<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita sex porno ngentot mesum perek ayam kampus &#187; isep kontol</title>
	<atom:link href="http://www.ceritasex.cn/tag/isep-kontol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ceritasex.cn</link>
	<description>Kumpulan cerita sex, foto bugil, dan film porno</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 23:58:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kekasihku Diperkosa Polisi</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/kekasihku-diperkosa-polisi-2/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/kekasihku-diperkosa-polisi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 13:24:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[anal seks]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Gangbang Rame Rame]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[anus]]></category>
		<category><![CDATA[budak seks]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[orgasme]]></category>
		<category><![CDATA[perkosa]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[vira]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=3287</guid>
		<description><![CDATA[Saya pertama kenal Vira ketika melihatnya menjadi model cover di sebuah majalah di Jakarta, kemudian ia juga menjadi bintang sinetron Abad 21. Vira berumur 17 tahun, cantik, kulitnya putih mulus, ramah dan yang paling menarik perhatian orang-orang adalah buah dadanya yang bundar dan padat berisi. Semua orang yang menatap Vira pandangannya akan langsung tertarik ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saya pertama kenal Vira ketika melihatnya menjadi model cover di sebuah majalah di Jakarta, kemudian ia juga menjadi bintang sinetron Abad 21. Vira berumur 17 tahun, cantik, kulitnya putih mulus, ramah dan yang paling menarik perhatian orang-orang adalah buah dadanya yang bundar dan padat berisi. Semua orang yang menatap Vira pandangannya akan langsung tertarik ke arah buah dadanya yang membusung. Tidak terlalu besar memang, tapi sangat proporsional engan tubuh dan wajah Vira. Saya berkenalan dengannya, pertama melalui surat kemudian bertemu, sesekali menelepon dirinya. Lama-kelamaan kita semakin sering bertemu dan percakapan yang ada semakin menjurus ke hal-hal yang pribadi. Akhirnya saya memberanikan diri untuk mengajaknya keluar makan malam. Suatu hari saya memberanikan diri untuk mengajaknya dan ternyata Vira senang sekali mendengar ajakan saya, dan langsung setuju. Saya gelisah sekali menunggu pada saat menjemput Vira di rumahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah pulang kerja dan berganti pakaian saya menjemput Vira, untuk kemudian makan malam di sebuah restoran. Di sana kami bercakap-cakap panjang lebar, setelah itu dilanjutkan sebuah diskotik untuk sedikit menggoyangkan tubuh dan minum. Di tengah-tengah percakapan di diskotik, Vira mengajak saya untuk kembali ke rumahnya dan melanjutkan sisa malam itu di rumahnya. Bagaimana saya bisa menolak tawaran itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang perjalanan pulang Vira berkata bahwa ia belum pernah mengalami hari yang menyenangkan seperti yang baru ia alami malam itu, dan ia juga berkata, di rumah nanti giliran dirinya yang akan membuat diri saya tidak akan melupakan malam ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya begitu bergairah dan berhasrat untuk lekas-lekas sampai ke rumah Vira, ketika tanpa sadar saya mengendarai mobil melebihi batas maksimal kecepatan di jalan. Tiba-tiba saya tersadar ketika di sebelah kanan sudah ada mobil Polantas yang berusaha menghentikan mobil saya. Saya meminggirkan mobil di tempat parkir sebuah toko dan menunggu Polantas tadi mendekati mobil kami. Ia bertanya hendak ke mana kami sampai-sampai kami membawa mobil itu melebihi batas kecepatan. Rupanya alasan saya tidak masuk akal sehingga Polantas tadi meminta STNK dan SIM saya.<br />
<span id="more-3287"></span><br />
Setelah melihat surat-surat itu Polantas itu menjengukkan kepalanya ke dalam mobil kami dan lama sekali mengamati Vira yang duduk terdiam. &#8220;Anda harus meninggalkan mobil Anda di sini dan ikut saya ke kantor&#8221;, perintah Polantas tadi. Akhirnya sepuluh menit kemudian kami sampai ke sebuah kantor polisi yang terpencil di pinggir kota.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu sudah lewat pukul 11 malam, dan dalam kantor polisi itu tidak terdapat siapa pun kecuali seorang Sersan yang bertugas jaga dan Polantas yang membawa kami. Ketika kami masuk, Sersan itu memandangi tubuh Vira dari bawah hingga ke atas, kelihatan sekali ia menyukai Vira. Kami dimasukkan ke dalam sel terpisah, saling berseberangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepuluh menit kemudian, Polantas yang berumur sekitar 40-an dan berbadan gemuk dan Sersan yang tinggi besar berbadan hitam, dan umurnya kira-kira 45 tahun kembali ke ruang tahanan. Polantas tadi berkata, &#8220;Kalian seharusnya jangan mengemudi sampai melebihi batas kecepatan yang ada. Tapi kita semua bener-benar kagum, soalnya dari semua yang kami tangkap baru kali ini kita dapat orang yang cantik seperti kamu.&#8221; Sersan tadi menimpali, &#8220;Betul sekali, dia bener-bener kualitas nomer satu!&#8221; Saya sangat takut mendengar nada bicara mereka, begitu juga Vira yang terus-menerus ditatap oleh mereka berdua.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka lalu membuka sel Vira dan masuk ke dalam. &#8220;Sekarang denger gadis manis, kalau kamu berkelakuan baik, kita akan lepasin kamu dan pacar kamu itu. Mengerti!&#8221; Sersan tadi langsung memegangi kedua tangan Vira sementara Polantas menarik kaos yang dikenakan Vira ke atas. Dalam sekejap seluruh pakaian Vira berhasil dilucuti tanpa perlawanan berarti dari Vira yang terus dipegangi oleh Sersan. &#8220;Wow, lihat dadanya.&#8221; Vira terus meronta-ronta tanpa hasil, sementara Sersan yang tampaknya sudah bosan dengan perlawanan Vira, melemparkan tubuh Vira hingga jatuh telentang ke atas ranjang besi yang ada di sel Vira. Dan dengan cepat diambilnya borgol dan diborgolnya tangan Vira ke rangka di atas kepala Vira.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian mereka dengan leluasa menggerayangi tubuh Vira. Mereka meremas-remas dan menarik buah dada Vira, kemudian memilin-milin puting susunya sehingga sekarang buah dada Vira mengeras dan puting susunya mengacung ke atas. Kadang mereka mengigit puting susu Vira, sedangkan Vira hanya bisa meronta dan menjerit tak berdaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya berdiri di dalam sel di seberang Vira tak berdaya untuk menolong Vira yang sedang dikerubuti oleh dua orang itu. Kedua polisi itu lalu melepaskan pakaian mereka dan terlihat jelas kedua batang kemaluan mereka sudah keras dan tegang dan siap untuk memperkosa Vira. Polantas mempunyai batang kemaluan paling tidak sekitar 25 senti, dan Sersan mempunyai batang kemaluan yang lebih besar dan panjang. Vira menjerit-jerit minta agar mereka berhenti, tapi kedua polisi itu tetap mendekatinya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Lebih baik kamu tutup mulut kamu atau kita berdua bisa bikin ini lebih menyakitkan daripada yang kamu kira.&#8221; kata Polantas.&#8221;Sekarang mendingan kamu siap-siap buat muasin kita dengan badan kamu yang bagus itu!&#8221;"Dia pasti sempit sekali&#8221;, kata Sersan sambil memasukan jari-jarinya ke lubang kemaluan Vira.Ia menggerakkan jarinya keluar masuk, membuat Vira menggelinjang kesakitan dan berusaha melepaskan diri.&#8221;Betul kan, masih sempit sekali.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian Polantas tadi naik ke atas ranjang di antara kedua kaki Vira. Kemudian mereka membuka kaki Vira lebar-lebar dan Polantas memasukkan batang kemaluannya ke dalam lubang senggama Vira. Vira mengeluarkan jeritan yang keras sekali, ketika perlahan batang kemaluan Polantas membuka bibir kemaluan, dan masuk senti demi senti tanpa berhenti. Kadang ia menarik sedikit batang kemaluannya untuk kemudian didorongnya lebih dalam lagi ke lubang kemaluan Vira.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, Sersan naik dan mendekati wajah Vira, mengelus-elus wajah Vira dengan batang kemaluannya. Mulai dari dahi, pipi kemudian turun ke bibir. Vira menggeleng-gelengkan kepalanya agar tidak bersentuhan dengan batang kemaluan Sersan yang hitam.&#8221;Ayo dong manis, buka mulut kamu&#8221;, kata Sersan sambil meletakkan batang kemaluannya di bibir Vira.&#8221;Kamu belum pernah ngerasain punya polisi kan?&#8221; Vira tak bergeming.&#8221;Buka!&#8221; bentak Sersan.&#8221;Buka mulut kamu, brengsek!&#8221; Perlahan mulut Vira terbuka sedikit, dan Sersan langsung memasukkan batang kemaluannya ke dalam mulut Vira.</p>
<p style="text-align: justify;">Mulut Vira terbuka hingga sekitar 6 senti agar semua batang kemaluan Sersan bisa masuk ke dalam mulutnya. Batang kemaluan Sersan mulai bergerak keluar masuk di mulut Vira, saya melihat tidak semua batang kemaluan Sersan dapat masuk ke mulut Vira, batang kemaluan Sersan terlalu panjang dan besar untuk bisa masuk seluruhnya dalam mulut Vira. Ketika Sersan menarik batang kemaluannya terlihat ada cairan yang keluar dari batang kemaluannya. Julurin lidah kamu!&#8221; Vira membuka mulutnya dan mengeluarkan lidahnya. Sersan kemudian memegang batang kemaluannya dan mengusapkan kepala batang kemaluannya ke lidah Vira, membuat cairan kental yang keluar tadi menempel ke lidah Vira.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;San, dia nggak mungkin bisa masukin punya Sersan ke mulutnya, biar saya coba. Gantian!&#8221; Mereka kemudian bertukar tempat, Sersan sekarang ada di antara kaki Vira dan Polantas berjongkok di dekat wajah Vira. Sersan mulai mendorong batang kemaluannya masuk ke liang senggama Vira. Terlihat sekali dengan susah payah batang kemaluan Sersan yang besar itu membuka bibir kemaluan Vira yang masih sempit. Polantas, mengacungkan batang kemaluannya ke mulut Vira. &#8220;Kamu mungkin nggak bisa masukin punya Sersan ke mulut kamu, tapi kamu musti ngerasain punya saya ini, seluruhnya.&#8221; Dengan kasar ia mendorong batang kemaluannya masuk ke mulut Vira, sampai akhirnya batang kemaluan itu masuk seluruhnya hingga sekarang testis Polantas berada di wajah Vira. Ia kemudian menarik batang kemaluannya sebentar untuk kemudian didorongnya kembali masuk ke tenggorokan Vira. Setelah lima kali, keluar masuk, Polantas sudah tidak bisa lagi menahan orgasmenya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya keluuarrhh. Aaahhh!&#8221; Ia tidak menarik batang kemaluannya keluar dari mulut Vira, batang kemaluannya tampak bergetar berejakulasi di tenggorokan Vira, menyemprotkan sperma masuk ke tenggorokannya. Saya mendengar Vira berusaha menjerit, ketika sperma Sersan mengalir masuk ke perutnya. Terlihat sekali Sersan yang sedang mencapai puncak kenikmatan tidak menyadari Vira meronta-ronta berusaha mencari udara.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Iyya&#8230; yaah! Telleeen semuaa! Aaahhh&#8230; aahhh&#8230; nikhmaattt!&#8221;Ketika selesai ia menarik keluar batang kemaluannya dan Vira langsung megap-megap menghirup udara, dan terbatuk-batuk mengeluarkan sperma yang lengket dan berwarna putih. Vira berusaha meludahkan sperma yang masih ada di mulutnya. Polantas tertawa melihat Vira terbatuk-batuk, &#8220;Kenapa? Nggak suka rasanya? Tenang aja, besok pagi, kamu pasti sudah terbiasa sama itu!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Sersan yang masih mengerjai kemaluan Vira sekarang malah memegang pinggul Vira dan membalik tubuh Vira. Vira dengan tubuh berkeringat dan sperma yang menempel di wajahnya tersadar apa yang akan dilakukan Sersan pada dirinya, ketika dirasanya batang kemaluan Sersan mulai menempel di lubang anusnya.&#8221;Jangan Pak, jangan! Ampun Pak, ampun, jangan&#8230;&#8221;"Aaahkk! Jangaaan!&#8221;Vira menjerit-jerit ketika kepala batang kemaluan Sersan berhasil memaksa masuk ke liang anusnya. Wajah Vira pucat merasakan sakit yang amat sangat ketika batang kemaluan Sersan mendorong masuk ke liang anusnya yang kecil. Sersan mendengus-dengus berusaha memasukkan batang kemaluannya ke dalam anus Vira. Perlahan, senti demi senti batang kemaluan itu tenggelam masuk ke anus Vira. Vira terus menjerit-jerit minta ampun ketika perlahan batang kemaluan Sersan masuk seluruhnya ke anusnya. Akhirnya ketika seluruh batang kemaluan Sersan masuk, Vira hanya bisa merintih dan mengerang kesakitan merasakan benda besar yang sekarang masuk ke dalam anusnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sersan beristirahat sejenak, sebelum mulai bergerak keluar masuk. Kembali Vira menjerit-jerit. Sersan terus bergerak tanpa belas kasihan. Batang kemaluannya bergerak keluar masuk dengan cepat, membuat testisnya menampar-nampar pantat Vira. Sersan tidak peduli mendengar Vira berteriak kesakitan dan menjerit minta ampun ketika sodomi itu berlangsung. Saya melihat berulang kali batang kemaluan Sersan keluar masuk anus Vira tanpa henti. Akhirnya Sersan mencapai orgasme ia menarik batang kemaluannya dan sperma menyemprot keluar menyembur ke punggung Vira, kemudian menyembur ke pantat Vira dan mengalir turun ke pahanya, dan terakhir Sersan kembali memasukkan batang kemaluannya ke anus Vira lagi dan menyemprotkan sisa-sisa spermanya ke dalam anus Vira. Sersan kemudian melepaskan pegangannya dari pinggul Vira dan berdua dengan Polantas mereka keluar dari sel dan menguncinya. Saya masih dapat mendengar Sersan berkata pada Polantas, &#8220;Pantat paling hebat yang pernah ada. Dia bener-bener sempit!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Dini hari, ketika Vira kelelahan menangis dan merintih, mereka berdua dengan langkah sempoyongan dan dengan botol bir di tangan masuk kembali ke dalam sel Vira. Mereka menendang tubuh Vira agar terbangun dan mereka mulai memperkosanya lagi. Sekarang Polantas menyodomi Vira sementara Sersan berbaring di bawah Vira dan memasukkan batang kemaluannya ke dalam kemaluan Vira. Kemudian mereka berganti posisi. Mereka juga menyiksa Vira dengan memasukkan botol bir ke dalam liang kemaluan dan anusnya sementara batang kemaluan mereka dimasukkan ke mulut Vira. Mereka terus berganti posisi dan Vira terus menerus menjerit dan menjerit hingga akhirnya ia kelelahan dan tak sadarkan diri. Melihat itu polisi-polisi tersebut hanya tertawa terbahak-bahak meninggalkan tubuh Vira yang memar-memar dan belepotan sperma dan bir.</p>
<p style="text-align: justify;">Keesokan paginya, Sersan masuk dan membuka sel kami.&#8221;Kalian boleh pergi.&#8221;Saya membantu Vira mengenakan pakaiannya. Tubuhnya lemah lunglai berbau bir dan sperma-sperma kering masih menempel di tubuhnya. Kami pergi dari kantor polisi itu dan akhirnya sampai ke rumah Vira. Kemudian saya membersihkan tubuh Vira dan menidurkannya. Ketika saya tinggal, saya mendengar ia merintih, &#8220;Jangan Pak, ampun Pak, sakit&#8230; ampuunn&#8230; sakiiit&#8230;&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TAMAT</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/kekasihku-diperkosa-polisi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lily Gadis Bandung Berjilbab ini Ternyata Doyan Pejuh!</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/lily-gadis-bandung-berjilbab-ini-ternyata-doyan-pejuh/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/lily-gadis-bandung-berjilbab-ini-ternyata-doyan-pejuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 13:15:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amoy]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[amoy]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[cumshot]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[lily]]></category>
		<category><![CDATA[pejuh]]></category>
		<category><![CDATA[sperma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=3274</guid>
		<description><![CDATA[Walahhh no komen deh hari gini emang susah dapat cewek yang masih baik ckckck&#8230; tapi pada doyan juga kan? doyan kok pake protes udahlah nikmatin aja si lily mesum..]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Walahhh no komen deh hari gini emang susah dapat cewek yang masih baik ckckck&#8230; tapi pada doyan juga kan? doyan kok pake protes udahlah nikmatin aja si lily mesum..</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3275" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-1" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-1-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3276" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-2" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-2-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3277" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-3" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-3-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3278" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-4" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><span id="more-3274"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3279" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-5" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-5-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3280" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-6" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3281" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-7" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-7-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3282" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-8" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-8-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3283" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-9" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-9-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3284" title="lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-10" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2012/01/lily-gadis-bandung-doyan-pejuh-10-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/lily-gadis-bandung-berjilbab-ini-ternyata-doyan-pejuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Istri-Istri Pamanku Bagian 4</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/istri-istri-pamanku-bagian-4/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/istri-istri-pamanku-bagian-4/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 22:42:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Paruh baya]]></category>
		<category><![CDATA[Sedarah]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[cuki]]></category>
		<category><![CDATA[erotis]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[ml]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[sensual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=3214</guid>
		<description><![CDATA[Kebisuan kembali menyelimuti kami berdua. Ruangan asri rumah Bi Laha itu terasa semakin luas dan mencekam dengan kesunyian itu. Suara jangkrik dan kodok sawah terdengar saut menyaut. Sesekali terdengar suara angkutan pedesaan melewati jalan raya. Juga suara delman dan motor melintas. Ahh, desa yang tenang dan damai. Tempat yang sangat sempurna untuk berlibur dan bermalas-malasan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kebisuan kembali menyelimuti kami berdua. Ruangan asri rumah Bi Laha itu terasa semakin luas dan mencekam dengan kesunyian itu. Suara jangkrik dan kodok sawah terdengar saut menyaut. Sesekali terdengar suara angkutan pedesaan melewati jalan raya. Juga suara delman dan motor melintas. Ahh, desa yang tenang dan damai. Tempat yang sangat sempurna untuk berlibur dan bermalas-malasan. Tapi tidak dengan kebisuan seperti ini. Aku menguap seraya melihat arloji. Sudah 20 menit lebih kami tak berkata-kata. Dan Mang Iyus belum juga datang. Isterinya sudah terlihat gelisah sambil terus-terusan memandang jam dinding. &#8220;Nggak biasanya Mang Iyus begini..&#8221; suaranya terdengar lirih.</p>
<p style="text-align: justify;">Kriiing&#8230; Kami berdua terlonjak karena kaget. Telepon sialan, makiku dalam hati.(&#8220;Telepon keparat!&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">Bi Laha bergegas mengangkatnya. Tampaknya Mang Iyus lagi yang menelepon. Mereka terlibat pembicaraan sejenak.&#8221;Lo bapak ini gimana sih? Kita kan sudah siap dari tadi..&#8221; Terdengar suara Bi Laha meninggi.&#8221;Iyaa saya ngerti.. tapi apa segitu mendesaknya sampai bapak musti batalin janji makan malam dan nginep disana??&#8221; O.. Oo.. naga-naganya aku bisa menebak kemana arah pembicaraan ini.&#8221;Apa? Cuma gara-gara ibunya pusing-pusing bapak harus nganter ke dokter? Apa perempuan itu ngga bisa anter sendiri? Dengar Pak, saya juga punya hak sebagai isteri pertama. Hari ini semestinya adalah hak saya. Bilang sama perempuan itu, kalau mau jadi isteri kedua harus berani tanggung konsekuensi.. kalau bukan harinya, jangan minta-minta antar ke dokter!&#8221; Braak! Bi Laha membanting gagang telepon seraya menghempaskan tubuhnya ke sofa. Ia menutup muka dengan kedua tangannya.</p>
<p style="text-align: justify;">(&#8220;Suami egois! Tak adil! Aku benar-benar merasa seperti keranjang sampah. Sesak di dadaku semakin menggunung dan menggunung, lalu mendesak keluar. Air mataku mulai mengalir. Tiba-tiba aku terkesiap. Belum pernah aku membentak-bentak suamiku sebelumnya. Belum pernah aku mengahiri pertengkaran dengan bantingan telepon. Belum pernah aku seberani ini. Lalu, bayang-bayang pergumulanku dengan Rafi melintas. Karena itukah aku jadi berani?&#8221;)<br />
<span id="more-3214"></span><br />
Aku memberanikan diri melirik ke arah Bi Laha. Perempuan itu tengah duduk sambil menutup muka di sofa. Shit! Kenapa liburanku harus diwarnai hal-hal seperti ini? Kenapa pula aku memilih tempat ini sebagai tempat berliburku? Aku menghela nafas. Ingin rasanya aku mendekati wanita yang tengah bersedih itu dan menghiburnya. Tapi saat itu, aku benar-benar tak tau harus berbuat apa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kriiing.. Setan! Sekali lagi ia mengejutkanku, akan kulempar ke tong sampah. Telepon itu berdering berkali-kali namun Bi Laha tak juga beranjak mengangkatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Bibi ingin saya yang mengangkatnya?&#8221; Aku menawarkan diri. Bi Laha mengangkat mukanya. Matanya merah dan basah oleh air mata. Ia tersenyum kecil, dan menggeleng. &#8220;Ngga usah Fi.. kamu baik sekali.. biar bibi yang angkat..&#8221; Kasihan benar bibiku yang cantik ini. Andai aku dapat menghiburmu. Telepon itu ternyata dari Mang Iyus lagi. Mereka lagi-lagi terlibat pertengkaran soal hak isteri pertama dan kedua. Bi Laha juga tanpa tedeng aling-aling menuduh Mang Iyus telah melalaikan kewajibannya untuk memenuhi haknya sebagai isteri pertama. Aku membuka pintu depan dan duduk di teras agar tidak mendengarkan pertengkaran itu. Tapi sia-sia, karena di daerah yang sepi seperti Cilimus, orang bisa mendengar suara lebih dari 50 meter. Aku memenuhi paru-paruku dengan udara malam yang segar. aahh.. aku tersenyum sendiri mengingat pengalamannya hari ini. Adakah kesempatan seperti itu akan terulang lagi?</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya nggak peduli. Bapak nggak pulang selama sebulan juga saya nggak peduli. Sekarang saya akan kunci rumah, dan pergi tidur. Saya ngga mau liat mukamu malam ini!&#8221; Braak! Lagi-lagi Bi Laha mengakhiri pembicaraannya dengan acara banting telepon. Diam-diam aku kagum pada bibiku ini. Sehari-hari ia tampak begitu lincah dan ramah. Bertolak belakang dengan apa yang baru saja kulihat. Ia bagai seekor singa betina yang mengaum menggetarkan sukma. Aku menghela nafas, lalu masuk kembali dan mengunci pintu. Terlihat Bi Laha masih terduduk di sofa besar dekat meja telepon. Ia kini bersandar sambil menutupi matanya dengan tangan kanan. Tangan kirinya memegang tisu yang sesekali digunakan untuk menghapus air mata yang mengalir deras di pipinya. Dengan hati-hati aku duduk di sampingnya. Walau sempat ragu, kujulurkan tanganku memeluk pundaknya. &#8220;Mau berbagi cerita dengan saya Bi..? Mudah-mudahan bisa mengurangi beban Bibi.&#8221; Bisikku dengan lembut. Tiba-tiba isteri pamanku ini menjatuhkan kepalanya ke dadaku dan menangis tersenguk-senguk.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Bibi sangat setia pada pamanmu Fi.. bibi banyak berkorban untuknya.. tapi kenapa sekarang bibi disia-siakan&#8230;&#8221; Lalu ia menceritakan bagaimana ia membantu Mang Iyus membangun usahanya. Ia juga bercerita bahwa tanah rumah ini adalah pemberian orang tua Bi Laha. Ia juga bercerita suatu ketika Mang Iyus ditipu orang sehingga harus menjual sebagian hartanya. Bi Laha menjual seluruh perhiasannya untuk menolong suaminya itu. Dan begitu banyak cerita lainnya yang menyimpulkan betapa tegarnya perempuan ini. Ia pun tetap tegar ketika harus menerima kenyataan untuk dimadu. Kami terdiam beberapa saat. Tangan kananku memeluk pundaknya dan tangan kiriku membelai lembut rambutnya. Tangan kanan Bi Laha memeluk leherku sementara kepalanya masih terus bersandar di dadaku.</p>
<p style="text-align: justify;">(&#8220;Pemuda ini sungguh penuh perhatian. Kelembutannya melebihi lelaki manapun yang pernah kukenal. Hanya beberap menit, dan ia sanggup mengurangi kesal di hatiku.&#8221; Perempuan itu mendongak memandang wajah keponakannya. &#8220;Rafi, sorot matamu sungguh sejuk. Bibi benar-benar merasa aman di dalam pelukanmu.&#8221; Harum nafas pemuda itu terasa begitu dekat dengan bibirnya. Tiba-tiba Laha merasa sangat sayang padanya. Ia seakan telah mengenal lelaki itu sangat lama.)</p>
<p style="text-align: justify;">Tangan kanan Bi Laha membelai pipi kiriku dengan kasih sayang, lalu ia mengecup pipi kananku lembut. &#8220;Terima kasih Fi.. terimakasih untuk menemani di saat bibi butuh seseorang..&#8221; Aku tersenyum. &#8220;Saya senang bisa membantu bibi.. Saya sayang pada bibi..&#8221; ujarku tulus. Kata-kataku itu membuat bibiku terharu. Kembali ia menyenderkan kepalanya seraya memeluk leherku dengan lebih erat. Aku pun hanyut oleh rasa kasih sayang yang menyelimuti hati kami. Dengan penuh ketulusan aku mencium kening Bi Laha lamaa sekali. Lalu kukecup pipinya yang terasa basah oleh air matanya. Bi Laha mendongakkan kepalanya memandangku dengan senyuman sayang. Hidung mancungnya dekat sekali dengan hidungku. Kami berdua bisa menghirup wangi nafas masing-masing. Mata kami saling beradu pandang. Oh, alangkah indahnya matamu bi&#8230; alangkah cantiknya wajahmu&#8230; kalau kau bukan isteri pamanku, aku pasti jatuh cinta padamu. Tak peduli kau 12 tahun lebih tua dariku.</p>
<p style="text-align: justify;">(&#8220;Ohh.. Rafi.. bibi benar-benar takluk melihat matamu. Seakan ada magnet yang membuat orang lain tertarik untuk terus memandangi.. Sayang bibi lahir terlalu cepat 12 tahun. Kalau tidak, kita pasti sebaya, dan kita pasti cocok satu sama lain dan akulah yang akan memuaskan malam-malam dinginmu dan aku juga yang pasti menjadi perempuan pertama yang menyedot dan menghisap.&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">Aku menempelkan bibirku di atas bibir Bi Laha. Perempuan itu tanpa ragu menyambut ciuman lembutku. Ciuman ini terasa berbeda dari ciuman-ciuman sebelumnya. Ciuman kali ini lebih merupakan pernyataan kasih sayang dibanding sekedar nafsu.</p>
<p style="text-align: justify;">(&#8220;Sayangku, alangkah hangatnya bibirmu. Peluklah aku lebih erat lagi. Leburlah tubuhku dengan ragamu. Malam ini aku bukanlah isteri pamanmu. Malam ini aku adalah kekasihmu. Kali ini, kamu tak perlu lagi memperkosaku. Kamu boleh menggumuli tubuhku sepuasmu. Kamu boleh memasukkan penismu sepuas-puasnya. Oh, belum lebih dari satu jam, aku sudah amat rindu pada penismu itu.&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">Entah siapa yang memulai tahu-tahu bibir kami sudah saling memagut. Lidah Bi Laha mencoba menerobos masuk ke mulutku. Beberapa kali lidahnya bertumbukan dengan lidahku yang juga berupaya untuk menjelajahi lorong mulutnya. &#8220;Emmh.. mmh..&#8221; Perempuan itu mengerang ketika lidahku berhasil melesak masuk mulutnya dan dengan cepat mulai menjelajahi langit-langitnya. Kedua tanganku kini memegang pipinya sehingga aku dapat mengontrol pagutan bibir dan lidahku. Lalu Bi Laha mencengkram tangan kiriku dan membimbingnya ke bawah melalui leher, pundak, terus ke dadanya yang busung. Aku mulai tak percaya dengan respon isteri pamanku itu. Belum genap satu jam yang lalu, perempuan itu masih meronta-ronta menolak remasan dan rabaanku. Tapi sekarang, bibiku tanpa malu-malu membawa tanganku ke dadanya. Kuselipkan tanganku ke balik kebayanya sehingga terpegang bukit daging yang masih dilapisi oleh beha. Lalu, kuselipkan telapak tanganku ke balik behanya yang elastis itu sehingga dengan mudah kukeluarkan buah dada kanan Bi Laha dari cup behanya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Emmh..&#8221; perempuan itu menggelinjang ketika dengan gemas kuremas-remas buah dada montok berwarna putih itu. Remasanku membuat bentuk daging kenyal itu berubah-ubah dari bundar ke lonjong, bundar-lonjong, bundar-lonjong. Lalu, jempol dan telunjukku mulai memilin-milin puting berwarna coklat tua itu. &#8220;Yang keras Fi.. yang kerass.. Ahh..&#8221; Bi Laha mendesah seraya menyodorkan dadanya sehingga telapak tanganku semakin dipenuhi oleh gumpalan bukit kenyalnya. Dan tubuhnya semakin menggelinjang ketika kuciumi jenjang lehernya yang putih mulus bagai pualam. Desahannya nyaris menjadi jeritan ketika puting yang telah berubah menjadi keras dan panjang itu kupijit dan kutarik. &#8220;aahh.. gila, tarik lagi Fi.. tarik lagiiih.. yang keraass&#8230; euuhh.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">(&#8220;Saat ini puting buah dadaku terasa seperti tombol listrik yang mengalirkan gelombang kenikmatan keseluruh tubuh setiap kali dipelintir oleh tangan pemuda ini. Remasan-remasan di daging buah dadaku menunjukkan kombinasi gelora birahi muda dengan luapan kasih sayang. Sesekali kasar menyakitkan, namun lebih sering lembut menghanyutkan. Malam ini, aku merasa seperti orang yang terbebas dari kamar gelap, pengap dan terkunci. Paru-paruku terasa penuh oleh udara sejuk kebebasan. Baru kali ini aku merasa kedudukanku diatas suamiku. Perasaan itu timbul karena aku berani mengambil keputusan untuk tak mempedulikannya. Kini, aku hanya akan peduli pada diriku sendiri. Dan malam ini, aku hanya akan peduli pada nafsu birahiku.&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">Bi Laha menghentikan pagutannya di bibirku. Ia menjauhkan tanganku dari buah dadanya, lalu berdiri. Seraya tersenyum dan memandang mataku dengan pandangan penuh birahi, perempuan itu membuka kancing kebayanya satu per satu. Lalu ia membuka kebayanya, menggerakkan pundak, dan seketika itu juga kain kebaya pink itu jatuh ke lantai melingkari telapak kakinya. Jantungku makin berdegup kencang melihat tubuh mulus isteri pamanku yang berdiri setengah telanjang di hadapanku. Dengan sigap, tangannya membuka stagennya, dan tak sampai satu menit, kain jarik itupun terjatuh menimbun kakinya yang masih mengenakan sepatu hak tinggi. Maka, tubuh sintal itu kini hanya dibalut beha dan celana dalam saja. Mataku tekejap-kejap tak percaya melihat pemandangan di hadapanku. Bi Laha mengenakan beha berbentuk bikini yang hanya menutupi sebagian kecil ujung buah dadanya. Tali pundak dan punggungnya tampak tak lebih dari seutas tali kecil. Celana dalamnya yang berwarna putih juga berbentuk bikini pantai yang hanya menutupi daerah selangkangan dan pantat yang dihubungkan oleh seutas tali melintasi pinggul kiri dan kanannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di bagian selangkangan, gumpalan bulu keriting nampak menerawang di balik celana dalam tipis dari bahan nilon itu. Wow.. tak pernah kubayangkan di balik kain kebaya isteri pamanku ini tersembunyi beha dan celana dalam yang desainnya sangat merangsang!!&#8221;Kamu suka modelnya Fi?&#8221; Bi Laha tersenyum memandang wajahku yang melongo terpesona. Kedua ibu jarinya mengait pada tali BH di depan dada. Pelan-pelan jempolnya menarik tali itu sehingga penutup buah dadanya bergeser ke atas. &#8220;Su.. suka sekali bi..&#8221; Aku menahan nafas melihat puting coklatnya sedikit demi sedikit terlihat. Tanganku dengan cepat membuka T-Shirt ku. Lalu, kuturunkan ritsluiting celana jeans-ku dan meloloskannya melalui kedua kaki. Tubuh atletisku kini hanya dibalut celana Calvin Klein merah tua. Dan celana itu tak mampu menutupi bola besarku yang diselimuti bulu-bulu keriting yang lebat. Batang penisku yang sudah tegak itu tampak menonjol di celana berbahan elastis itu. Mata Bi Laha berkejap-kejap memandangi bongkahan daging di selangkanganku itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu dengan gerakan cepat, Bi Laha menyentakkan tali behanya sehingga kedua buah melon montok itu melejit keluar dari cup-nya dan bergayut menantang untuk dijamah. &#8220;Kamu tega membiarkan bibi kedinginan Fi..?&#8221; Katanya sambil membuang behanya ke sofa. Tak tahan dengan godaan perempuan berusia 35 tahun yang sangat mengundang itu, aku meloncat dari dudukku dan menubruk tubuh sintal telanjang yang cuma ditutupi celana dalam tipis itu. Tanganku memeluk erat pinggangnya dan Bi Laha menyambut dengan pelukan yang tak kalah erat di leherku. Dadaku terasa sesak digencet oleh kedua buah dadanya yang montok. Lalu sambil berdiri, kami saling memagut, menggigit, dan menjilat dengan buas. Jemari lentik perempuan itu membelai-belai rambut belakangku dan meremas punggungku. Tanganku bergerak ke bawah menelusuri punggungnya yang putih bak pualam itu sebelum menyelinap masuk ke dalam celana dalam nilonnya. Lalu dengan penuh nafsu kuremas dengan keras kedua buah pantatnya. &#8220;Emmhh..&#8221; Bi Laha mengerang keras sambil terus menyedot lidahku.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama beberapa saat pantat bulat Bi Laha habis kuremas-remas membuat perempuan itu menggeliat-geliat keras sehingga buah dadanya menggesek-gesek dan menggencet dadaku.(&#8220;Oohh gila remasannya.. belum pernah suamiku menggunakan pantatku sebagai obyek seks-nya.. tapi pemuda ini.. aku betul-betul dibuat gila.. ingin rasanya aku berteriak-teriak liar dan menggeliat-geliat histeris untuk menyemburkan bara gelora yang sudah sedemikian lama terpendam. Dan, tanpa sadar aku sudah melakukannya. Aku mulai menggelat-geliat liar! Ooohh nikmatnya menggesek-gesekkan putingku ke dadanya yang bidang. Nikmatnya menggesek-gesekkan selangkanganku ke bongkahan daging di selangkangannya. Tunggu! Bongkahan itu! Bongkahan itulah yang saat ini amat sangat kurindukan.Laha melepaskan pelukannya dari leher Rafi, lalu menempelkannya di dada bidang pemuda itu.Uuuhh.. Rafi sayang, dadamu begitu kokohnya.. tak heran aku merasa begitu nyaman menyandarkan kepalaku disana. Ayo sayang, sekarang menggeliatlah.. biar kumainkan putingmu dengan jemariku. Yah, mengeranglah.. kamu keenakan kan? Auw!! Jangan cubit pantatku!&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Nakal!&#8221; Bi Laha balas mencubit putingku. Aku meringis. &#8220;Habis saya nggak tahan waktu bibi memainkan puting saya.. gelii..&#8221;"Hmm&#8221; Bi Laha tersenyum nakal sambil menurunkan kedua tangannya ke arah perutku. &#8220;Geli mana dengan ini Fi?&#8221; Dengan cepat perempuan itu memasukkan tangannya ke celana dalamku dan, &#8220;Oaahh&#8221;, dalam sekejap penisku sudah berada dalam genggamannya.</p>
<p style="text-align: justify;">(&#8220;Pantas saja benda ini nyaris mengoyak vaginaku. Gila, diameternya! Kurasakan jempolku sampai tak bisa bertemu dengan jemariku yang lain! Dan kekenyalannya&#8230; ooohh.. sangat menggemaskan. Sangat menggoda untuk.. untuk&#8230; dikulum! Oh, haruskah aku menunggu sampai lelaki ini meminta?&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">Bersambung&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/istri-istri-pamanku-bagian-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Binalnya Tante Ida</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/binalnya-tante-ida/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/binalnya-tante-ida/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 20:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Paruh baya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerkosaan]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Tante Girang]]></category>
		<category><![CDATA[bercinta]]></category>
		<category><![CDATA[binal]]></category>
		<category><![CDATA[bokep]]></category>
		<category><![CDATA[cuki]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[ml]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[tante ida]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=3177</guid>
		<description><![CDATA[Aku sedang berlibur di kota Bandung, nginap dirumah Om ku adik mama yang paling kecil. Mereka memang 7 bersaudara dan mamaku yang paling tua, aku saat itu berumur 20 tahun dan omku berumur 35 tahun. Istri om ku, tante Ida berumur 27 tahun, orangnya sangat cantik dan mempunyai tubuh yang mungil tapi padat. Pantatnya bebar-benar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Aku sedang berlibur di kota Bandung, nginap dirumah Om ku adik mama yang paling kecil. Mereka memang 7 bersaudara dan mamaku yang paling tua, aku saat itu berumur 20 tahun dan omku berumur 35 tahun. Istri om ku, tante Ida berumur 27 tahun, orangnya sangat cantik dan mempunyai tubuh yang mungil tapi padat. Pantatnya bebar-benar montok dengan pinggang yang ramping dan perut yang datar, maklum mereka belum mempunyai anak, biarpun sudah kawin hampir 3 tahun. Akan tetapi tante Ida yang cantik itu, orangnya sangat judes, dia tidak memandang mata keluargaku, maklum kami hanya biasa-biasa saja, sedangkan tante Ida datang dari keluarga yang sangat kaya di kota Surabaya, dia hanya 2 bersaudara dan Ida adik perempuannya yang berumur 22 tahun, masih kuliah di ITB dan tinggal dirumah om dan tante Ida di Bandung. Selama aku berada dirumah om ku ini, hampir setiap hari tante Ida mengomel saja, karena dia memang sangat benci kalau aku menginap dirumah mereka. Disamping aku memang termasuk anak yang bandel, biarpun secara postur tubuh, aku sudah kelihatan sangat dewasa, karena tinggi badanku 175 cm dengan tubuh yang berotot, tante Ida curiga saja dan menganggap aku sering menerima duit dari om ku, pada hal sangat jarang om ku memberi aku duit.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat ini aku nginap di rumah mereka, sebenarnya hanya terpaksa saja, karena aku sedang berlibur di Bandung dan ibuku memberitahukan kepada om ku yang memaksa aku tinggal dirumahnya. Hari ini entah mengapa aku merasa suntuk banget sendirian, kemarin sore sebelum om ku pulang dari kantor, tante Ida marah-marah dan menunjukan muka cemberut terhadap saya. Saat itu rumah berada dalam keadaan sepi, om sudah pergi kekantor, Mbak Ani adik tante Ida sedang pergi kuliah, Bik Suti lagi pergi ke pasar, dan tante Ida katanya mau pergi ke arisan. Tadi sebelum pergi dengan nada yang setengah membentak, tante Ida menyuruh saya menjaga rumah. &#8220;Dari pada BT sendiri, mending nonton BF aja di kamar,&#8221; pikirku. TV mulai kunyalakan, kuambil CD porno yang kemarin kupinjam ditempat persewahan dekat rumah, adegan-adegan panas nampak di layar. Mendengar desahan-desahan artis BF yang cantik dan bahenol tersebut membuat aku terangsang. Dengan lincahnya tanganku melucuti celana beserta CD-ku sendiri. Burungku yang sedari tadi tegak mengacung kukocok perlahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Film yang kutonton itu cukup panas, sehingga aku menjadi semakin bergairah. Kutanggalkan pakaian yang masih melekat, akhirnya tubuhku tanpa ada penutup sekalipun. Kocokan tanganku semakin cepat seiring dengan makin panasnya adegan yang kutonton. Kurasakan ada getaran dalam kontolku yang ingin meyeruak keluar. Aku mau orgasme, tiba-tiba… &#8220;Anton.. apa yang kamu lakukan!!&#8221; teriak sebuah suara yang aku kenal. &#8220;Ooooohh… Tante…?!&#8221; aku kaget setengah mati dan sangat bingung sekali saat itu. Tak kusangka tante Ida yang katanya mau pergi arisan bisa kembali secepat itu. Tanpa sadar aku bangkit berdiri dan kudekati tante Ida yang cantik tapi judes itu, yang masih berdiri dalam keadaan kaget dengan mata membelalak melihat keadaanku yang telanjang bulat dengan kontolku yang panjang dan besar dalam keadaan tegang itu. Tiba-tiba entah setan mana yang mendorongku, secara refleks saja aku menyergap dan mendekap tubuh tante Ida yang mungil padat itu. Badannya yang mungil dan tingginya yang hanya sampai sebahu dari ku, ku bekap dengan kuat dan kutarik agak keatas, sehingga tante Ida hanya berdiri dengan ujung jari kakinya saja dengan kepala agak tertengadah keatas, karena kaget. Dengan cepat kucium dan kulumat bibir tipisnya yang seksi.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Eeeehhhh… ppppffffff…!!! badan tante Ida seketika mengejang dan agak menggeliat menerima perlakuan yang tidak pernah dia sangka akan berani aku lakukan itu dan sesaat kemudian dia mulai memberontak dengan hebat, sehingga ciumanku terlepas….<br />
<span id="more-3177"></span><br />
&#8220;Anton.. jangan kurang ajar.. berani benar kau ini.. ingat, Toonnn.. Aku ini istri om mu…!!! Cepat lepas… nanti kulaporkan kau ke om mu…&#8221; teriak tante Ida dengan suara garang mencoba mengancamku. Aku tak lagi peduli, salah tante Ida sendiri sih, orang mau orgasme kok diganggu. Dengan buasnya aku jilat belakang telinga dan tengkuknya, kedua payudaranya yang biarpun tidak terlalu besar, tapi padat itu langsung kuramas-ramas dengan buas, sampai tante Ida menjerit-jerit. Disamping nafsuku yang memang sudah menggila itu, ada juga rasa ingin balas dendam dan mau mengajar adat padanya atas perlakuan dan pandangannya yang sangat menghina padaku. Dia mencoba berteriak, tapi dengan cepat aku segera menciumnya lagi. Ada kali 10 menit aku melakukan hal itu, sementara tante Ida terus meronta-ronta, dan mengancamku serta mencaci maki, entah apa saja yang dikatakannya, aku sudah tidak memperdulikannya lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku terus menyerangnya dengan buas dan mengelus-elus dan meramas-ramas seluruh tubuhnya sambil terus mencium mulutnya dengan rakus. Dia tidak dapat melepaskan diri dari dekapanku, karena memang tubuhku yang tinggi 175 cm dengan badan yang atletis dan berotot, tidak sebanding dengan tubuh tante Ida yang 155 cm dan mungil itu. Akibat seranganku yang bertubi-tubi itu, lama kelamaan kurasakan tidak ada lagi perlawanan dari tante Ida, entah karena dia sudah lelah atau mungkin dia mulai terangsang juga. Merasa sudah tidak ada perlawanan lagi dari tante Ida, kontolku yang panjang dan besar yang sudah sangat tegang itu kugosok-gosok pada perutnya dan kemudian kuraih tangannya yang mungil dan kuelus-elus ke kontolku, tangan mungilnya kugosok-gosok, mengocok kontolku yang mulai mengeras. Tubuhnya terasa mengejang, akan tetapi kedua matanya masih terpejam, dan tidak ada perlawanan darinya. Kemudian ketika dengan perlahan kubuka baju tante Ida, dia dengan lemah masih mencoba menahan tanganku, akan tetapi tanganku yang satu mengunci kedua tangannya dan tanganku yang lain membuka satu demi satu kancing-kancing blusnya, dan perlahan-lahan mempertontonkan keindahan tubuh di balik kain itu. Setelah berhasil membuka blus dan BH-nya, kuturunkan ciumanku menuju ke payudara tante Ida yang padat berisi…</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Tooonnnn… aaammmpuunn… Toonnnnn… iiii.. iiingaaattttt.. Tooonnn..!!!&#8221; Kucium dan kulumat putingnya yang berwarna kecoklatan itu. Terkadang kugigit dan kupuntir putingnya, sementara kusingkap roknya dan jari-jariku mulai mengelus-elus kemaluannya yang masih tertutup CD. &#8220;Iiiiiiiiii…..ooohhhhhhh…..aaaagggghhhhhh……..ssssshhhhhhh……..Toooonnnnn……! !!!!&#8221; akibat perlakuanku itu, kayaknya tante Ida mulai terangsang juga, itu terasa dari tubuhnya yang mengejang kaku dan dengusan nafasnya makin terdengar kuat. Aku makin memperhebat seranganku dan tiba-tiba tubuh tante Ida bergetar dengan kuat dan…….. &#8220;Aaaahhhhhh..Toooonnnn…jaaa..jaaa angaaannn….Tooonnnn……iiii…ngaaaatttt.. Tooo nnn… oooohhhhhhh…………aaaaaggggghhh…aaaaggghhh .aaaaggggggggghhhhh…!!!!!&#8221; akhirnya, disertai tubuhnya yang mengejang dan menggeliat-geliat kuat, serta kedua tangannya mendekap punggung ku….Seerrr.. cairan kewanitaan tante Ida membasahi CD nya sekalian jemariku. Setelah masa orgasmenya berlalu, terasa badan tante Ida melemas terkulai dalam dekapanku dan kedua matanya masih terpejam rapat, entah perasaan apa yang sedang bergelora dalam tubuhnya, puas, malu atau putus asa akibat perlakuanku terhadap nya , sehingga dia mencapai orgasme itu. Tarikan nafasnya masih terengah-engah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kami terdiam sejenak, sementara tubuh tante Ida bersandar lemas dalam dekapanku dengan mata. Jemari lentik tante Ida masih menggenggam kontolku yang masih tegak mengacung. Akhirnya secara perlahan-lahan kepala tante Ida menengadah keatas dan terlihat pandangan matanya yang sayu menatapku, sehingga menambah kecantikan wajahnya dan secara lembut terdengar suaranya… &#8220;Oooohhhh….Toonnnn, apa yang kau perbuat pada tantemu ini…….?????&#8221; &#8220;Eeeehhmmm…maafkan Anton tante….Anton lupa diri….abis tante tadi masuk tiba-tiba selagi Anton akan mencapai klimaks….salah tante sendiri sihhh…….lagi pula…tante amat cantik sihhh…..!!!!!!&#8221; sahutku mencari-cari alasan sekenanya. Sekarang kayaknya tante Ida sudah pasrah dan sambil tanganya masih menggenggam kontolku katanya lagi.. &#8220;Tooonnnn…..punya kamu gede amat yaaaa…????. Punya Om mu nggak sampai segede ini..!!&#8221; &#8220;Aaahhhhh, tante…apa betull…?????!&#8221; memang kontol ku panjangnya 20 cm dan gede juga dengan kepalanya yang bulat besar, apalagi kalau lagi sangat bernafsu begini. Jemari lentik tante Ida yang tadinya hanya menggenggam saja, kini mulai memainkan kontolku dengan manja. Seperti mendapat mainan baru, tangan tante Ida tak mau lepas dari situ.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Taaannnnn…., kok diiiii…..dii…diamin aja, dikocok dong, Taannn…. biar enaaakkk….!!!!&#8221; &#8220;Ton, Ton.. kamu keburu nafsu aja….aaaaggghhh….!!!&#8221;, perlahan-lahan kedua tanganku menekan bahu tante Ida, sehingga tubuh tante Ida berjongkok dan sesaat kemudian kepalanya telah sejajar dengan selangkanganku. Kedua tangannya segera menggenggam kontolku dan kemudian tante Ida mulai menjilati kepala kontolku dengan lidahnya. Bergetar seluruh tubuhku menerima rangsang dari mulut tante Ida. Dijilatnya seluruh batang kemaluanku, mulai dari pangkal sampai ujung. Tak ada bagian yang terlewat dari sapuan lidahnya. Dikocoknya kontolku didalam mulutnya, tapi tak semuanya bisa masuk. Mungkin hanya 3/4 nya saja yang dapat masuk ke mulut tante Ida. Kurasakan dinding tenggorokan tante Ida menyentuh kepala kontolku. Sungguh sensasi sangat luar biasa menjalar ke seluruh tubuhku. Cukup lama juga tante Ida mengulum kontolku. Kurasakan batang kontolku mulai membesar dan makin mengeras. Dari dalam kurasakan ada sesuatu yang memaksa untuk keluar.</p>
<p style="text-align: justify;">Merasa aku akan keluar, tante Ida semakin cepat mengocok batang kemaluanku. &#8220;Taaannnnn..ah..aohh.. taaannn.. Anton mo keluar,…….aaauuugghhhh…..taaannnn..!!!!!!!&#8221; Akhirnya..Croott..croott..croottt.. Hampir sepuluh kali cairan itu menyembur dari ujung kontolku. Diminumnya air maniku dengan, dijilatinya semua, sampai tak ada lagi cairan yang tersisa. Meskipun sudah keluar tetapi kontolku tetap saja masih tegar, meski tak seberapa keras lagi. Melihat itu, tante Ida mencium-cium kepala kontolku dan menjilat-jilatnya hingga bersih. Kemudian kutarik berdiri tubuh tante Ida dan kudorong ke tempat tidur, sehingga tante Ida terlentang diatas tempat tidur. Dengan cepat kulucuti rok sekalian CD nya, sehingga sekarang tante Ida terlentang diatas tempat tidur dengan tubuhnya yang mungil tapi padat itu berada dalam keadaan telanjang bulat. Tante Ida hanya menatap ku dengan pandangan yang sayu dan terlihat pasrah. Aku naik keatas tempat tidur dan kedua kakinya kupentang lebar-lebar dan aku berjongkok diantara kedua pahanya yang terpentang membuka lebar kemaluannya yang telah licin, siap untuk diterobos.</p>
<p style="text-align: justify;">Kupegang batang kontolku dan kugosok-gosok sepanjang bibir kemaluannya, sambil kutekan-tekan pelahan. Merasakan gesekan-gesekan lembut vagina tante Ida, kontolku mulai mengeras kembali. Ku ambil tangan tante Ida dan ku tempatkan pada batang kontolku, segera digengamnya kontolku dan diarahkan ke lubang kemaluannya. Dengan sedikit gerakan menekan, kepala kontolku perlahan-lahan mulai masuk setengah ke lobang kemaluan tante Ida. Terasa lobang kemaluan tante Ida sangat sempit mencengkeram batang kemaluanku. Dinding kemaluan tante membungkus rapat batang kemaluanku, kutekan lagi dan tubuh tante Ida menggeliat… &#8220;Oooooohhhhhh… Toooonnnn… bee.. beeeesaaarrrr aaaaa.. maaaattttt.. pe.. peeelaaan… pee laaan… Tooooonnnnn… ooooohhhhh..!!!!!&#8221; tante Ida merintih perlahan. Secara pelan dan hati-hati aku menekan batang kemaluanku makin dalam… terus… terus…. ooohhhhhh… eeeenna aaak… benaaarrrr… terasa jepitan kuat dinding kemaluan tante Ida yang menjepit rapat batang kemaluanku. Perasaanku terasa melayang-layang dilanda kenikmatan yang tidak terlukisakan ini…..</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Taaaaannnnn……ooohhhhhh…..eeee euuuuunnaaaakkkkkkkk…taannnnn….!!!!&#8221; Dengan kedua paha yang terkangkang lebar-lebar dan kedua tangannya berpegang pada pinggangku, tante Ida memandang ku dengan tatapan sayu, terlihat sangat cantik dan menawan, sehingga aku yang sedang bertumpu diatasnya perasaanku terasa menggila, melihat dan merasakan wanita cantik dan ayu yang berbadan mungil tapi padat ini, terlentang pasrah dibawahku, menerima seluruh perlakuanku. Kugerakan perlahan-lahan pinggulku menekan kebawah, sehingga kontolku  terbenam makin dalam kelobang kemaluannya, dalam….. dalam….. terus…… terus….. daannnn….. ….kemudian……ujung kepala kontolku terasa mentok, karena beberapa kali tubuh tante Ida mengejang ketika aku mencoba menekan lebih kuat, aku kemudian mulai menarik keluar dan selanjutnya memompa keluar masuk. Dengan bersemangat aku mulai menaik-turunkan tubuhku. Gerakan naik-turun yang terkadang diselingi dengan gerakan memutar, sungguh merupakan sensasi yang sangat luar biasa. Apalagi posisi kedua paha tante Ida terkangkang lebar-lebar, membuat tikaman-tikamanku terasa jauh didalam dasar lobang kemaluannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku dapat melihat payudara tante Ida bergerak-gerak keatas kebawah setiap kali aku menekan masuk kontolku dalam-dalam sehingga kedua selangkangan kami berhimpit rapat-rapat. Kemudian kurasakan otot-otot kemaluan tante Ida dengan kuat menyedot kontolku. Semakin lama kurasa semakin kuat saja kemaluan tante Ida menjepit kontolku. Kulihat wajah tante Ida nampak makin memerah menahan orgasme keduanya yang akan melandanya sebentar lagi. &#8220;Aaaaaaddduuuuuhhhhh….Toooonnn.. Aaaagggghhhhhh.. Oouggg.. hhaa..hhaa…Toooonn …taaannnn…teeeee…maaa…. Maaauuuu…keee… keeeeluaraarrrr lagi, Toonnnnn…!!!!!!!.&#8221; Dan….. Seeeeerrrr…..kurasakan cairan hangat membasahi kontolku. Sementara nafsuku sudah sangat memuncak menuntut penyelesaiannya, aku sudah tidak bisa lagi bertindak halus, tanpa banyak bicara, segera saja kupompa pantatku dengan cepat dan gencar, mendapat serangan yang agak kasar dan tiba-tiba itu tante Ida menjerit-jerit kesakitan. Meskipun lobang kemaluan tante Ida telah basah dan licin banget, tapi tetap saja terasa seret untuk ukuran kontolku yang besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak kuhiraukan lagi suara tante Ida yang menjerit-jerit kesakitan, yang ada dipikiranku saat itu adalah aku ingin segera mengakhiri permainan ini dan merasakan nikmat yang akan datang padaku. Kurasakan otot-otot kontolku mulai berdenyut-denyut dengan kerasnya, ada sesuatu yang berusaha untuk keluar dari batang kontolku. Kucoba untuk menahannya selama mungkin agar tidak segera keluar, tapi jepitan dinding kemaluan tante Ida akhirnya meruntuhkan pertahananku. &#8220;Aaaaaauuddddduuhhhh… taaannnnnn… teeeee… oooooohhhhh…..!!!!&#8221; keluhan panjang penuh kenikmatan keluar dari mulut ku disertai dengan …croott.. croott….croooootttt….semburan..maniku menyemprot dengan kuat, mengisi relung-relung terdalam lobang kemaluan tante Ida, kemudian badanku tertelungkup lemas menidih badan mungi tante Ida, sementara kuubiarkan kontolku tetap didalam kemaluan tante Ida untuk merasakan sisa-sisa orgasmeku. Kurasakan kemaluan tante Ida tetap saja berdenyur-denyut, meski tak sekuat tadi. &#8220;Taannnn, terima kasih ya, udah mau temenin Anton main.!!!!&#8221; kataku dengan manja.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kamu, tuh, Ton, kalau lagi nafsu jangan main maksa dong, masak tantemu sendiri kamu perkosa juga…..!!!!&#8221; &#8220;Iiihhhhh…tante…..tapi tante senang juga….kaannnn …..????&#8221; &#8220;Iya.. siiihhh….!!!!!&#8221; kata tante Ida malu-malu. Sejak saat itu sikap tante Ida terhadapku berobah seratus persen, biarpun sikap kami ini tetap terjaga dihadapan om dan adik tante Ida. Aku dan tante Ida sering berhubungan sex bersama kalau rumah lagi sepi. Aku makin merasa sayang saja terhadap tante Ida, apalagi tante Ida melayani nafsu sex saya dengan rela dan sepenuh hati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/binalnya-tante-ida/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lola Seks Adventure (Eksklusif)</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/lola-seks-adventure-eksklusif/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/lola-seks-adventure-eksklusif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 03:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[lola]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[perualangan seks]]></category>
		<category><![CDATA[seks adenture]]></category>
		<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=3047</guid>
		<description><![CDATA[Namanya mbak lola! edan gila ini cewek memang maknyus hyperseks bener&#8230; toketnya itu lho yang bikin gak kuat, ranum banget jadi pengen di emut sambil gigit-gigit hehehe.. Ini mungkin gallery foto terlengkap tentang petualangan seks si Lola lengkap dengan tanggal-tanggalnya, total fotonya sekitar 61 ukurannya gede-gede gila, tapi tenang aja sudah di kecilkan biar para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Namanya mbak lola! edan gila ini cewek memang maknyus hyperseks bener&#8230; toketnya itu lho yang bikin gak kuat, ranum banget jadi pengen di emut sambil gigit-gigit hehehe.. Ini mungkin gallery foto terlengkap tentang petualangan seks si Lola lengkap dengan tanggal-tanggalnya, total fotonya sekitar 61 ukurannya gede-gede gila, tapi tenang aja sudah di kecilkan biar para penikmat setia ceritasex.cn bisa menikmati&#8230; oke broo.. harap duduk manis dan selamat menikmati <img src='http://www.ceritasex.cn/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Lola Seks Adventure 28-Oktober-2011</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3051" title="lola-seks-adventure-1" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-1-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3052" title="lola-seks-adventure-2" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-2-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3053" title="lola-seks-adventure-3" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-3-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3054" title="lola-seks-adventure-4" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-4-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3055" title="lola-seks-adventure-5" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-5-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3056" title="lola-seks-adventure-6" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-6-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><span id="more-3047"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3057" title="lola-seks-adventure-7" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-7-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3058" title="lola-seks-adventure-8" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-8-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3059" title="lola-seks-adventure-9" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-9-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3050" title="lola-seks-adventure-10" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3069" title="lola-seks-adventure-11" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-11-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-12.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3061" title="lola-seks-adventure-12" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-12-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-13.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3062" title="lola-seks-adventure-13" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-13-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-14.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3063" title="lola-seks-adventure-14" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-14-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-15.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3064" title="lola-seks-adventure-15" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-15-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-16.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3065" title="lola-seks-adventure-16" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-16-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Lola Seks Adventure 27-Oktober-2011</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-17.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3066" title="lola-seks-adventure-17" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-17-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-18.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3067" title="lola-seks-adventure-18" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-18-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-19.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3068" title="lola-seks-adventure-19" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-19-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-20.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3060" title="lola-seks-adventure-20" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-20-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-21.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3071" title="lola-seks-adventure-21" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-21-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-22.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3072" title="lola-seks-adventure-22" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-22-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-23.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3073" title="lola-seks-adventure-23" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-23-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-24.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3074" title="lola-seks-adventure-24" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-24-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-25.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3075" title="lola-seks-adventure-25" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-25-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-26.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3076" title="lola-seks-adventure-26" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-26-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-27.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3077" title="lola-seks-adventure-27" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-27-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-28.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3078" title="lola-seks-adventure-28" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-28-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-29.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3079" title="lola-seks-adventure-29" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-29-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Lola Seks Adventure 24-Oktober-2011</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-30.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3070" title="lola-seks-adventure-30" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-30-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-31.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3081" title="lola-seks-adventure-31" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-31-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-32.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3082" title="lola-seks-adventure-32" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-32-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-33.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3083" title="lola-seks-adventure-33" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-33-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-34.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3084" title="lola-seks-adventure-34" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-34-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-35.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3085" title="lola-seks-adventure-35" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-35-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Lola Seks Adventure 17-Oktober-2011</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-36.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3086" title="lola-seks-adventure-36" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-36-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-37.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3087" title="lola-seks-adventure-37" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-37-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-38.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3088" title="lola-seks-adventure-38" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-38-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-39.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3089" title="lola-seks-adventure-39" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-39-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-40.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3080" title="lola-seks-adventure-40" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-40-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-41.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3091" title="lola-seks-adventure-41" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-41-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-42.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3092" title="lola-seks-adventure-42" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-42-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-43.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3093" title="lola-seks-adventure-43" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-43-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Lola Seks Adventure 12-Oktober-2011</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-44.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3094" title="lola-seks-adventure-44" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-44-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-45.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3095" title="lola-seks-adventure-45" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-45-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-46.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3096" title="lola-seks-adventure-46" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-46-296x300.jpg" alt="" width="296" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-47.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3097" title="lola-seks-adventure-47" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-47-290x300.jpg" alt="" width="290" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-48.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3098" title="lola-seks-adventure-48" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-48-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-49.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3099" title="lola-seks-adventure-49" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-49-300x278.jpg" alt="" width="300" height="278" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-50.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3090" title="lola-seks-adventure-50" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-50-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-51.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3110" title="lola-seks-adventure-51" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-51-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-52.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3101" title="lola-seks-adventure-52" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-52-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-53.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3102" title="lola-seks-adventure-53" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-53-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-54.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3103" title="lola-seks-adventure-54" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-54-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-55.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3104" title="lola-seks-adventure-55" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-55-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-56.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3105" title="lola-seks-adventure-56" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-56-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-57.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3106" title="lola-seks-adventure-57" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-57-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-58.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3107" title="lola-seks-adventure-58" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-58-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-59.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3108" title="lola-seks-adventure-59" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-59-300x240.jpg" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-60.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3109" title="lola-seks-adventure-60" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-60-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-61.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3100" title="lola-seks-adventure-61" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/lola-seks-adventure-61-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">TEBARU Lola Seks Adventure 1-november-2011</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-62.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3113" title="lola-seks-adventure-62" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-62-273x300.jpg" alt="" width="273" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-63.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3114" title="lola-seks-adventure-63" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-63-300x201.jpg" alt="" width="300" height="201" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-64.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3115" title="lola-seks-adventure-64" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-64-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-65.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3116" title="lola-seks-adventure-65" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-65-285x300.jpg" alt="" width="285" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-66.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3117" title="lola-seks-adventure-66" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-66-300x280.jpg" alt="" width="300" height="280" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-67.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3118" title="lola-seks-adventure-67" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-67-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-68.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3119" title="lola-seks-adventure-68" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-68-300x172.jpg" alt="" width="300" height="172" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-69.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3120" title="lola-seks-adventure-69" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-69-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-70.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3112" title="lola-seks-adventure-70" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/11/lola-seks-adventure-70-300x238.jpg" alt="" width="300" height="238" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/lola-seks-adventure-eksklusif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karyawati Roxy (Eksklusif)</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/karyawati-roxy-eksklusif/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/karyawati-roxy-eksklusif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 04:55:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bugil]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[lonte]]></category>
		<category><![CDATA[mia]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[perek]]></category>
		<category><![CDATA[roxy]]></category>
		<category><![CDATA[telanjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=2983</guid>
		<description><![CDATA[Nah ini dia idolanya&#8230; Namanya Mia Kartika, kayawati Roxy cari saja orangnya kalau ketemu langsung tanpa basa-basi tawar &#8220;mbak Mia semalam ngentot berapa tarifnya&#8221; hahaha&#8230; ati-ati ya kalau sampai di gampar gara-gara nanya gitu slow aja br&#8230; Awas fotonya banyak bro mulai dari sesi narsis, bugil, smapai ngentot. Buat yang koneksi internetnya lemot bisa bikin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Nah ini dia idolanya&#8230; Namanya Mia Kartika, kayawati Roxy cari saja orangnya kalau ketemu langsung tanpa basa-basi tawar &#8220;mbak Mia semalam ngentot berapa tarifnya&#8221; hahaha&#8230; ati-ati ya kalau sampai di gampar gara-gara nanya gitu slow aja br&#8230; <img src='http://www.ceritasex.cn/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Awas fotonya banyak bro mulai dari sesi narsis, bugil, smapai ngentot. Buat yang koneksi internetnya lemot bisa bikin stress sumpah&#8230;</p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2985" title="karyawati-roxy-1" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-1-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2986" title="karyawati-roxy-2" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-2-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2987" title="karyawati-roxy-3" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-3-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2988" title="karyawati-roxy-4" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-4-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2984" title="karyawati-roxy-5" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-5-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2990" title="karyawati-roxy-6" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
<span id="more-2983"></span><br />
<a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2991" title="karyawati-roxy-7" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-7-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2992" title="karyawati-roxy-8" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-8-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2993" title="karyawati-roxy-9" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-9-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2989" title="karyawati-roxy-10" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2995" title="karyawati-roxy-11" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-11-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-12.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2996" title="karyawati-roxy-12" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-12-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-13.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2997" title="karyawati-roxy-13" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-13-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-14.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2998" title="karyawati-roxy-14" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-14-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-15.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2994" title="karyawati-roxy-15" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-15-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-16.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3000" title="karyawati-roxy-16" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-16-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-17.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3001" title="karyawati-roxy-17" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-17-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-19.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3003" title="karyawati-roxy-19" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-19-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-19.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3003" title="karyawati-roxy-19" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-19-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-20.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2999" title="karyawati-roxy-20" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-20-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-21.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3005" title="karyawati-roxy-21" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-21-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-22.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3006" title="karyawati-roxy-22" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-22-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-23.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3007" title="karyawati-roxy-23" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-23-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-24.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3008" title="karyawati-roxy-24" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-24-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-25.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3004" title="karyawati-roxy-25" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-25-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-26.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3010" title="karyawati-roxy-26" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-26-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-27.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3011" title="karyawati-roxy-27" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-27-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-28.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3012" title="karyawati-roxy-28" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-28-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-29.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3013" title="karyawati-roxy-29" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-29-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-30.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3009" title="karyawati-roxy-30" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-30-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-31.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3015" title="karyawati-roxy-31" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-31-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-32.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3016" title="karyawati-roxy-32" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-32-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-33.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3021" title="karyawati-roxy-33" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-33-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-34.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3017" title="karyawati-roxy-34" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-34-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-35.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3018" title="karyawati-roxy-35" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-35-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-36.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3019" title="karyawati-roxy-36" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-36-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-37.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3020" title="karyawati-roxy-37" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-37-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-38.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-3014" title="karyawati-roxy-38" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/karyawati-roxy-38-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/karyawati-roxy-eksklusif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tante Binal, Sedot Kontol, Ngentot</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/tante-binal-sedot-kontol-ngentot/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/tante-binal-sedot-kontol-ngentot/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 21:48:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Foto Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Paruh baya]]></category>
		<category><![CDATA[Tante Girang]]></category>
		<category><![CDATA[Toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[blowjob]]></category>
		<category><![CDATA[cuki]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[muncrat]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[pepek]]></category>
		<category><![CDATA[sepong]]></category>
		<category><![CDATA[sperma]]></category>
		<category><![CDATA[tante]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=2918</guid>
		<description><![CDATA[Duh tante ini&#8230; dah berumur gak mau kalah juga dari ABG, katanya sih bodynya masih kencang.. hmm gak juga sih gak kencang banget tee tapi justru napsuin soalnya nafsu seksnya tinggi banget. Kalau di sedot kontol kayak gini sih semua cowok juga bakal gemetar kakinya teee, kasihan nanti kontolnya muncrat hahaha&#8230; oh ya ni fotonya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Duh tante ini&#8230; dah berumur gak mau kalah juga dari ABG, katanya sih bodynya masih kencang.. hmm gak juga sih gak kencang banget tee tapi justru napsuin soalnya nafsu seksnya tinggi banget. Kalau di sedot kontol kayak gini sih semua cowok juga bakal gemetar kakinya teee, kasihan nanti kontolnya muncrat hahaha&#8230; oh ya ni fotonya sudah ku kecilkan dikit kasihan yang punya inet lemot bisa nangis buka fotonya tante&#8230; Selamat menikmati <img src='http://www.ceritasex.cn/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2919" title="tante-binal-1" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2920" title="tante-binal-2" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2921" title="tante-binal-3" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2922" title="tante-binal-4" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2923" title="tante-binal-5" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-5-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2924" title="tante-binal-6" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><span id="more-2918"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2925" title="tante-binal-7" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-7-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2926" title="tante-binal-8" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-8-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2927" title="tante-binal-9" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-9-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2928" title="tante-binal-10" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2929" title="tante-binal-11" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-11-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-12.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2930" title="tante-binal-12" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-12-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-13.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2931" title="tante-binal-13" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-13-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-14.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2932" title="tante-binal-14" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-14-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-15.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2933" title="tante-binal-15" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/10/tante-binal-15-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/tante-binal-sedot-kontol-ngentot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tidak Lari Orgasme Dikejar &#8211; Another Vani Sex Adventure</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/tidak-lari-orgasme-dikejar-another-vani-sex-adventure/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/tidak-lari-orgasme-dikejar-another-vani-sex-adventure/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 22:58:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Ekshibionis]]></category>
		<category><![CDATA[Om Senang]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[HB]]></category>
		<category><![CDATA[horny]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[ngecret]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[orgasme]]></category>
		<category><![CDATA[peju]]></category>
		<category><![CDATA[sex adventure]]></category>
		<category><![CDATA[sperma]]></category>
		<category><![CDATA[toked]]></category>
		<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[vani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=2711</guid>
		<description><![CDATA[Waktu menunjukkan pukul 13.30 ketika Vani tiba Plaza Tendean, tempat janjian ketemuannya dengan Roland. Ketika di sms Vani bilang bahwa Vani pengen ketemuan, Rolland langsung menelpon. Rolland sebenarnya sudah bisa menebak alasan kenapa Vani minta ketemuan. Bagaimanapun, mereka pernah jalan bareng selama 6 bulan. “Ok deh Van, kita ketemuan di Plaza Tendean saja ya, kan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/vani1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2713" title="vani" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/vani1-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu menunjukkan pukul 13.30 ketika Vani tiba Plaza Tendean, tempat janjian ketemuannya dengan Roland. Ketika di sms Vani bilang bahwa Vani pengen ketemuan, Rolland langsung menelpon. Rolland sebenarnya sudah bisa menebak alasan kenapa Vani minta ketemuan. Bagaimanapun, mereka pernah jalan bareng selama 6 bulan. “Ok deh Van, kita ketemuan di Plaza Tendean saja ya, kan lumayan di tengah-tengah tuh” kata Rolland di telepon. Vani mengiyakan. Lalu Rolland menambahkan “Tapi, gue mau lo berpakaian seperti ini…”. Vani mendengarkan ucapan Rolland, lalu wajahnya memerah jengah. “Ih, gila lo ya Land” kata Vani tersipu. “Mau nggak?” balas Rolland nakal. “Ya udah deh” jawab Vani pasrah, timbang ga jadi ketemuan dengan Rolland.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan disinilah Vani, menunggu Rolland yang masih dalam perjalanan. Orang-orang melihat seorang cewek cukup tinggi, berambut pendek warna brunette turun dari taxy, mengenakan kemeja terusan warna khaki. Belt coklat besar menghiasi pinggangnya, dan boot pendek yang sewarna dengan belt-nya menutup kakinya. Kemejanya yang tidak terkancing 2 kancing atasnya menunjukkan belahan toked putih Vani yang membusung. Vani masuk ke café **** dan langsung pesan minuman, lalu duduk manis di pojok café. Para karyawan &amp; pengunjung café memandang cewek yang duduk di pojok begitu jutek dan dingin, sehingga tidak ada yang mengganggu. Padahal, situasi diri Vani bertolak belakang dengan tampilan luarnya. Jantungnya berdebar kencang dan nafasnya agak tidak beraturan, akibat nafsu birahi yang menggelora sejak siang tadi. Mengapa si lonte ini belum-belum sudah horny habis seperti ini? Silakan baca runtutan peristiwa hari kemarinnya dan 2 jam sebelumnya di sini.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sialan Rolland lama banget sih. Gue jadi makin deg-degan jadinya. Aduuhh..mana mhemek gue berkedut-kedut terus. Makin basah deh…” runtuk Vani dalam hati tak berdaya mengekang nafsu birahinya. Padahal Rolland cuma terlambat sekitar 5 menitan. Vani berupaya mengalihkan perhatiannya dengan mengecek status FBnya di HP. Tiba-tiba ada seseorang sudah berada di samping Vani dan langsung menyapa “Hai Van. Sory agak telat ya” sapa Rolland. Agak kaget Vani mendongak ke samping, dan dengan senangnya bangkit untuk memeluk dan mengecup ringan pipi cowok tersebut. “Ih tambah gemuk aja lo” ujar Vani genit. Rolland memang berperawakan agak gemuk. Keliatannya, kerjaannya yang di belakang meja, memanjakan perut dan tubuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka langsung beranjak pergi menuju tempat mobil Rolland di parkir. Rolland melirik ke arah Vani yang menggelayut manja di lengannya. Karena Vani sekepala lebih rendah dari Rolland, dengan mudah Rolland melihat ke belahan toked Vani yang menantang. “Ehm, keliatannya lo ngikutin request gue nih” kata Rolland dengan seringai nakal. “hu-uh.. Iya, gue ga pake BeHa” rajuk Vani manja dan agak tersipu. Rolland terkekeh puas. Akibat tidak memakai BeHa pulalah, nafsu Vani semakin tak tertahannkan. Rasa khawatir orang-orang bakal tahu kalo tokednya cuma ditutupi sehelai kain tipis kemejanya, dan gesekan halus bahan kemeja pada putingnya, membuat puting Vani menegang horny.</p>
<p style="text-align: justify;">Mobil Rolland di parkir di basement yang sepi. Tak ada petugas parkir yang berkeliaran seperti halnya di mall-mall besar. Begitu Vani masuk dan duduk di sebelah Rolland, Rolland langsung meraih kepala Vani, dan melumat bibir sensual Vani dengan penuh nafsu. Vani meladeni ciuman Rolland dengan nafsu yang tak kalah hebatnya. Hampir semenit kedua insan penuh birahi ini saling melumat bibir, memainkan lidah di mulut pasangannya dan diselingi gigitan kecil di bibir bawah. Nafas Vani semakin memburu dan jantungnya berdebar makin kencang, ketika tangan kanan Rolland dengan bebasnya masuk ke balik kemejanya dan merengkuh toked sebelah kirinya dengan ganas. “Uuuugggnnnnnnn…” desah Vani refleks keluar begitu merasakan tokednya diremas-remas oleh Rolland. Tubuh Vani jadi menggelinjang kecil ketika putingnya dijepit kuat oleh jari Rolland, dan dipilin-pilin.<br />
<span id="more-2711"></span><br />
Tidak peduli mereka sedang di tempat umum, Rolland membuka 2 kancing lagi dari kemeja Vani dan menyibakkannya ke samping. Kedua buah melon segar berwarna putih muncul ke permukaan, menantang pandangan Rolland. Puting Vani yang besar sudah mengacung tegak sebagai indikator empunya sedang dilanda libido tinggi. Mata Rolland melotot demi melihat sepasang toked yang besar dan indah tersebut. “Gila, makin gede aja toked lo Van. Cowok lo pasti rajin nggarap toked lo ya” ujar Rolland tersengal-sengal penuh nafsu. Vani bersemu merah dan tidak sempat menyelesaikan jawaban karena kedua tangan Rolland langsung maju dan meremas kedua tokednya kuat-kuat. “Gitu ddee…hmmppffffffff..sssshhhh..” desah Vani lebih erotis lagi. Sambil jari-jarinya memutar-mutar bongkahan toked Vani dan memilin-milin putingnya, Rolland berkata “Buka paha lo Van, gue pengen lihat lo pegang janji ga”. Sambil tetap mendesah-desah menahan kenikmatan di dadanya, kedua tangan Vani bergerak untuk melepaskan 2 kancing terbawah kemeja terusannya, kemudian menyibakkannya ke samping. Rolland dengan jelas melihat gundukan montok mhemek Vani yang berjembi tipis di puncak belahan mhemek itu.</p>
<p style="text-align: justify;">“Hehehe.. pasti lo horny habis disepanjang jalan karena ga pake BeHa dan CD ya Van” kekeh Rolland penuh kemenangan. “Buka paha lo” perintah Rolland sambil tangannya membuka paha putih mulus Vani. Jemari Rolland langsung meremas kedua bongkah bakpao montok tersebut. “Aiieehhh…..Ahhhhh…” pekik Vani kaget. Dari selangkangannya seolah ada kejutan listrik yang langsung bergerak menyebar ke seluruh tubuhnya. Apalagi Rolland tidak berhenti sampai meremas-remas saja, jari tengahnya langsung menyelusup masuk ke belahan bibir mhemek Vani dan langsung dikocok. “Ahhh.. ahhhh… sssshhhhhh…. “ Vani menggeliat-geliat keenakan, karena mhemeknya yang sudah gatal dari 2 jam yang lalu mendapat pemuasannya dengan garukan-garukan cepat jari Rolland.</p>
<p style="text-align: justify;">“Busett.. udah banjir mhemek lo Van. Jiwa lonte lo jadi makin parah saja” seringai mesum Rolland menghiasi wajahnya. Jari tengah Rolland makin cepat mengocok mhemek Vani. Vani meremas kuat bahu Rolland dan kepalanya menggeleng-geleng resah “Auhh.. ahhh.. Landd… chukup L..aannd… Jhang..jangan di sini dhonng…aahhhh…” rengek Vani tengsin campur horny, karena takut ke-gap satpam. Rolland menghentikan kocokannya dan mengeluarkan jari tengahnya dari mhemek Vani. Sambil menjilati jari tengahnya yang basah oleh cairan mhemek Vani tersebut, Rolland berkata “Hehe gue setuju. Gue juga udah ga tahan ngenthotin lo Van. Gue udah book kamar di hotel depan situ”. Rolland menghidupkan mesin dan mulai bergerak meninggalkan parkir Plaza, sementara Vani memperbaiki kondisi pakaiannya yang terbuka dimana-mana.</p>
<p style="text-align: justify;">Memasuki parkiran hotel M*******a, kedua nafsu manusia ini hampir tidak tertahankan. Ketika Rolland menuju meja resepsionis untuk mengambil kunci kamar, Vani yang menunggu di sofa mendengar HPnya berdering. “”wah Angel. Gue angkat ga ya?” pikir Vani. Tapi ada naluri yang memaksa Vani untuk mengangkat telepon. Baru saja Vani selesai bilang halo, suara panik Angel terdengar di ujung satunya “Vannnnn.. lo kemana aja sihh…”. “Ada apa emangnya Ngel” Vani agak heran. “Lo lupa ya, hari ini kan kesempatan terakhir lo serahkan paper AB ke mr HB. Minggu lalu sudah diampuni sama die, masa lo lupa kalo batasnya hari ini lo harus serahin. Lo mau baru bisa ngulang setahun lagi?” cerocos Angel. “Astaga… gue betul-betul lupa” Vani tersadar dan langsung panik. Paper itu berbobot 50% dari total penilaian mata kulian Mr. HB (Lengkapnya ni dosen bernama David Hutabarat. Cuma anak-anak manggilnya mister HB). Ini mata kuliah wajib, yang jadi prasyarat beberapa mata kulian yang Vani harus ambil semester depan. Gawat kalo sampai ga lulus. “Mr. HB bilang dia tunggu sampe jam 3 ni sore Van. Mending lo sekarang cepet kemari. Bawa tugas ga bawa tugas ga penting. Yang penting lo ngadep dia dulu. Ok?” lanjut Angel cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Buru-buru Vani pamit cabut ke Rolland yang sudah menenteng kunci kamar. “Aduhh Rolland.. sory banget yaa… Gue harus ke kampus nih.. Darurat nine-one-one masalahnya. Udah ya, gue cabut dulu. Ga usah diantar deh…”cerocos Vani. Setelah cium sekali pipi Rolland yang bengong, Vani langsung lari ke pintu lobby dan masuk ke taxy yang memang ada di depan hotel. “Lho? Kok jadi gini?” Rolland terpana dan memandang sedih ke selangkangannya. Setelah tersadar, dia mulai menekan tombol HP-nya dan berbicara “Mia, bolos kantor yuk…”.</p>
<p style="text-align: justify;">Di dalam taxi, otak Vani mulai berpikir cepat menyusun bermacam skenario dan alasan agar bisa mendapat pengampunan dari Mr. HB dan paling tidak tambahan sehari lagi untuk serahkan paper tersebut. Paper Vani belum kelar. Biasanya butuh sekitar 1 jam untuk sampai ke kampus Vani dari area situ. Tapi, berkat desakan Vani ke abang sopir taxy, tak sampai 45 menit mereka sudah sampai kampus.<br />
Pukup 14.50. Vani berlari kecil ke arah ruangan Mr. HB di lantai 3. Setelah sampai kampus tepat waktu, perasaan Vani sudah jauh lebih tenang. Vani yakin bisa merayu Mr.HB untuk memundurkan deadline sampai besok. Sudah rahasia umum kalau Mr.HB yang mata keranjang pilih kasih dengan mahasiswi-mahasiswinya, timbang para mahasiswa. Apalagi bagi mahasiswi yang cakep dan seksi. Vani cukup berpakaian seksi di ujian lisan Mr.HB, dan soal yang keluar lebih mudah bahkan dikasi petunjuk segala (disinggung di cerita pertama. Klik saja ini).</p>
<p style="text-align: justify;">Vani mengetuk tiga kali pintu ruangan Mr. HB, sebelum mendengar suara bariton yang menyilakannya untuk masuk. Begitu kepala Vani nongol, Mr. HB langsung tersenyum “Ahh.. ini dia si Vani yang cantik. Kemana saja kau Manis. Duduk, duduklah kau” ujar Mr. HB bermulut manis mempersilakan Vani duduk di depan meja kerjanya. Begitu menghenyakkan pantatnya di kursi, Vani langsung pasang tampang memelas “Pak.. minta tolong dong.. Tambah sehariii saja, pasti besok Saya sudah bisa serahin paper AB saya Pak” rayu Vani dengan manisnya. “Wah, tidak bisa itu. Kau dan teman-teman kau sudah Bapak kasi kelonggaran sampai dua kali. Tidak ada lagi mundur-mundur deadline” tegas si Mr. HB walau tetap dengan tersenyum. Sambil mencondongkan badannya kedepan sehingga agak membungkuk Vani berkata “Pak, sudah 2 hari ini saya nungguin tante saya di Rumah Sakit. Baru pulang siang tadi. Kalo nggak gitu, pasti paper sudah selesai Pak. Boleh ya Pak”. Mr. HB menelan ludah, karena dari posisinya dia bisa melihat dengan jelas belahan toked Vani yang menonjol. “Puas-puasin deh lo liat toked gue. Yang penting, mundurin deadline-nya sehari” batin Vani penuh percaya diri.</p>
<p style="text-align: justify;">“Wah, susah posisi Bapak kalo begini. Apa kata teman-temanmu kalau kau mendapatkan kelonggaran dari Bapak” Mr. HB masih berusaha tegas, tapi matanya tetap melotot memandang lurus ke belahan gunung kembar di depannya. “Ayolah Pak, nggak ada yang bakal tahulah kalo Bapak ga cerita-cerita” desak Vani terus. Tiba-tiba si Mr. HB bangkit dari kursinya dan berjalan menuju sisi Vani lalu duduk di atas meja tepat di samping Vani “Boleh saja. Tapi ada syaratnya” kata si Mr. HB sambil tetap memandangi belahan dada Vani. “Syarat apaan Pak?” tanya Vani sudah mulai khawatir melihat perilaku Mr. HB. “Kubari kau waktu sehari lagi untuk kumpul itu paper, asal kau ijinkan aku meremas-remas kau punya susu itu hehe” ujar Mr. HB sambil menyeringai mesum.</p>
<p style="text-align: justify;">“HEHH..” kaget Vani mendengar penawaran mesum Mr.HB dan reflek menutup dadanya dengan kedua tangannya. “Terserah kau Vani. Bapak cuma tawarkan solusi yang win-win buat kau. Bapak senang, kau pun senang” ujar Mr.HB dengan lagak tidak butuh. “Aduhh.. gue kasi ga ya? Kalo ntar dia nglunjak gimana? Tapi gue juga ga mau ngulang lagi tahun depan” Vani menimbang-nimbang penawaran tersebut dalam hati. Vani tidak sadar kalau tangannya turun dan tidak lagi menutupi tokednya ketika sedang berpikir untuk terima atau tidak tawaran Mr.HB tersebut. Tapi Mr.HB menganggap diamnya Vani dan fakta bahwa Vani tidak lagi melindungi tokednya, sebagai tanda bahwa Vani menerima tawarannya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">“AAHH…” Vani memekik kaget ketika dua tangan muncul dari balik punggungnya dan langsung meremas kuat-kuat kedua bongkah tokednya. “Lho.. Bapak ngapain sihh.. Kan saya blumm..Aakkkhhh… ahhh… hmmppfffffffhhhhh..” protes Vani terpotong desahannya karena mendadak gelombang listrik dan kenikmatan melonjak dari kedua putingnya. “Kau ternyata tidak pake BeHa Vani… kenyal sekali toked kau ini” ujar Mr.BH di samping telinga Vani sambil memilin-milin puting Vani dari balik kain kemejanya. Rangsangan pada tokednya yang tiba-tiba ini, seolah mengingatkan tubuh Vani bahwa ada libido yang terpendam dan menuntut untuk dipuaskan sejak siang tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Serangan tangan Mr.HB semakin gencar. Kedua tanganya sudah menyelusup ke balik kemeja Vani, dan dengan leluasa meremas-remas melon putih dan kenyal tersebut. “Hahhhh…haahhh… aammmhhhhhffffff…” desah Vani keenakan, apalagi lidah Mr.HB menjilati leher jenjang Vani dengan liarnya. Mr.HB kini pindah berlutut di samping Vani. Beliau sudah tidak tahan untuk mencaplok toked Vani yang menggiurkan tersebut. Mr.HB membuka mulutnya lebar-lebar, dan menelan ¼ toked Vani dari ujung putingnya. Kemudian Mr.HB menghisap kuat-kuat puting Vani yang sudah menegang keras sampai keluar suara yang keras. Sluuuurrppp.. Slurrrppppp… Terang saja Vani semakin belingsatan tokednya diperlakukan seperti itu, karena tokednya sensitif banget. “Aaaahhhhaaaahhhh…. Haahhhhhh…SShhhhhhhhh.. Enak banget Pakk…” erang Vani tak tertahankan lagi. Menyadari muridnya makin terangsang, perlakuan Mr.HB pada toked Vani semakin menjadi-jadi. Cupangan memerah menyebar di sekujur bulatan toked Vani yang putih. Gelinjang tubuh Vani pun menjadi-jadi, sehingga bagian bawah kemejanya tersingkap dan membuat Mr.HB terhenyak. “Kau juga tak pakai celana dalam Vani.. Wah wah.. kau memang sudah siap untuk dienthot ternyata” ujar Mr.HB penuh sukacita sambil memasukkan jari tengahnya ke sela-sela mhemek Vani yang sudah basah kuyup. Begitu jari tengah Mr.HB melesak sepenuhnya ke dalam lubang mhemeknya, tubuh Vani langsung melengkung dan lenguh kenikmatannya terdengar “Ouuhhhh….hhhuuuuhhh… iyhaa.. iyhaa… disitu Pak.. benar disitu Pak.. kocok yang kenceng Phak…” pinta Vani penuh nafsu. Dengan senang hati Mr.HB memenuhi permintaan anak didiknya itu. Jari tengahnya keluar masuk mhemek Vani, dan diselingi gerakan mengobel-ngobel yang agak kacau, sehingga bunyi kecipakan becek terdengar. Tak sampai semenit Vani mulai merasakan bahwa rasa gatal yang menggerayangi sekujur mhemeknya terasa semakin menghebat. Semakin kencang dikocok, rasa gatal tersebut semakin memuncak dan meruncing ke bibir-bibir mhemeknya. Dan tanpa dapat ditahan lagi, orgasme pertama Vani di hari itu meledak juga. “OAAAAAAHHHHH….. AGGHHHHH….HHAAAHHHHHHH..” lenguh Vani panjang sampai punggungnya ikut melengkung akibat terpaan gelombang orgasme yang sudah dinanti-nantinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mr.HB sempat terpana demi menyaksikan betapa hebatnya reaksi orgasme Vani. Sedetik kemudian ia tersadar, dan cepat-cepat bangun untuk melepas celananya. Ketika Vani mendapatkan kembali kesadarannya 30 detik kemudian, Mr.HB sudah hendak melepaskan celana dalamnya. Cepat-cepat Vani berdiri dan berkata “Ehh.. Bapak mau ngapain? Perjanjiannya kan cuma remas-remas susu. Ini kan sudah lebih dari remas-remas” ujar Vani ketus.“ Sambil tetap melorotkan celana dalamnya Mr. HB berkata “Sudahlah Vani, Bapak tau kau juga lagi horny. Kuberi kau poin A kalau kau mau Bapak enthot sekarang. Ya?” Mr.HB mencoba tawar menawar. “Hah? A? Bener ya Pak” tanya Vani. “Kalau gitu Bapak tulis dulu di kertas evaluasi Bapak, bahwa nilai Saya A, baru kita lanjut” ujar Vani licik. “Mana bisa begitu Vani. Kertas evaluasi kan baru Bapak bisa isi kalo sudah UAS” Mr.HB semakin desperate. Sambil berlagak mengancingkan kemeja bagian atasnya, Vani berkata “Ya sudah kalau begitu. Sampai ketemu besok ya Pak”. Susah payah bergerak karena celana dalamnya masih melingkar di mata kaki Mr.HB cepat-cepat berkata “Eh.. eh. Iya..iya.. Bapak nilai sekarang. Kau duduk saja manis di sofa sana ya”. Setelah itu cepat-cepat Mr.HB menaikkan CDnya dan membongkar-bongkar mejanya. Lalu setelah menulis singkat diatas sebuah map, Mr.HB mendekati Vani di sofa dan menyorongkan map tersebut. Di Form Valuasi, terlihat jelas cuma nama Vani yang sudah mendapat nilai A.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil tersenyum puas Vani berkata “Gitu dong Pak, kan gamp…Eeeiiihhhhh….Hmmppffh!!” Belum selesai Vani menyelesaikan ucapannya, Mr.HB sudah menerkam dan menindih tubuh Vani di sofa, lalu dengan buas melumat bibir Vani. Sambil menjilati leher Vani, tangan Mr.HB dengan cepat melepaskan belt yang melingkari perut Vani, lalu mengangkat kemeja terusannya tinggi-tinggi sampai seperut. Sehingga selangkangan Vani yang minim jembi terpampang dengan jelas. “Eh. Pak..Pak.. sabar Pak. Sabar Pak” Vani agak menyesali omongan asalnya tadi dan berusaha menutupi selangkangannya. Tapi Mr.HB yang sudah dikuasai nafsu birahi, dengan mudahnya menyingkirkan kedua tangan Vani hanya dengan tangan kirinya. Lalu tangan kanannya dengan cepat meremas gundukan mhemek Vani. “Pak jang…Aaahhhhhh….. Auhhhhhh…” ucapan Vani berganti lenguhan terkejut bernuansa nikmat. Cukup dengan beberapa kocokan saja, mhemeknya sudah banjir kembali. “Haahhh.. haahhhhh…. Oohhhhhh.. hmmmppffff….” desah Vani blingsatan karena mhemeknya kini dikocok dengan dua jari, yang kadang menggesek klitorisnya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Sudah kuduga kau suka Vani hehehe..” tawa kemenangan Mr.HB terdengar. Tangan kirinya yang sudah tidak perlu memegangi Vani, cepat-cepat melorotkan CDnya. Konthol Mr.HB yang hitam pekat langsung tampil mengacung tegak. Mr.HB yang konaknya sudah di ubun-ubun, langsung mengangkangkan lebar-lebar paha Vani. Sambil mengocok-ngocok pelan kontholnya, Mr.HB mulai mengarahkan palkon-nya ke bibir mhemek Vani. Vani tidak hanya pasrah, tapi juga sudah berharap agar konthol tersebut menghujam mhemeknya. “[i]Ah… kontolnya si tua ini kecil. Tapi tak ada rotan, akarpun jadi[i]” batin Vani. Tanpa cek medan dan kedalaman, Mr.HB langsung membenamkan dalam-dalam kontol ukuran 11cm-nya ke dalam lobang kenikmatan Vani. Membuat Vani agak tersedak dan melenguh pendek “Heeggghhh..umhh..”. Mr.HB langsung menyeringai puas “Aggghh.. rapat sekali meqi kau ini Vani..hahhhh”.</p>
<p style="text-align: justify;">Mr.HB langsung menggenjot Vani dengan kecepatan tinggi. Lenguhan kenikmatan Mr.HB mengalahkan desahan erotis Vani yang mulai menikmati pompaan konthol Mr.HB di liang mhemeknya. “Hmmm…ahahhh.. ahhh.. iya Pak.. betul gitu Pak.. lebih cepat Pak.. ahhhh..” ceracau Vani keenakan. Mendengar ceracau Vani yang mesum itu, Mr.HB semakin kehilangan kontrol. Tangannya mencengkram toked Vani kuat-kuat, dan genjotan pinggulanya semakin tidak beraturan. Tiba-tiba, “AAAAHHHHHH…. AKU KELUARR..” lenguh Mr.HB kuat. Peju Mr.HB menyemprot-nyemprot di dalam mhemek Vani. Vani terpana. Baru 3 menit ngeseks, Mr.HB sudah ngecret.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil masih tersengal-sengal, Mr.HB jatuh di atas tubuh Vani. “Hebat sekali kau Vani. Belum pernah Bapak ngrasakan meqi senikmat kau punya” puji Mr.HB sambil beranjak bangkit karena dilihatnya Vani kesusahan bernapas. Dengan mudahnya konthol Mr.HB terlepas dari mhemek Vani, dengan diikuti leleran pejunya yang banyak mengalir di bibir mhemek Vani. Vani gondok setengah mati. “Kupret! Baru juga gue naik. Ini mah bukannya terpuaskan, malah makin horny gue jadinya” batin Vani kesal sambil memperbaiki pakaiannya.</p>
<p style="text-align: justify;">“Ya udah Pak. Saya pamit kalo gitu. Ingat ya, cuma sekali ini Bapak bisa nikmatin tubuh Saya. Kalau Bapak mencoba lagi, Saya laporkan ke Dekan kalau Bapak menyalahgunakan kekuasaan sebagai Dosen” sambil berkata seperti itu, Vani memphoto Mr.HB yang bugil dan langsung keluar ruangan dengan judesnya. Mr.HB cuma bisa bengong, dan lemes (tapi puas hehehe). Vani cepet-cepet keluar sebenarnya karena tidak ingin ketahuan si dosen mesum itu kalau dia masih konak habis. Vani cuma ingin cepat-cepat ke toilet untuk membersihkan mhemeknya dari sisa peju, kemudian langsung masturbasi. Sudah ga tahan bo’!</p>
<p style="text-align: justify;">Toilet yang berjarak hanya 10 meter dari ruangan Mr.HB serasa berkilometer bagi Vani yang nafsunya meledak-ledak. Jantungnya berdebar keras, nafas Vani memburu dan mhemeknya berkedut-kedut protes minta dikocok. Toilet cewek yang terletak bersebelahan dengan toilet cowok, tidak ada orang sama sekali di dalamnya. Maklumlah, sudah sore jadi banyak mahasiswa dan dosen yang sudah pulang. Vani langsung masuk ke bilik paling dekat pintu, dan membuka pahanya lebar-lebar agar mudah disemprot dengan air. Semprotan keras air terasa sangat nikmat di mhemeknya. Tidak berlama-lama membersihkan, Vani langsung duduk di atas toilet yang telah ditutup atasnya. Dibukanya pahanya, jari telunjuk dan tengahnya bergerak membelai bibir mhemeknya, lalu masuk ke dalam mhemeknya yang sudah banjir lagi. “Hmmmmmmppfffff….sshhhhhhh… ouuhhh… enaknyaa..” desah Vani perlahan, berusaha agar suaranya tidak terlalu keras. Tapi, setelah semenit, Vani sudah lupa situasi, sehingga kocokan dan suaranya makin menjadi-jadi mengiringi nafsunya yang menggelora. “Aahhhhhhhh…. Hahhhhhh… Ouggggghhhhhhh……” lenguh Vani dalam kungkungan birahi. “Ini dia.. ini dia.. aduuhh mhemek gue makin gatelllll…..shhhhhh..” batin Vani yang titik orgasmenya semakin mendekat.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiba-tiba pintu bilik Vani terbuka lebar dan seseorang berdiri tegak di hadapannya. Vani nyaris tersedak karena kagetnya, plus dia hampir saja mencapai klimaksnya. “Oh elu Van. Gue pikir kuntilanak lagi indehoy” kata orang tersebut sambil cengar-cengir. Vani yang terkesima sampai lupa mengangkat tangannya dari selangkangannya, cuma bisa berkata tergagap “Oh..ehh.. Ethan.. Kok lo disini?” tanya Vani salah tingkah. Ditengah rasa shocknya akibat ke gap lagi masturbasi oleh Ethan, Vani setengah tidak sadar kalau Ethan berjalan mendekat dan mengangkat tubuhnya ke pelukan Ethan. Vani baru sadar ketika mukanya sudah dekat sekali ke muka Ethan, yang berkata “Kalo lo lagi horny, napa ga call gue aja. Gue selalu siap kok kalo buat elo” ujar Ethan. Belum sempat Vani membalas ucapan itu, bibirnya sudah dilumat oleh Ethan. Vani gelagepan tapi tidak bisa melepaskan diri dari pelukan Ethan yang kuat. Tidak butuh lama, nafsu Vani sudah menguasai akal sehatnya. Ciuman Ethan diimbangi oleh french kiss Vani yang basah dan panas. Tangan Ethan dengan aktifnya meremas-remas pantat Vani yang sekal dan menonjol. Tiba-tiba Ethan melepaskan ciumannya “Van, kita pindah tempat yuk. Gue tau tempat yang lebih nyaman” kata Ethan agak tersengal-sengal. Tidak menunggu reaksi Vani, Ethan langsung menyeret tangan Vani keluar dari toilet.</p>
<p style="text-align: justify;">Ethan sebenarnya tidak sengaja masuk toilet cewek, hanya karena toilet cowok airnya tidak ngalir. Tapi, begitu masuk suara lenguhan cewek terdengar bergema. Story selanjutnya, sudah Anda baca di atas. Vani blingsatan memperbaiki pakaiannya karena Ethan menarik Vani di sepanjang koridor, naik menuju ke lantai 4. Walaupun Vani sebenarnya tidak perlu kuatir, karena koridor bangunan itu kosong. Ternyata Ethan mengajaknya menuju ruangan sekretariat forum mahasiswa manajemen, yang entah bagaimana Ethan punya kuncinya. Setelah masuk ruangan, Ethan mengunci pintu lalu berdiri menghadap Vani “Buka baju lo Van” perintah Ethan. Seperti dihipnotis, Vani langsung menurutinya. Pertama-tama belt besarnya dilepaskan, lalu satu persatu kancing kemejanya diloloskan, maka kemeja terusan Vani pun jatuh tergeletak di lantai. Vani berdiri menantang tanpa sehelaipun benang menutupi, hanya bot coklat berhak semi tinggi yang tetap terpakai, yang malah membuat penampilannya semakin slutty. Ethan pada saat yang sama juga sedang melepaskan celana dalamnya, untuk kemudian berdiri bugil dengan konthol setengah tegak. “Sepong konthol gue Van” perintah Ethan. “Uhh.. haruskah?” rajuk Vani, tapi tetap mendekat ke arah Ethan.</p>
<p style="text-align: justify;">Vani berjongkok di depan Ethan, dan langsung menggenggam konthol hitam Ethan dengan tangan kanannya, lalu mulai mengocok. Kemudian tanpa ragu-ragu, Vani membuka mulutnya lebar-lebar dan memasukkan konthol Ethan sampai setengahnya dan mulai mengemutnya. “Ssshhh… gila.. enak Van..” desis Ethan keenakan sambil memegang kepala Vani dan menggerakannya maju mundur. Konthol Ethan semakin membesar di dalam mulut Vani, dan membuatnya agak kerepotan melakukan blowjob pada konthol selebar 5cm tersebut. Aroma konthol Ethan membuat libido Vani kembali naik ke level tinggi. Sambil melumat-lumat konthol, jari tengah tangan kirinya dengan aktif mengobel-ngobel mhemeknya sendiri. Keasikan masturbasi dengan mhemeknya, Vani malah lupa memblow job Ethan. Konthol Ethan cuma dipegang kuat-kuat, sedang Vani melenguh-lenguh keenakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ethan yang kesal, langsung menyuruh Vani mengambil posisi doggy di atas kasur gulung yang ditebar oleh Ethan. “Nungging Van, gue pengen nyodok lo dari belakang” perintah Ethan. Vani melakukannya dengan patuh. Kedua tangan menahan body depan, kaki tertekuk, paha terbuka selebar mungkin, dan pantat ditunggingkan. “Wow.. lo emang napsuin Van” ujar Ethan senang sambil menampar pantat Vani yang sekal dan bundar itu. “Ahhh.. “ Vani cuma mengerang pelan karena tamparan Ethan. Tanpa berlama-lama, Ethan langsung memasukkan palkonnya ke sela-sela bibir mhemek Vani yang sudah basah kuyup. Sambil memegang erat pinggul Vani, Ethan mulai menekan pinggulnya dalam-dalam. “Heeppp… shit.. masih sempit aja ni mhemek” maki Ethan senang, sambil menekan agak keras sehingga setengah batang kontholnya amblas, SLEPP… “Akkhhhhhh…. “ erang Vani agak keras, setengah kaget karena tiba-tiba mhemeknya disesaki oleh benda asing yang sangat tebal.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil berusaha menoleh ke belakang, Vani memohon “Ayo Than, langsung dikocok.. Mhemek gue udah gatel banget nihh..” rengek Vani manja plus horny. Ethan semakin bersemangat untuk menggenjot Vani dari belakang. Pantat Ethan dengan aktif mulai maju mundur, menghajar mhemek Vani dengan hujaman-hujaman kontholnya yang besar. “Aaaahhhh.. haaahhhh… ouugggghhhh.. “ lenguh Vani. “Hmmppff.. buseet… gatel di dinding mhemek gue rasanya digaruk-garuk enak banget… Gede banget konthol si Ethan.. Gillaaaa….Mau tereak aja rasanya… aahhhhh..” batin Vani yang semakin terbuai nafsu birahi. Akibat pompaan Ethan, tubuh Vani terguncang-guncang maju mundur dengan kuatnya. Tokednya yang 36C tanpa ampun bergoyang-goyang heboh tak tentu arah. Ethan yang tidak puas cuma meremas-remas pantat Vani, menggapaikan tangannya untuk meraih toked Vani yang bergoyang bebas.</p>
<p style="text-align: justify;">Sambil meremas-remas sepasang daging kenyal bundar dada Vani, Ethan menceracau keenakan “Gillaa.. toked lo besar banget Van… Lo demen kan gue remes-remes gini..”. Ethan tak perlu jawaban langsung, karena lenguhan Vani yang semakin keras sudah menunjukkan betapa Vani juga menikmati setiap remasan di tokednya. Tidak sampai 5 menit digempur dengan doggy style, tubuh Vani sudah menegang. Lenguhannya semakin keras “Ahhh.. ouuuggghhhh.. yahh.. yahh.. cepetin Than.. cepetin ngocoknya..Ahh..ahhh..” Vani mencerocos di sela-sela erangannya. Memenuhi request Vani, Ethan meningkatkan RPMnya. Dan…….”OUUUUUUGGGGHHHHHH……. GUE KELUAR.. GUE KELUAR….AAAHHH…” jerit Vani sambil mengejan-ngejan. Ethan merasakan ada semprotan pelan di kontholnya. Diturunkan kecepatan kocokannya, untuk membiarkan Vani cooling down dan ambil nafas dulu.</p>
<p style="text-align: justify;">“Hah.. hah…hah… gila.. enak banget.Than..” ujar Vani yang nafasnya masih tersengal-sengal. Ethan pelan-pelan mencabut kontholnya. Walaupun sudah pelan-pelan, tetap saja Vani terpekik kecil ketika konthol itu dicabut. “Auh.. kok dicabut?” tanya Vani kaget. Ethan tidak berkata apa-apa, tapi langsung membalikkan tubuh Vani sehingga terlentang. Toked Vani yang menggunung indah menjadi sasaran lumatan bibir Ethan. Sambil meremas-remas dengan kuat, puting Vani dijilat-jilat dan dipermainkan dengan lidah oleh Ethan. Libido Vani langsung naik lagi. Bahkan rasa gatal di mhemeknya kembali dengan lebih hebat. “SShhhhhh… hhmmppfffff… “ desis Vani keenakan karena tokednya sekarang sedang dikenyot dan dihisap kuat-kuat oleh Ethan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Haahh.. hahh… Than, gue mau diatas ya” pinta Vani. “Hehe gue emang pengen ngerasain goyangan lo Van” akur Ethan dengan usul Vani. Ethan terlentang dan Vani mengangkang di atasnya, mulai mengarahkan konthol Ethan ke lubang mhemeknya. Tanpa kesulitan batang konthol tersebut amblas langsung 3/4nya. “Heekkhhhhhh… uuuuhhhh… gede banget sihhh…” runtuk Vani yang matanya sampai terpejam karena kenikmatan yang dirasa ketika batang gemuk tersebut menerobos dan menggesek dinding-dinding mhemeknya yang licin. Vani langsung mulai menggoyang pinggulnya dengan gerakan naik turun, sambil tangannya bertelekan di perut sixpack Ethan. Slepp.. slepp.. sleppp… bunyi gesekan konthol dengan dinding becek mhemek Vani. “HHHhhhmmm… hhaahhhhh…. Sshhhhhh…” desah Vani menikmati setiap sentuhan. Karena Vani diatas, dengan mudah dia mengarahkan sentuhan-sentuhan konthol Ethan ke titik-titik yang Vani suka. Sekarang konthol Ethan amblas seluruhnya, dan Vani mulai melakukan gerakan maju mundur, dan diselingi oleh gerakan pinggulnya yang memutar-mutar. Sensasinya? Luarr biasaaa… Ethan merasakan kontholnya dipilin-pilin, dan diremas-remas dengan enaknya oleh cengkraman dinding-dinding licin yang panas mhemek Vani. “Ahhh.. hhaaahhh… gillaa mhemek lo enak bener Vannn….” erang Ethan yang sampai merem melek saking enaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih cepat dari ronde pertama, Vani sudah hampir mencapai orgasmenya lagi. Konthol Ethan menggesek-gesek tepat di titik g-spot Vani. Rasa gatal yang sangat hebat terasa mengumpul disekujur selangkangan Vani, membuat Vani semakin blingsatan goyangannya berusaha menggaruk setiap titik gatal tersebut. Ethan yang tau Vani akan mencapai orgasmenya lagi, mempercepatnya dengan meremas tokednya yang tergantung bebas sambil memilin-milin putingnya. Betul saja, detik berikutnya Vani merasakan ledakan kenikmatan muncrat di lubang senggamanya “OOOAAHHHHHH……. AAAAAUUHHHH…. OUHH… Ouuhhhh…. hmmmmppffffff…” jerit Vani penuh kepuasan. Tubuh Vani bergetar dengan hebatnya, dialiri sengatan listrik orgasme yang bersumber dari mhemeknya dan menyebar ke seluruh tubuh. 15 detik setelah gelombang klimaksnya berlalu, Vani menjatuhkan diri di atas tubuh Ethan. Nafasnya masih tersengal-sengal.</p>
<p style="text-align: justify;">Ethan yang sudah merasa tanggung, tidak lagi menunggu Vani siap. Tangan Ethan menggapai pantat Vani dan mengangkatnya sedikit, agar ada sedikit celah antara selangkangannya dengan selangkangan Vani. Ethan mulai menggerakkan pinggulnya naik turun, karena kontholnya masih menancap dalam di mhemek Vani. Ethan mengocok dengan cepat. Plak..plak.. plak.. slep..slepp. sleppp.. bunyi benturan kontol Ethan dengan mhemek Vani, ditingkahi oleh kecipak becek cairan mhemek Vani. “Ahh.. ahh. Thann.. tung… tunggu… jangan dikocok lagi.. ngiluu..” rengek Vani lemas. Tapi, Ethan malah mempercepat kocokannya. Tapi, ternyata akibat kocokan ini, rasa ngilu di mhemek Vani cuma tarasa sebentar. Sekarang malah rasa gatal itu kembali dengan lebih hebat lagi. Tanpa diduga, gelombang orgasme yang lebih dahsyat dari sebelumnya meledak di selangkangan Vani.</p>
<p style="text-align: justify;">“HIAAHHHHHH…..AAAAHHHHH… OUUFFFHHHHHH…. GUE KELUAR LAGI THANNNN” pekik Vani yang mencapai orgasmenya lagi dengan mata terpejam kuat dan tangan meremas pundak Ethan kencang-kencang. “Hahh.. hah…. Gila.. gila… gue keluar lagii…” desah Vani lemas.</p>
<p style="text-align: justify;">Ethan bergerak menggulingkan tubuhnya, sehingga sekarang Vani yang ditindih. “Than.. time out.. time out..Gue nyaris pingsan nih..” Vani memohon dengan suara lemas. “Sorry Van, gue udah nanggung banget nih. Tahanin bentar lagi ya. Gue udah mo keluar juga kok” kata Ethan dengan nafas memburu karena birahinya sudah diubun-ubun kepala. Tanpa menuggu persetujuan Vani, Ethan langsung tancap torsi tinggi dalam posisi misionaris. Konthol Ethan menghujam mhemek Vani tanpa belas kasihan. Keluar masuk dengan cepat, berputar-putar, mengobel-ngobel dinding mhemek yang sempit dan semakin banjir itu. Tanpa bisa ditahan, Vani mengalami orgasmenya yang entah untuk keberapa kali. “ETHANNN… GUE YANG KLUARR NEEHHHH… EEHHHHHHHHMMMMM..” teriak Vani kesal tapi penuh kenikmatan, sambil kelonjotan di bawah tubuh Ethan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ethan mencabut kontholnya, diiringi lelehan banjir peju dan cairan mhemek Vani. Ethan langsung mengambil posisi di atas perut Vani, dan menjepitkan kontholnya di sela-sela toked biadab Vani. Kedua telapak tangan Ethan merangkum kedua bongkah susu ranum tersebut, dan menjepitkannya kuat-kuat ke kontholnya yang sudah hampir meledakkan peju. Konthol Ethan dikocok dengan cepat di sela-sela toked Vani “Ouuh.. I lovee tits fuck..” lenguh Ethan kenikmatan. Tak sampai setengah menit, Ethan merasakan ada gerakan aliran dari pangkal batang kontholnya menuju ke palkonnya. Rasa gatal di palkonnya pun semakin menghebat. Dan ledakan orgasme Ethanpun terjadi juga “OOOOOHHHH… SHIIITTTTT……” lenguh Ethan keras. Semprotan peju langsung menembak. Lelehannya memenuhi toked dan wajah Vani. Selama beberapa saat Ethan menikmati kenikmatan di klimaksnya tersebut, sambil pelan-pelan membersihkan kontholnya di belahan toked Vani. Kemudian Ethanpun langsung terbaring lemas di samping Vani.</p>
<p style="text-align: justify;">Hampir 3 menit tidak ada yang berbicara. Hanya nafas memburu yang terdengar semakin perlahan, seiring lewatnya badai kenikmatan seksual. Ethan memiringkan badannya dan langsung menatap Vani. “Gue pikir lo udah ga mau lagi ngenthot sama gue Van” ujar Ethan sambil nyengir nakal. Muka Vani bersemu merah, tapi masih berusaha menjawab dengan ketus “Gue kepepet. Lagi horny habis, ga ada partnernya”. Ethan masih keras kepala “Udah deh. Akuin aja.. si Albert juga ga bisa muasin kaya gue kan?” ujar Ethan dengan PeDenya. Walaupun itu benar, Vani gengsi mengakuinya “Huu.. siapa bilang”. Tapi, ucapan Ethan berikutnya mengejutkan Vani “Lo mau ga jadi fuck buddy gue?” “Hah? Maksud lo?” tanya Vani. “Iya.. fuck buddy. Kalo lo butuh seks, lo bisa ajak gue. Begitu juga sebaliknya. Tapi cuma sebatas seks. No other commitment. Jadi cowok lo tetep Albert. Ok ga?” terang Ethan. Vani agak bimbang menjawabnya. Kalau mengikuti kata hati (dan kata mhemek), Vani jelas maulah. Cuma gengsi kalo langsung mengiyakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiba-tiba Ethan menyosor bibir Vani dan melumatnya. “Gue anggap diem lo itu tanda setuju”. Sambil membalas lumatan bibir Ethan, fantasi Vani mulai membayangkan petualangan seks macam apa lagi yang akan dialaminya bersama Ethan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/tidak-lari-orgasme-dikejar-another-vani-sex-adventure/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi Ngentot</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/mahasiswi-ngentot/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/mahasiswi-ngentot/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jul 2011 23:28:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blowjob]]></category>
		<category><![CDATA[cuki]]></category>
		<category><![CDATA[emut kontol]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[horny]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswi]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[mesum]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[sepong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=2665</guid>
		<description><![CDATA[Wow asik nih bro ada foto mesum nih seorang mahasiswi perguruan tinggi lagi horny trus ngentot ama pacarnya.. selamat menikmati dah ingat jangan kebanyakan coli bro hahaha!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Wow asik nih bro ada foto mesum nih seorang mahasiswi perguruan tinggi lagi horny trus ngentot ama pacarnya.. selamat menikmati dah ingat jangan kebanyakan coli bro hahaha!</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2666" title="mahasiswi-ngentot-1" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2667" title="mahasiswi-ngentot-2" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2668" title="mahasiswi-ngentot-3" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2669" title="mahasiswi-ngentot-4" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2670" title="mahasiswi-ngentot-5" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-5-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2671" title="mahasiswi-ngentot-6" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p><span id="more-2665"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2672" title="mahasiswi-ngentot-7" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-7-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2673" title="mahasiswi-ngentot-8" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-8-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2674" title="mahasiswi-ngentot-9" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-9-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2675" title="mahasiswi-ngentot-10" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2676" title="mahasiswi-ngentot-11" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-11-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-12.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2677" title="mahasiswi-ngentot-12" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/mahasiswi-ngentot-12-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/mahasiswi-ngentot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Threesome Edisi Lengkap Part 1, Part 2 dan Part 3 (Eksklusif)</title>
		<link>http://www.ceritasex.cn/threesome-edisi-lengkap-part-1-part-2-dan-part-3-eksklusif/</link>
		<comments>http://www.ceritasex.cn/threesome-edisi-lengkap-part-1-part-2-dan-part-3-eksklusif/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jul 2011 18:30:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Cerita Sex</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daun Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Gangbang Rame Rame]]></category>
		<category><![CDATA[Om Senang]]></category>
		<category><![CDATA[Seks Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cuki]]></category>
		<category><![CDATA[gangbang]]></category>
		<category><![CDATA[horny]]></category>
		<category><![CDATA[isep kontol]]></category>
		<category><![CDATA[koleksi]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[lonte]]></category>
		<category><![CDATA[maniak]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[seks]]></category>
		<category><![CDATA[sepong kontol]]></category>
		<category><![CDATA[threesome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ceritasex.cn/?p=2581</guid>
		<description><![CDATA[Ekslusif en keren abis deh koleksi foto threesome ini. Versi lengkap mulai dari permulaan sampai ngentot bareng 2 cowok 1 cewek. Kelihatannya sih ceweknya masih ABG nih. Jangan-jangan ini cewek pelacur yang disewa om-om buat ngentot bareng di hotel, lihat aja tuh backgroundnya kelihatan banget kayak di hotel murahan yang biasanya buat mesum hehe&#8230; Ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ekslusif en keren abis deh koleksi foto threesome ini. Versi lengkap mulai dari permulaan sampai ngentot bareng 2 cowok 1 cewek. Kelihatannya sih ceweknya masih ABG nih. Jangan-jangan ini cewek pelacur yang disewa om-om buat ngentot bareng di hotel, lihat aja tuh backgroundnya kelihatan banget kayak di hotel murahan yang biasanya buat mesum hehe&#8230; Ada beberapa bagian yang disensor mungkin soalnya demi privacy, Tapi gak apa-apa kita nikmati ajalah, sialan saya malah jadi ikutan horny lihatnya hihihi</p>
<p style="text-align: justify;">Part I</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2582" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-1-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2583" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2584" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-3-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2585" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-4-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2586" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-5-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><span id="more-2581"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2587" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2588" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-7-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2589" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-8-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2590" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-9-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2591" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-i-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Part II</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2592" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-1-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2593" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-2-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2594" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-3-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2595" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2596" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-5-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2597" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2598" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-7-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2599" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-8-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2600" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-9-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2601" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-ii-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Part III</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2602" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-1-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2603" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-3.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2604" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-4.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2605" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-5.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2606" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-5-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2607" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-6-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-7.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2608" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-7-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-8.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2609" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-8-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-9.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2610" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-9-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-10.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2611" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-10-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-11.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2612" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.ceritasex.cn/wp-content/uploads/2011/07/threesome-part-iii-11-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ceritasex.cn/threesome-edisi-lengkap-part-1-part-2-dan-part-3-eksklusif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

