat wanita tua
- Cerita abg ngentot sampai klimaks
- cerita sex perkosaan
- mama papa ngentot terus
- cerita sex panas ibu tua
- sma bandung
- pembantu bugil
- ngentot pepek perwan di wc
- lonte stw
- www supir ngentot mama
- cerita seks setengah baya pembantu entot
- memek dimasukin handphone
- mesum dikelas
- Cerita sex yang hot 2 cowok
- Cerita panas budak sex abg
- asi cewek
- air susunya membasahi bajuku
- ngentot sambil minum ASI
- Cerita gadis 10tahun ngentot
- cerita sek akibat permainan stw
- kisahbirahi jandamuda
- cerita sex SMa
- cerita seks anak sma
- Ngentot stw alim
- cerita susu
- Cerita seru kontol besar pria tua
- ceita edan
- Ceita sexx dengan pembantu
- mbak mengulum tidur sopir
- sex dengan ibu menyusui
- Kisah ngentot mama
- istri ml dengan pria lain penis masuk liang vagina
- Nikmatnya ngentot ibu saat meyusui
- cowok lagi ngentot
- Pemerkosaan mama yang alim
- penis diikat tali
- nyedot payudara ibu menyusui
- nikmatnyamasturbasi com
- Cerita mesum tentang susu asi dari payudara cewek d nyusu cowok
- cerita ranjang birahi
- cerita anak sma ngentot di mobil
- Cerita dewasa terbaru toket air susu asi menyusui
- Cerita obat perangsang
- kakakku yang menggairahkan
- cerita sex anak sma
- Cerita kakak dan adik masturbasi
- Dientot non cantik
- meremas melumat menggigit payudara memek perawan
- cerita sex menyusu
- mama telanjang di depan
- Cerita sex perkosaan panas para lelaki tua
- www cerita sex dengan wanita alim
- 2 pria rame rame isep asi tante
- Payudara mama yg enak
- cerita sex setengah baya 2010
- cerita ngesek sama janda setengah baya
- vagina mamaku yg menggairahkan
- www sex com my/cerita janda muda kehausan
- ibudipaksa ngulum kontol anaknya
- crita mama ku pingsan aku liat veginanya
- kisah ngentot mbak jamu stw
- cerita hangat mama
- cerita ngentot anak SMA
- cerita mesum panas stw
- my
- ceritasek coba coba sek
- mss
- kisah ngentot anal
- cerita hot menggairahkan
- crot
- meki memek
- cerita sex nyedot asi
- cerita ranjang nikmat
- pepek mama
- abg hot
- kisah nyatabercinta dengan mami
- memek jembut sexy
- www cerita binal om om ngentot perawan pake obat perangsang com
- ngeseks dengan bertiga pria
- cerita ngesek pelacur
- kisah di entot
- kumpulan cerita tentang ngentot d dalam mobil
- Foto gadis abg bugil di ikat dengan tali
- ayam kampus
- sma crot
- cerita sex hari ini
- ngentot dubur
- Goyang abg hot telanjang ngentot
- Enak ya sek dlm mobil cerita abg
- www mekiistriku com
- www cerita dewasa sedarah paras cantik com
- jembut indah
- cerita bokep anak sma
- moncrot
- cerita ngentot stw
- memek halus
- hot banget
- kisah nyata sex hot panas sama mama
- film porno anak sma
- ngentot abg
- cerita seks ibuku minum obat perangsang
- moncrot crot seks cerita 3gp
- ngentot sama istri temen yang menyusui
- crot 3gp
- memek abg
- crot toket
- cerita panas stw
- tidur nyenyak dientotin
- aku melepas seragamku di kelas
- birahi wanita alim
- Penis masuk memek
- adikku sering di perkosa sama papaku
- sex memek besar
- perkosa crot
- memek muncrat
- Perawan ngentot crot
- ngento meme anak abg umur 7 tahun
- Kenapa sih cowok suka ngentot pacarnya
- Ngentot sambil minum Asi Mami
- Jakarta xxx
- GAIRAH WANITA STW DIGANGBANG
- jakarta xxx
- entot mama karena papa selingkuh
- rumah sex
- abg isep kontol
- cerita meki mama
- www bernafsu dengan mama com
- kumpulan cerita-cerita orang dewasa tentang asiknya ML dengan perawan
- cerita mesum jembut dan stocking istri paruh baya
- cerita cewe dipaksa ngentot
- cerita ngentot anak sma
- menyentuh payudara kakakku
- cerita seru dengan papaku cerita sex
- www cerita sex di kampung com
- cerita bokep sma
- mamaku tidur diranjangku
- ngentot istri majikan seksi
- cerita bercinta abg hot
- Sedot susu tante
- Cerita ml di mobil
- kisah memek dientot
- cerita dewasa pemerkosaan budak sex
- cerita dewasa ngentot adik ipar yang lagi tidur
- kisah hot dan seru ngentot ABG
- Cerita bokep lengkap
- Tubuh pembantu di rumah ku yang menggairahkan

Buat Gadis ABG atau Tante yang ada di Jakarta dan Tangerang : Kalo mau ML sampe puas dan Orgasme berkali-kali, just call me … 021-99635335 … Aku orangnya asik kok… Burungku gede lagi… Mau Coba…??? Telpon dong…!!! Aku tunggu lho…>>>