CERITA
KOMENTAR

Rika Gadis SMA Berjilbab

Hari itu kebetulan rumah sedang sepi.karena istriku baru ada acara di rumah saudara nya di daerah Semarang dan akan kembali seminggu lagi. Plus pembantuku yang turut menemaninya. Praktis aku sendirian kalau lagi di rumah.

Sehabis dari kantor sore itu aku pulang dan sesampainya di dalam rumah kulihat sesosok perempuan berjilbab putih lengkap dengan seragam putih abu-abunya yang serba panjang. Dialah keponakanku Rika yang sedang tertidur di sofa ruang tamu dengan tv yang masih menyala. Oh iya si Rika masih kelas 1 SMK. Dia sering main ke rumahku selepas pulang sekolah, jadi nya dia bebas keluar masuk rumah. Kulihat Rika yang tertidur di sofa dengan rok abu-abu panjang semata kaki namun agak ketat sehingga sepasang pahanya yang indah nampak terlihat sekal dari balik roknya. Dadanya yang mulai ranum berkembang nampak membusung dari balik hem putih OSIS lengan panjangnya. Melihat pemnandangan seperti itu bangkitlah birahiku.
Mau yang lebih HOT? klik saja »

Rini Ku Sayang

Hujan turun deras sekali penglihatan sedikit kabur karenakaca mobil tertutup embun yang menempel dikaca depan. AC kunyalakan walaupun udara terasa dingin menusuk tulang. Saat itu sudah jam 7.30 pagi, jadisudah tak mungkin lagi menunda untuk berangkat kekantor apalagi jam 8.00 ada janji meeting dengan client. Mobil kujalankan pelan dan hati hati, maklum jalan di depan rumah tidak begitu lebar. Dari rumah ke jalan raya tidaklah begitu jauh setelah satu tikungankekiri maka akan kelihatan sebuah kaca spion besar warna merah diperempatan jalan dan itulah jalan raya yang akan membawa arah perjalananku menuju kantor. Persis ditikungan sebelah kiri di depan sebuah wartel seseorang melambaikan tangan meminta aku berhenti untuk minta tumpangan. Aku tidak bisa melihat dengan jelas wajahnya karena terhalang hujan yang sangat deras, tetapi dia berambut sebahu dan berseragam SMU. Mobil kupelankan, dan tanpa tunggu aba aba lagi dia lansung membuka pintu depan dan duduk disebelahku. “Maaf Om saya kehujanan, dari tadi nunggu angkot penuh melulu.. Ya dari pada terlambat terpaksa mobil Om kustop, sorry ya Om.”

Dia berkata polos sambil mengibaskan rambutnya yang menempel di kerah baju karena basah.Sekilas tanpa sengaja tengkuknya kelihatan, putih.. Bersih.. Dan ditumbuhi rambut rambut halus yang mebentuk satu garis lurus ditengahnya. “Nggak apa apa kok, memang hujan hujan begini angkotnya jadi sulit, apalagi diujung jalan sana biasanya kan banjir, jadi sopir angkot jadi enggan lewat sini.” Aku menjawab seadanya sambil kembali konsentrasi melihat jalanyang sudah digenangi air hujan. “Om kantornya dimana,” dia memecah kesunyian. “Di daerah kuningan, memangnya kamu sekolah dimana,” aku bertanya sambil melirik wajahnya. Wow rupanya seorang bidadari kecil sedang duduk disebelahku, wajahnya sungguh cantik. Bibirnya tipis kemerahan, hidungnya runcing dan mancungsedangkan alis matanya hitam melengkung tipis diatas matanyayang bulat bersinar. Aku sedikit gugup dan kehilangan konsentrasi, mobil tiba tiba memasuki genangan airyang cukup dalam. Air terbelah dua dan muncrat kepinggir seperti gulungan ombak pantai selatan. “Hati hati Om, banyak genangan dan licin..! Kita bisa slip nih,” dia mengingatkan sambil menepuk pundakku.
Mau yang lebih HOT? klik saja »

Mbah melihat dari pipismu tadi, ternyata ilmu gendamnya si Kasno sudah masuk dalam sekali ke dalamnya. Mbah sudah coba sedot sedot tadi, tidak mau keluar juga. Berbahaya sekali Nduk, nanti kalau dibiarkan jadi ngabar (menguap) masuk ke pembuluh darahmu, bisa mati kowe. Mbah harus mencoba cara yang lebih kuat. Agak sakit mungkin Nduk, nggak apa-apa ya?” kataku penuh rasa sayang dan kasihan. Kuelus rambutnya yang sekarang tampak awut-awutan. Dia mengangguk, mengulang lagi kata-katanya yang bego tadi: “inggih Mbah, kulo nderek kemawon..”. Aku mengangguk-angguk: “anak baik. Kasihan sekali kowe Nduk”.

Sekarang aku mengangkat tubuhnya yang sudah lemas dari atas meja, dan dengan lembut membimbingnya ke dipan yang ada di sudut. Kubaringkan tubuh bugil yang sudah lemas itu, dan dengan hati-hati kulebarkan kakinya. Kini dia terbaring mengangkang, kemaluannya terbuka lebar seakan siap menerima segala kenikmatan duniawi. Aku duduk berlutut, kemaluanku sudah tegang betul dan kini terarah ke lobang kemaluannya. Kugesek-gesek kepala jagoanku ke kelentitnya. Dia mengerang pelan, matanya tertutup rapat. Kurendahkan tubuhku, kini aku telungkup di atas badannya. Kukecup bibirnya dengan lembut: “sudah siap, ya Nduk. Agak sakit, ditahan saja. Pokoknya Mbah usahakan kamu jadi sembuh betul”. Dia mengangguk, tidak membuka matanya: “inggih Mbah” desisnya lirih.

Mau yang lebih HOT? klik saja »

Aku sekarang berdiri di depannya, tanganku memegang pundaknya. Suaraku penuh ketegasan tetapi juga bernada kuatir: “Nduk, Nduk, kamu dalam bahaya besar. Si kasno itu pasti sudah nggendam (menyihir) kamu. Mimpimu itu baru permulaan dari ilmu gendamnya. Setelah ini kamu akan semakin terbayang pada wajahnya, sampai lama-lama kamu tidak akan bisa berpikir lain selain mikirin dia. Lalu, dia tinggal menguasaimu saja..”mataku mendelik: “mesakake banget (kasihan sekali) kowe Nduk..” si Suminem tampak sekok (shock) berat mendengar ucapanku yang meluncur seperti senapan mesin itu: “terus bagaimana Mbah, tolong saya Mbah..” katanya seperti orang setengah sadar.

Aku menghela napas panjang, menggeleng-gelengkan kepala: “berat, Nduk. Aku bisa menolongmu, tetapi itu sangat berbahaya. Bisa-bisa ilmu gendamnya berbalik kepadaku. Bisa mati aku.” Kulihat matanya membelalak penuh kengerian: “jadi.. lalu bagaimana Mbah? Apa yang harus saya lakukan?” tanyanya dengan suara bergetar. Aku sekarang memeluknya (aduh, badannya betul betul bahenol. Kenyal dan hangat): “ya sudah Nduk, aku kasihan kepadamu” kataku kebapakan: “aku akan mencoba menolongmu, dengan sepenuh ilmuku. Pokoknya, kamu harus mau nglakoni (melaksanakan) semua perintahku, ya Nduk. Kamu bersedia ya Nduk?” kurasakan tubuh dalam pelukanku itu bergetar. Kudengar ia terisak pelan: “matur nuwun sanget Mbah.. saya sudah ndak bisa mikir lagi..”

Mau yang lebih HOT? klik saja »

Perkenalkan dahulu, namaku Darminto. Aku adalah salah satu dari sekian banyak orang yang menyebut dirinya dengan istilah keren “paranormal” atau yang dilingkungan masyarakat kebanyakan dikenal dengan istilah dukun. Ya, aku adalah orang yang bergelar mbah dukun, meskipun sebenarnya aku sama sekali tidak percaya dengan segala hal begituan.

Aneh? nggak juga. Semenjak aku kena PHK dari perusahaan sepatu tiga tahun lalu, aku berusaha keras mencari pekerjaan pengganti. Beberapa waktu aku sempat ikut bisnis jual beli mobil bekas, tetapi bangkrut karena ditipu orang. Lalu bisnis tanam cabe, baru sekali panen harga cabe anjlok sehingga aku rugi tidak ketulungan banyaknya. Untung orang tuaku termasuk orang kaya di kampung, jadi semuanya masih bisa ditanggulangi. Cuma aku semakin pusing dan bingung saja. Untung aku belum berkeluarga, kalau tidak pasti tambah repot karena harus menghadapi omelan dan gerutuan istri.

Mau yang lebih HOT? klik saja »

Claudya Lagi Horny

Ah mas… cepat dong claudya udah gak tahan…

claudya-horny-1
Mau yang lebih HOT? klik saja »

Cewe SMA Salib Nakal

Sudah bosan yang jilbab bos? Nih gue kasih deh toket cewe sma pakai kalung salib biar lu pada ngaceng hehehe..

cewek-sma-salib-nakal-1
Mau yang lebih HOT? klik saja »

Main Ke Kost Desi

Liburan panjang orang pada liburan keluar kota, berhubung gue gak ada kegiatan mampir aja deh ke kontrakan desi, selanjutnya lu tau sendirilah kita berdua liburan ke pulau kenikmatan hihihi…

main-ke-kost-desi-1
Mau yang lebih HOT? klik saja »

Aduh gilaaa gilaaa yang kaya gini nih gue doyan brooooo… tiap malam juga ok!

ampun-sayang.flv_thumbs_[2015.05.16_11.41.16]
Mau yang lebih HOT? klik saja »

Bercumbu Di Dalam Bioskop

Sebut saja namaku Tito. Aku adalah mahasiswa angkatan 2001 di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Malang dan sebagai pegawai swasta di sebuah kantor di Malang. Saat ini usaiku 25 th. Aku mempunyai seorang cewek yang baru masuk kuliah. Usianya sekitar 5 tahun lebih muda dariku. Aku dan dia sudah berpacaran semenjak dia kelas II SMU, sebut saja namanya Maya. Perlu diketahui bahwa hubunganku dengan Maya kurang mendapat persetujuan dari orang tua Maya khususnya Ibu, namun walau demikian aku tak mau menyerah dan terus berhubungan dengan Maya.

Oh.. iya, kejadian yang akan kuceritakan ini kira-kira terjadi pada bulan Agustus, saat itu aku sedang main ke rumahnya yang berada jauh dari kotaku, Malang, karena lokasi Maya ada di Surabaya. Setelah menempuh dua jam perjalanan, Aku pun sampai di rumahnya. Aku langsung ketuk pintu rumahnya.
Mau yang lebih HOT? klik saja »

« Cerita terbaru - Cerita lama »