Cerita
Komentar

Tag Arsip 'anus'

Ohhh Mas Eko

Ini adalah cerita pengalamanku ketika aku baru saja menjadi mahasiswi, aku kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta, disana aku berkenalan dengan Wenny. Mahasiswi seangkatanku juga, orangnya biasa-biasa saja. Dengan tinggi 165/50, rambut hitam sebahu, kulit putih, ceria, dan rada sedikit tomboy dalam penampilannya, karena Wenny berasal dari daerah, maka dia kost tidak jauh dari […]

Baca cerita penuh »

SPG Bispak Nafsuin

SPG nafsuin banget, ngajak main jilat-jilatan semuanya di jilat auuuuuuuuuhh muncrat di mulutnya enak kayaknya.

Baca cerita penuh »

Di Entot 2 Lelaki

Aku, seorang model yunior, diperkenalkan oleh temanku pada seorang fotografer ternama supaya aku bisa diorbitkan menjadi model terkenal. Temanku ngasi tau bahwa om Andi, demikian dia biasanya dipanggil, doyan daun muda. Bagiku gak masalah, asal benar2 dia bisa mendongkrak ratingku sehingga menjadi ternama. Om Andi membuat janjian untuk sesi pemotretan di vilanya di daerah Puncak. […]

Baca cerita penuh »

Gangbang ABG Hot Banget

Emang dah dimana-mana yang namanya ABG pasti memeknya paling mantap. Apalagi kalau di gangbang bareng-bareng di memek sama anusnya sampai teriak dijamin lebih mantap! betul gak brooow?

Baca cerita penuh »

Namaku adalah Bunga Putri Laura, umurku baru saja menginjak 19 tahun, aku memiliki wajah yang dibilang cukup lumayan karena banyak cowok yang melirikku dari yang wajahnya tampan sampai yang wajahnya biasa-biasa saja. Aku sering merawat tubuhku mulai dari menyabuninya dengan sabun khusus, selalu ke spa, fitness, luluran, dan lain-lain sehingga sekarang aku bisa menuai hasil […]

Baca cerita penuh »

Sementara enam kawanan mesum mulai bergerak mengendap ke lantai dua. Isak maju paling depan dan Wahyu paling belakang. Mereka terus mengendap sambil memperhatikan keadaan sekitar. Didin : Gelap semua kamarnya, cuma kamar nomor sepuluh itu yang diujung yang lampunya nyala. Jangan-jangan yang dua sudah pada tidur. Manuel : Coba kuintip dulu kamar sepuluh. Manuel perlahan […]

Baca cerita penuh »

Malam mulai larut, sekitar pukul sepuluh. Keadaan di luar mulai sepi. Hanya satu dua orang atau motor yang lewat. Pak Imin merenung seorang diri di ruang tengah. Bu Tini, Mila dan Agung sudah masuk kamar masing-masing. Sementara kawan-kawan mesumnya berkumpul di ruang tamu menyusun strategi sambil menunggu malam makin larut. Lambert : Jadi ada 5 […]

Baca cerita penuh »

Berikutnya »