Tetanggaku Nakal Bagian 2
Sep 30th, 2009 oleh Cerita Sex
Kupercepat laju mobilku sebelum gelap dan di kota terdekat aku pun mencari sebuah hotel. Begitu dapat aku langsung turun memesan sebuah kamar sementara Tante menunggu di mobil. Dan setelah kembali ke mobil untuk mengajak Tante turun sempat kubuktikan dulu padanya tentang lampu mobil sebelahku yang memang padam itu.
Berdua masuk ke kamar, setelah mandi dan makan malam kamipun bersantai dengan ngobrol sampai kemudian Tante mengajakku untuk pergi tidur. Kamar yang kupesan memang hanya satu tapi dilengkapi dua tempat tidur sebagaimana biasanya bentuk kamar hotel. Melihat dari keadaan ini Tante Juliet tidak mengira bahwa aku betul-betul serius dengan keinginanku untuk mengulang lagi kenangan lama. Dia baru saja mengganti baju tidur dan baru akan mulai mengancingnya ketika aku keluar dari kencing di kamar mandi langsung mendekat memeluknya dari belakang. Aku sendiri hanya mengenakan handuk berlilit pinggang setelah membuka bajuku di kamar mandi.
“Gimana Tan, masih boleh dikasih Sony nggak..” bisikku meminta di telinganya tapi sambil mengecup leher bawah telinganya diikuti kedua tanganku mulai meremasi masing-masing susunya. Tersenyum geli dia karena sudah sampai di situ pun dia masih mengira aku cuma bercanda menggoda.
“Apanya yang enak sih sama orang yang udah gembrot dan tua gini, Son..” tanyanya penasaran.
“Buat Sony sih nggak ada bedanya, malah Sony kangen deh Tan..”
Sambil bicara begitu kubuka lagi satu kancing daster tidurnya yang baru terpasang, sehingga bagian depan tubuhnya terbuka berikut kedua susunya yang bebas karena Tante sengaja tidur tanpa memakai kutang, untuk kemudian tanganku berlanjut meremasi susu telanjangnya itu. Tante membiarkan saja tapi dia bertanya mengujiku dengan nada setengah ragu kepadaku.
“Masak sih kangen sama Tante? Kan kamu biasanya sama cewek-cewek cakep, yang masih muda lagi langsing-langsing badannya..?” katanya lagi.
“Justru melulu sama yang begituan, Sony malah bosan.. Sony suka sama Tante yang montok.. ”
“Kamu bisa aja..”
“Lho bener Tan. Montoknya Tante ini yang bikin enak, mantep rasanya. Apalagi yang ini.. Hmm.. Sekarang tambah montok berarti tambah enak lagi rasanya..” kali ini sebelah tanganku sudah kujulurkan ke bawah meremas-remas gemas gundukan vaginanya.
Tante Juliet merengek senang, sekarang baru dia percaya dengan keseriusanku. Apalagi ketika dia juga membalas menjulurkan tangannya ke belakang, di situ dia mendapatkan bahwa di balik handuk itu aku sudah tidak mengenakan celana dalam lagi. Tanpa diminta lagi dia sendiri membuka lagi daster tidur sekaligus juga celana dalamnya sendiri untuk bersama-sama telanjang bulat naik ke tempat tidur.
Wanita berwajah cantik diusianya mencapai 32 tahun ini memang sudah mekar tubuhnya, tapi tubuhnya masih cukup kencang lagi mulus sehingga montoknya berkesan sexy yang punya daya tarik tersendiri. Dan aku juga jujur mengatakan bahwa aku merindukan kemontokannya, karena baru saja melihat dia terbuka sudah langsung terangsang gairah kelelakianku. Sebab dia belum lagi merebah penuh, masih duduk di tengah pembaringan untuk mengurai gelung rambutnya, sudah kuburu tidak sabaran lagi. Kusosor sebelah susunya, sebelah lagi kuremas-remas gemas, dengan rakus mulutku mengenyot-ngenyot bagian puncaknya, mengisap, mengulum dan menggigit-gigit putingnya.
“Ehngg.. Gelli Soon.. Iya, iya, nanti Tante kasih.. Deh.. ” merengek kegelian dia karena serangan mendadakku.
“Abis gemes sih Tan.. ” sahutku cepat dan kembali lagi menyerbu bagian dadanya.
Melihat begini Tante Juliet mengurungkan merebahkan badannya, untuk sementara bertahan dalam posisi duduk itu seperti tidak tega menunda ketidaksabaranku. Air mukanya berseri-seri senang, sebelah tangannya membelai-belai sayang kepalaku dan sebelah lagi lurus ke belakang menopang duduknya, ditungguinya aku melampiaskan rinduku masih pada kedua susunya yang montok dan besar itu.
Seperti anak kecil yang asyik sendiri bermain dengan balonnya, begitu juga aku sibuk mengerjai bergantian kedua daging bulat gemuk itu untuk memuaskan lewat rasa mulut dan remasan gemasku. Sampai berkecapan suara mulut rakusku dan sampai meleyot-leyot terpencet, terangkat-angkat dan jatuh terayun-ayun, membuat Tante Juliet kadang meringis merintih atau merengek mengerang saking kelewat gemas bernafsu aku dengan keasykanku, tapi begitupun dia tidak mencegah kesibukanku itu. Baru setelah dirasanya aku mereda, diapun bersiap-siap untuk memberikan tuntutan kerinduanku yang berikutnya.
Ini karena dilihatnya aku sudah cukup puas bermain di atas dan sudah ingin berlanjut ke bawah, yaitu sementara mulutku masih tetap sibuk tapi tangan yang sebelah mulai kujulurkan meraba selangkangannya, segera Tante Juliet pun merubah posisi untuk memberi keleluasaan bagiku. Tubuhnya direbahkan ke belakang sambil meluruskan kedua kakinya yang duduk terlipat menjepit selangkangannya, langsung dibukanya sekali agar aku bisa mencapai vaginanya. Mulutku masih terus mengejar menempel di sebelah susunya tapi tanganku sekarang sudah bisa memegang penuh bukit vaginanya. Bukit daging tebal setangkup tanganku yang ditumbuhi bulu-bulu keriting halus ini langsung kuremas-remas gemas, darah kelelakianku pun tambah mengalir deras.
Keasyikan yang baru menarik perhatian baru juga, berpindah dulu aku ke tengah selangkangannya yang kudesak agar lebih mengangkang sebelum kutarik kepalaku dari susunya. Tante mengira aku sudah akan mulai memasukinya, dia sempat menyambar batangku yang sudah tegang dan melocok-locok dengan tangannya sebentar. Seperti ingin lebih mengencangkan lagi tapi ada terasa bahwa dia juga merindukan batangku, bisa terbaca dari remasan gemasnya yang menarik-narik penisku.
Begitu posisiku terasa pas, aku pun memindahkan mulutku turun menggeser ke bawah dengan cara menciumi lewat perutnya sampai kemudian tiba di atas vaginanya yang terkangkang. Di sini konsentrasiku terpusat dengan mengusap-usap dan memperhatikan dulu bentuk vaginanya. Ini untuk pertama kali aku mendapat kesempatan melihat jelas kemaluannya yang sudah pernah tiga kali kumasuki, tapi karena waktunya sempit tidak sempat kulihat dengan nyata.
Betul-betul suatu pemandangan yang merangsang sekali. Bukit segitiga yang menjendul dengan dagingnya yang tebal itu ditumbuhi bulu-bulu yang begitu lebat, tidak cukup menutupi bagian celah lubang yang diapit pipi kanan kirinya. Tepi bukit itu persis seperti pipi bayi yang montok menggembung, saking tebalnya sehingga menjepit bibir vagina hanya terkuak sedikit meskipun pahanya sudah kukangkangkan lebar-lebar. Penasaran kukuakkan bibir vaginanya dengan jari-jariku untuk melihat lebih ke dalam, tapi belum lagi jelas, Tante Juliet sudah menegurku dengan muka malu-malu merengek geli.
“Ahahngg.. Sony mau ngeliat apa di dalem situ sih Son..?” katanya sambil meringis.
Aku tidak menyahut tapi sebelum dia berubah pikiran untuk mencegahku, langsung saja kusosorkan mulutku ke tengah lubang yang baru kukuakkan itu.
“Ssshh Sonyy.. Ahh.. Ammpuunn.. Sonn!”
Betul juga. Tante Juliet menjerit malu, tangannya refleks ingin menolak kepalaku tapi sudah terlambat. Sebab begitu menempel sudah cepat kusambung dengan menjilat dan menyedot-nyedot tengah lubangnya. Adu ngotot berlangsung hanya sesaat karena Tante kemudian menyerah, menganga dengan wajah tegang dia ketika geli-geli enak permainan mulutku mulai menyengat dia.
Untuk berikutnya aku sendiri mulai meresap enaknya mengisap vagina montok yang baru pertama kudapat darinya. Lagi-lagi ada keasyikkan tersendiri, karena tidak seperti dengan milik cewek lain yang pernah tidur denganku, umumnya celah lubang mereka terasa kecil karena tepi kanan kirinya tidak setebal ini. Milik Tante Juliet justru penampilannya kelihatan sempit tapi kalau dikuakan malah jadi merekah lebar dan dalam. Disosor mulutku yang mengisap rakus, seperti hampir tenggelam wajahku di situ dengan pipiku bertemu pipi vaginanya.
Di bagian inipun untuk beberapa lama kupuaskan diriku dengan menyedot menjilat-jilat tengah lubangnya, sesekali menyodok-nyodokkan ujung lidah kaku lebih ke dalam, membuatnya mengejang sampai membusung dadanya. Atau juga menggigit-gigit klitoris, menarik-nariknya serta menjilati cepat membuatnya menggelinjang kegelian. Serupa dengan puting susunya, bagian inipun sudah mengeras tanda dia sudah terangsang naik berahinya, tapi Tante Juliet juga tetap membiarkan aku bermain sepuas-puasnya untuk melampiaskan rinduku. Ketika kurasa sudah cukup lama aku mengecap asyik lewat mulutku dan sudah cukup matang dia kubawa terangsang, barulah aku mulai memasukkan penisku ke dalam vaginanya. Di sini baru giliran Tante untuk ikut melampiaskan rindunya kepadaku terasa dari sambutannya yang hangat.
Seperti pengalaman yang kuingat, Tante Juliet bukan type histeris dengan gaya merintih-rintih dan menggeliat-geliat erotis, tapi dalam keadaan saat ini tidak urung meluap juga gejolak rindunya lewat caranya tersendiri kepadaku. Yaitu seiring putaran vagina laparnya menyambut masuknya penisku, tubuhku pun ditarik menindihnya langsung didekapnya erat mengajakku berciuman. Yang ini juga sama hangatnya karena begitu menempel langsung dilumat sepenuh nafsunya. Berikutnya kami yang sama saling merindukan seolah tidak ingin melepaskan dekapan menyatu ini.
Seluruh permukaan tubuh depan melekat erat dengan bagian atas kedua bibir saling melumat ketat sedang bagian bawah kedua kemaluan pun bergelut hangat. Aku yang memainkan penisku memompa keluar masuk diimbangi vaginanya yang diputar mengocok-ngocok. Ini baru namanya bersetubuh atau menyatukan tubuh kami, karena hampir sepanjang permainan kami melekat seperti itu. Hanya sekali kami menunda sebentar untuk menarik nafas dan kesempatan ini kupakai dengan mengangkat tubuhku dan melihat bagaimana bentuk wanita montok dalam keadaan sedang kusetubuhi ini. Ternyata suatu pemandangan yang mengasyikkan sekaligus makin melonjakkan gairah kejantananku. Di bawah kulihat vaginanya diputar bernafsu, seolah kesenangan mendapat tandingan yang cocok dengannya.
Memperhatikan vagina di bawah itu bagaikan mulut bayi berpipi montok yang kehausan menyedot-nyedot botol susunya sudah menambah rangsangan tersendiri, apalagi melihat keseluruhan goyangan tubuh Tante Juliet. Seluruh daging tubuhnya ikut bergerak teristimewa kedua susunya yang berputaran berayun-ayun tambah menaikkan lagi rangsang kejantananku, sampai aku tidak tahan dan kembali turun menghimpit dia karena sudah terasa akan tiba di saat ejakulasiku. Pada saat yang sama Tante Juliet juga sudah merasa akan tiba di orgasmenya, dia yang mengajak lebih dulu dengan menyambung lumatan bibir tadi untuk menyalurkannya dalam permainan ketat seperti ini.
“Hghh ayyo Soon.. Nnghoog.. Hrrhg..” dengan satu erang tenggorokkan dia membuka orgasmenya disusul olehku hanya selang beberapa detik kemudian.
Kami sama mengejang dan sempat menunda sebentar ketika masuk di puncak permainan, tapi segera berlanjut lagi melumat dengan lebih ketat seolah saling menggigit bibir selama masa orgasme itu. Baru setelah mereda dan berhenti, yang tinggal hanya nafas turun naik kelelahan dan tubuh terasa lemas. Cukup luar biasa, karena meskipun tidak berganti posisi atau gaya tapi permainan terasa nikmat dengan akhir yang memuaskan. Malah seluruh tubuh sudah terasa banjir keringat saking serunya berkonsentrasi dalam melampiaskan kerinduan lama kami. Untuk itu aku begitu melepaskan diri hanya duduk di sebelahnya agar keringat di punggungku tidak membasahi sprei tempat tidur.
“Gimana Son rasanya barusan..?” Tante Juliet mengujiku sambil tangannya mengusap menyeka-nyeka keringat di punggungku. Aku berputar menghadap dia.
“Makanya Sony tadi ngotot minta, soalnya udah yakin duluan memek montok Tante ini bakal ngasih enak.. ” jawabku dengan meremas mencubit-cubit vaginanya.
“Udah enak, puas lagi.. Tapi Tante sendiri, gimana rasanya sama Sony?” balik aku bertanya padanya. Mendapat pujianku air mukanya bersinar senang, ganti dia memujiku.
“Sama kamu sih nggak usah ditanya lagi, Son. Dulu aja kalau nggak sayangin kamu masih muda sekali, udah mau terus-terusan Tante ngajakin kamu.”
“Oya? Kok tadi diajak masih kayak ogah-ogahan?”
“Bukan ogah-ogahan, tapi takut ketagihan sama Sony..” jawabnya bercanda sambil tertawa.
“Kalau tante mau, Sony mau kok married ama tante..” kataku.
“Akh.. Apa Son.. Kamu becanda ya.. Tante kan udah punya suami..” katanya.
“Tante nggak usah bohong deh.. Mas Fadli kan nggak bisa normal lagi tante.. Sony tahu kalau Mas Fadli sekarang punya penyakit impoten.. Ya kan tante..” kataku.
“Kamu tahu darimana Son.. Tapi tante akui kalau Mas Fadli nggak bisa bikin tante puas..” katanya sambil menangis.
“Nah.. Gimana tante suka kan ama Sony.. Selama ini hubungan Sony dengan cewek-cewek lain itu hanya sekedar fun aja kok tan.. Sony sebenarnya cinta ama tante dari pertama pertemuan kita dulu..” kataku sambil mengecup bibirnya.
“Son.. Benarkah ucapanmu itu.. Sony benar mencintai tante yang udah tua ini..?” tanyanya.
“Ya tante, Sony cinta ama tante dan Sony mau married ama tante..” kataku sambil meluk tubuh dia.
“Oh.. Son.. Tante juga suka ama kamu..” katanya sambil memeluk tubuhku.
“I Love You Juliet..” kataku.
“I Love You too Sony..” katanya.
Lalu, kami berpelukan erat dan bahagia menyertai kami berdua.
Kata Kunci Pengunjung:
- www tante cina pakai baju tidur sexy
- gairah sex istri tetangga ku
- cerita ngentot anus tetangga
- jilat anus tetangga
- gairah sex tante gembrot
- celanawanita sex porn
- ngentot dubur tante sendri yg gemuk
- Cerita ngesex dubur dua tante sekaligus
- cerita tetangga toge ngajak ngentot
- memek tua
- Cerita mesum jilat kontol tua
- Aah tante gembrot
- cerita sex tante girang baru
- ngentottantetua
- Ngewe tetangga tua
- cerita ngentot ibu gembrot
- sexy hot istri tetangga ku
- cerita sex wanita tua
- Tetangga ngajak ngentot
- tante ngajak ngentot
- Gembrot ngeseks
- tetanggaku sexi
- ngesek ama tante gembrot
- tetanggaku ngajak ngentot
- tetangga nakal sex
- www ceritangentotmontok com
- selingkuh janda gendut tua
- cerita tetangga nakal
- www ngentot bude gembrot
- ngentot tante tua
- cerita pertama kali ngentot
- Cerita pertama kali ngentot sama tante
- anus tetangga
- cerita ngesex baju tidur sexy
- tante tante dan janda ngajak ngewe
- ENAKNYA MEMEK MEMEK SETENGAH TUA
- Memek janda tua gembrot
- Enaknya ngentot dua tante dalam satu ranjang
- ngentot memek enak nakal binal
- cerita tanteku ngajak ngentot
- Memek gendut janda tua
- petualangan sex wanita tua
- ngentot ama yang lewat
- cerita tetangga ngajak sex
- cerita mesum di kereta dgn cewek montok
- cerita tanteku rakus seks
- Enaknya ngentotin budeku yg sudah tua
- Tante rakus kontol
- enaknya ml dengan wanita tua
- cerita ngentot sama tanteku pertama kali
- Cerita ngentot sama perempuan tua
- cerita ngentot montok tante
- cerita sex:ngajak ngentot
- cerita seks kupuaskan tubuh ku sendiri sebelum di perkosa
- sex enak tante
- cerita seks lewat anus istri
- cewek cakep sexy bikin merangsang
- cerita porno desahan
- ngentot istri tetangga yg lebih tua
- cerita sex tetangga nakal
- ngentot pembantu ku yg gemuk
- Enaknya memek janda tua
- Cerita ngentot anus cewek gembrot
- cerita ngentot tante tua
- enaknya memek orang gendut itu
- sex gembrot
- ngentot tetangga gembrot
- incest birahi
- www cerita istri tetangga ngajak ngentot
- kisah nyata ngentot istri juragan daging
- kisah nyata tetangga menggoda
- bersetubuh dengan budeku yang gemuk
- ngentot tetangga yg gemuk
- klitoris tante
- Istri tetangga nakal
- cerita selingkuh dengan wanita gendut tua
- www cerita nafsu ibu2 tua gendut
- ngentot tante gembrot
- isteri kehausan seks
- www cerita sex silahkan entot aku sepuas juragan
- istri tetangga ku ngajak aku tidur
- cerita sex menggoda istri tetanggaku yang seksi
- Ngentot tetangga ku gemuk
- ngentot tante yang udah tua
- Ketagian ngentot wanita tua
- cerita sex istri tetangga ngajak ngentot
- bibiku sayang bibiku nakal
- cerita sex juragan tua
- istri tetangga ngajak ngentot
- istri tetangga ngajak ngesek
- ngentot tante tetanggaku
- jilat memek anus cewek montok
- WWW MEMEKTETANGGATUA COM
- Kupuaskan istri tetanggaku dengan kontol besarku
- istri tetanggaku ngajakin ngentot
- jilat dubur wanita gendut dan gemuk
- cerita mesum ngentot anus tetangga ku
- ngentot mesum desahan
- ngentot sama 2 tetanggaku sekaligus
- Tetanggaku ngajak mesum
- Kumpulan cerita keasyikkan ngemot toge
- KU ENTOT WANITA GEMBROT
- cerita istri tetangga ku yg suka ngesex /selingkuh
- tetanggaku seksi
- Anal sex tante
- ngentot tetanggaku yang susu nya montok
- ngentot sama wanita gembrot
- Ngentot wanita tua
- ngentot wanita tua gendut
- ngentot anus istri tetangga yang sexy
- ngentot tante kelelahan
- Ngentot budhe tua
- ngentot cewek bibir segitiga binal akh oh
- Ngentot bude gemuk nafsu
- ngentot dengan gadis gembrot
- Ngentot cewek gembrot
- ngentot dengan dua tetanggaku skaligus
- Ngentot sama tante setengah baya
- Ngentot janda pakai baju tidur
- Ngentot memek tetanggaku
- ngentot sama tante montok
- ngentot memek tua
- ngentot memek tua enak
- remas daster tetangga
- ngentot ngajak tetangga
- ngentot istri tetanggaku nakal
- ngentot sama wanita gendut
- Ngentot dg tante montok
- ngentot dgn abg cina tetangga ku
- Ngentot Dgn wanita tua
- Ngentot di bangku kereta api
- Ngentot setengah tua
- Ngentot ibu tetangga lagi tidur
- Ngentot ibu2 gembrot
- ngentot sampai kencing di mulut
- ngentot memek tua gendut
- Janda tua petualang sex
- ku entot istri gemuk ku
- ku entot tetangga ku yg nakal
- ku remas susunya tante yang besar
- kumpulan nama bayi
- Kupuaskan istri tetanggaku
- kuremas susu istri tetanggaku
- kuremas susu istriku ahh
- kuremas susu montoknya cewek cina
- kuremas susunya
- kuremas susunya yang montok
- kusetubuhi tiga istri tetangga sekaligus dengan kontol besar
- Kutang tanteku
- main anal sex sama abg
- ku entot dia di kereta api
- ku buka celana dalam budhe
- Jilat memek ibu tetangga
- jilat memek istri tetanggaku
- jilat puting istri orang di toilet umum
- jilat tante nakal anus
- jilatin memek tetangga lagi tidur
- Juragan gemuk yang nakal
- Karna tanteku tidurnya telanjang
- Kisah mesum cewe gembrot
- kisah mesum sama tetangga tua
- Kisah nyata birahi wanita gembrot
- kisah tante ngajak anak kecil untuk anal sex
- Kontol besar mengocok memeknya montok dalam
- kontol memek ngotot ngentot
- masuk anus tante yg gemuk
- memek bibi ku yang sedang pipis di kamar mandi
- mesum sama tetangga setengah baya
- Mesum tante tetangga dgn daun muda
- mesumnya wanita paruh baya yang vagina montok
- ml sama ibu tetangga tua
- montoknya tubuh tetanggaku
- montoknyatanteku
- Nafsu melihat tubuh tante yang sexy
- nafsu sama tetangga yang gendut
- ngajak anak tetangga yg SDG ngentot memek sampe ketagihan
- ngajak tante tetangga ML
- Ngentot am tante sendiri dan tetangga
- Ngentot ama tante ku sendiri d kamar mandi
- ngentot anus cewek
- Merengek ngajak ngentot
- mengentot dengan tanteku sendiri
- Memek istri tetanggaku nikmat ketagihan
- memek janda gembrot
- memek janda tua tetangga
- memek lawan kontol
- memek montok enak
- Memek tetangga tua
- memek tetanggaku bikin ketagihan
- memek tetanggaku enak
- memek tetanggaku nkmat
- main anus tetanggaku
- memek tua enak
- memek tua gendut
- memek tua nikmat
- ngentot anus istri
- tante abg menggelinjang
- tantetuatelanjang
- tetangga ku binal
- Tetangga ku ngajak sek
Buat Gadis ABG atau Tante yang ada di Jakarta dan Tangerang : Kalo mau ML sampe puas dan Orgasme berkali-kali, just call me … 021-99635335 … Aku orangnya asik kok… Burungku gede lagi… Mau Coba…??? Telpon dong…!!! Aku tunggu lho…>>>