Jan 14th, 2012 by Cerita Sex
Sejalan dengan waktu, kini aku bisa kuliah di universitas keinginanku. Namaku Jack, sekarang aku tinggal di Yogyakarta dengan fasilitas yang sangat baik sekali. Kupikir aku cukup beruntung bisa bekerja sambil kuliah sehingga aku mempunyai penghasilan tinggi.
Berawal dari reuni SMA-ku di Jakarta. Setelah itu aku bertemu dengan guru bahasa inggrisku, kami ngobrol dengan akrabnya. Ternyata Ibu Shinta masih segar bugar dan amat menggairahkan. Penampilannya amat menakjubkan, memakai rok mini yang ketat, kaos top tank sehingga lekuk tubuhnya nampak begitu jelas. Jelas saja dia masih muda sebab sewaktu aku SMA dulu dia adalah guru termuda yang mengajar di sekolah kami. Sekolahku itu cuma terdiri dari dua kelas, kebanyakan siswanya adalah wanita. Cukup lama aku ngobrol dengan Ibu Shinta, kami rupanya tidak sadar waktu berjalan dengan cepat sehingga para undangan harus pulang. Lalu kami pun berjalan munuju ke pintu gerbang sambil menyusuri ruang kelas tempatku belajar waktu SMA dulu.
Tiba-tiba Ibu Shinta teringat bahwa tasnya tertinggal di dalam kelas sehinga kami terpaksa kembali ke kelas. Waktu itu kira-kira hampir jam dua belas malam, tinggal kami berdua. Lampu-lampu di tengah lapangan saja yang tersisa. Sesampainya di kelas, Ibu Shinta pun mengambil tasnya kemudian aku teringat akan masa lalu bagaimana rasanya di kelas bersama dengan teman-teman. Lamunanku buyar ketika Ibu Shinta memanggilku.
Mau Yang Lebih Hot? Klik Saja »
Tags: bercinta, guru, ml, nafsu birahi, ngentot, orgasme, seks
Posted in Paruh baya, Seks Umum | No Comments »
Jan 14th, 2012 by Cerita Sex
Shhhh om dita lagi horny sambil masturbasi nih kalau gak percaya dita kirimin deh fotonya…




Mau Yang Lebih Hot? Klik Saja »
Tags: dita, horny, masturbasi, mms, porno
Posted in Amoy, Daun Muda, Foto Mesum | No Comments »
Jan 12th, 2012 by Cerita Sex
Saya pertama kenal Vira ketika melihatnya menjadi model cover di sebuah majalah di Jakarta, kemudian ia juga menjadi bintang sinetron Abad 21. Vira berumur 17 tahun, cantik, kulitnya putih mulus, ramah dan yang paling menarik perhatian orang-orang adalah buah dadanya yang bundar dan padat berisi. Semua orang yang menatap Vira pandangannya akan langsung tertarik ke arah buah dadanya yang membusung. Tidak terlalu besar memang, tapi sangat proporsional engan tubuh dan wajah Vira. Saya berkenalan dengannya, pertama melalui surat kemudian bertemu, sesekali menelepon dirinya. Lama-kelamaan kita semakin sering bertemu dan percakapan yang ada semakin menjurus ke hal-hal yang pribadi. Akhirnya saya memberanikan diri untuk mengajaknya keluar makan malam. Suatu hari saya memberanikan diri untuk mengajaknya dan ternyata Vira senang sekali mendengar ajakan saya, dan langsung setuju. Saya gelisah sekali menunggu pada saat menjemput Vira di rumahnya.
Setelah pulang kerja dan berganti pakaian saya menjemput Vira, untuk kemudian makan malam di sebuah restoran. Di sana kami bercakap-cakap panjang lebar, setelah itu dilanjutkan sebuah diskotik untuk sedikit menggoyangkan tubuh dan minum. Di tengah-tengah percakapan di diskotik, Vira mengajak saya untuk kembali ke rumahnya dan melanjutkan sisa malam itu di rumahnya. Bagaimana saya bisa menolak tawaran itu?
Sepanjang perjalanan pulang Vira berkata bahwa ia belum pernah mengalami hari yang menyenangkan seperti yang baru ia alami malam itu, dan ia juga berkata, di rumah nanti giliran dirinya yang akan membuat diri saya tidak akan melupakan malam ini.
Saya begitu bergairah dan berhasrat untuk lekas-lekas sampai ke rumah Vira, ketika tanpa sadar saya mengendarai mobil melebihi batas maksimal kecepatan di jalan. Tiba-tiba saya tersadar ketika di sebelah kanan sudah ada mobil Polantas yang berusaha menghentikan mobil saya. Saya meminggirkan mobil di tempat parkir sebuah toko dan menunggu Polantas tadi mendekati mobil kami. Ia bertanya hendak ke mana kami sampai-sampai kami membawa mobil itu melebihi batas kecepatan. Rupanya alasan saya tidak masuk akal sehingga Polantas tadi meminta STNK dan SIM saya.
Mau Yang Lebih Hot? Klik Saja »
Tags: anal seks, anus, budak seks, isep kontol, ngentot, orgasme, perkosa, seks, vira
Posted in anal seks, Daun Muda, Gangbang Rame Rame, Pemerkosaan | No Comments »
Jan 12th, 2012 by Cerita Sex
Walahhh no komen deh hari gini emang susah dapat cewek yang masih baik ckckck… tapi pada doyan juga kan? doyan kok pake protes udahlah nikmatin aja si lily mesum..




Mau Yang Lebih Hot? Klik Saja »
Tags: amoy, bandung, cina, cumshot, Daun Muda, isep kontol, lily, pejuh, sperma
Posted in Amoy, Daun Muda, Foto Mesum, Seks Umum | No Comments »
Jan 12th, 2012 by Cerita Sex
“Uh.. saatnya untuk sedikit beraksi Ded!” kata Dedi dalam hati, lalu ia berdiri di belakang Shinta. Perlahan-lahan ia mendekati Shinta sampai kemaluannya menyentuh pantat Shinta. Shinta sedikit terkejut. “Hey, dia sengaja nggak ya?” pikirnya ragu. Sambil terus membungkuk, Shinta berpura-pura terus sibuk. Tapi sekarang ia menggerakkan pinggulnya pelan ke belakang sehingga menempel ketat dengan tubuh Dedi di belakang. Dedi mencoba mengatur nafasnya supaya tidak terdengar memburu. “Lho?? dia tau nggak sih?” pikirnya sesak. Shinta merasakan ada sesuatu yang keras menempel di pantatnya. “Ha ha sepertinya Dedi sedang terangsang. Satu sentuhan lagi lalu kuminta dia pulang..” batin Shinta riang. Lalu ia seperti membaca sesuatu di layar sambil menggerak-gerakkan pantatnya ke kanan dan ke kiri perlahan.
Dedi benar-benar menikmati keadaan itu.”Oh ternyata nggak sesulit yang kukira, sebentar lagi kita pasti akan bercinta,” pikirnya sambil meletakkan tangannya di pinggul Shinta.”Ok Ded ini sudah aku print-kan, kamu tinggal belanja bahan-bahan saja, ok? kamu kalo keluar nanti tutup kembali ya pintunya aku mau kirim e-mail buat sepupuku dulu di sini,” kata Shinta sambil berbalik dan menyodorkan selembar kertas.
“Aaa? dia menyuruhku pulang? jadi tadi itu cuma khayalan saja?” kata Dedi sambil mengambil kertas dari hadapannya. Ia berjalan keluar dengan pelan berharap Shinta memanggilnya lagi, ternyata tidak!”He he berani taruhan, pasti Dedi menyesal kalau pernah meminta obat ke sini,” batin Shinta sambil tersenyum lalu ia mulai mengetik surat.
Tiba-tiba ia merasa tubuhnya tertarik ke belakang. Lalu tubuhnya terangkat dalam pelukan seseorang. Shinta mencoba melihat wajah seseorang yang mengangkatnya.”Hey Ded! ada apaa? eh turunin aku dong.. Dedi! ini nggak lucu ya?!” kata Shinta.”Shinta, sorry ya.. aku nggak bisa tahan. Kamu harus nurut, ok? Aku nggak pengen kamu luka,” kata Dedi dingin sambil membuang tubuh Shinta di sofa. Shinta menggigil ketakutan.”Dedi, kamu mau apa? jangan ya? Ded..” pinta Shinta menghiba ketika ia melihat Dedi membuka celana panjangnya. Dedi sudah tak peduli lagi. “Dengar Shinta, kalau kamu terus bicara aku bakal…” Plak! Dedi merasa pipinya panas. Mendadak birahinya berubah menjadi amarah. Dicengkeramnya baju Shinta lalu dengan sekuat tenaga dibukanya dengan paksa sehingga kancing baju itu jatuh berderai ke lantai. Shinta mulai terisak. Ia ingin teriak tapi tak kuasa mengeluarkan suara. Ia didera ketakutan yang amat sangat yang belum pernah ia alami seumur hidupnya.
Mau Yang Lebih Hot? Klik Saja »
Tags: cuki, klitoris, kontol, memek, ngentot, orgasme, seks
Posted in Daun Muda, Pemerkosaan, Seks Umum, selingkuh, Toket gede | No Comments »